Hindia Tuangkan Rasa Sayang ke Kucingnya dalam Video Animasi ‘kids’

Hindia merilis video animasi lagu ‘kids’ pada 11 April, bertepatan dengan Hari Hewan Peliharaan Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap hewan peliharaan yang dianggap bagian keluarga.
Video animasi ini dibuat tanpa bantuan AI dengan total 2.313 frame, digarap manual oleh tim kreatif untuk menghadirkan visual hangat dan emosional penuh ketulusan.
Karya ini lahir dari pengalaman pribadi Hindia tentang kehilangan kucingnya dan ketakutannya melupakan kenangan, menjadikannya refleksi emosional tentang cinta dan ingatan.
Baskara Putra atau akrab dikenal dengan nama panggungnya, Hindia mengumumkan akan merilis video animasi dari lagu “kids”. Hal itu diungkapkannya pada Kamis (9/4/2026) di Instagramnya.
Ia dikenal sebagai sosok yang sangat menyayangi kucing-kucing peliharaan. Lewat unggahan itu, Hindia sekaligus menuangkan rasa sayang terhadap peliharaannya itu.
Dan bukan tidak mungkin video animasi itu akan terasa lebih dalam. Hindia sendiri pernah merasa sangat kehilangan ketika salah satu kucingnya, Mimi, mati pada tahun 2024 lalu. Bisa jadi video animasi “kids” ini menyimpan cerita emosional tentang kehilangan dan kenangan.
Berikut Popmama.com rangkum informasi selengkapnya!
1. Dirilis bertepatan dengan Hari Hewan Peliharaan Nasional
Video animasi “kids” dirilis pada 11 April, bertepatan dengan peringatan Hari Hewan Peliharaan Nasional. Momen ini dipilih sebagai bentuk penghormatan terhadap hewan peliharaan yang sering dianggap sebagai bagian dari keluarga.
“Memperingati hari hewan peliharaan nasional tanggal 11 April, Hindia @sepuluh2empat bersama @pancaransinema @loomcreations.id merilis video animasi untuk ‘kids’. Semoga berkenan. 2.313 frame, tanpa AI, oleh orang-orang hebat,” tulis Hindia di unggahannya.
2. Dibuat tanpa AI, terdiri dari ribuan frame animasi

Sudah disinggung dalam keterangannya, video ini terasa istimewa karena seluruh prosesnya dikerjakan secara manual tanpa bantuan AI. Total ada 2.313 frame yang digarap oleh tim kreatif, termasuk @pancaransinema, @loomcreations.id, dan @sepuluh2empat.
Ini seolah menunjukkan keseriusan dan ketulusan dalam menyampaikan cerita. Setiap detail animasi dibuat dengan penuh perhatian, sehingga menghasilkan visual yang hangat sekaligus emosional.
3. Berangkat dari ketakutan akan melupakan kenangan

Di balik karya ini, Hindia juga membagikan sisi personalnya tentang kehilangan. Ia mengaku memiliki ketakutan akan perlahan melupakan kenangan baik bentuk, suara, maupun momen bersama yang pernah ada.
“Salah satu ketakutan saya dalam mencerna kehilangan adalah perlahan lupa bentuk, suara, dan adegan; seakan memori-memori ini seperti sketsa pensil kasar yang lama-lama garisnya kabur,” tulisnya.
Bahkan, ia memilih untuk tidak menonton video klip ini hingga hari perilisan karena khawatir terbawa perasaan.
“Ini pertama kalinya ada video klip yang sengaja saya tidak mau tonton sampai tanggal rilis karena khawatir sendu melihat isinya,” jelas Hindia.
Lewat video animasi ‘kids’, Hindia tidak hanya merilis karya visual, tetapi juga membagikan proses emosional dalam mengenang sosok yang pernah berarti. Karya ini menjadi bukti bahwa kenangan, sekecil apa pun, tetap layak untuk dirawat.


















