Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Kontraktor Rumah Tasya Farasya Buka Suara soal Kerusakan Bangunan

3 min read
Kontraktor Rumah Tasya Farasya Buka Suara soal Kerusakan Bangunan
Instagram.com/tasyafarasya
  • PT Hashimawira Bersaudara menyatakan proyek rumah Tasya Farasya dimulai Mei 2022 sebagai renovasi dua lantai, lalu berubah menjadi pembangunan ulang rumah empat lantai dengan RAB struktur dan dinding Rp5,35 miliar.

  • HWB mengaku menolak usulan penambahan bangunan rooftop pada Januari 2024 karena struktur awal dirancang untuk empat lantai, serta menyebut dinding bawah tangga depan di luar lingkup pekerjaan mereka.

  • Pekerjaan dihentikan awal September 2025 atas instruksi pemilik untuk dialihkan ke kontraktor lain, HWB menyatakan BAST belum direspons dan menawarkan pemeriksaan bersama pihak independen.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Rumah mewah milik beauty influencer Tasya Farasya kembali menjadi sorotan setelah mengalami kerusakan di sejumlah bagian bangunan. Persoalan tersebut sebelumnya mencuat setelah Tasya memperlihatkan kondisi rumahnya yang mengalami keretakan hingga dugaan ketidaksesuaian material konstruksi.

Di tengah ramainya pembahasan tersebut, PT Hashimawira Bersaudara (HWB) selaku kontraktor yang mengerjakan pembangunan awal rumah Tasya akhirnya buka suara.

Melalui pernyataan resmi yang diunggah pada Sabtu (31/10/2026), pihak HWB memberikan sejumlah klarifikasi mengenai proses pembangunan, perubahan rencana konstruksi, hingga penghentian pekerjaan pada 2025.

Nah, dalam artikel ini Popmama.com telah merangkum mengenai kontraktor rumah Tasya Farasya buka suara soal kerusakan bangunan.

Yuk, disimak!

  1. 1. Pembangunan rumah awalnya direncanakan sebagai renovasi dua lantai

    Foto pernyataan hashimawira bersaudara 2
    Instagram.com/hashimawirabersaudara

    PT Hashimawira Bersaudara menjelaskan bahwa keterlibatan mereka dalam proyek rumah Tasya Farasya dimulai pada Mei 2022. Pada awalnya, proyek tersebut hanya berupa renovasi interior rumah dua lantai berdasarkan desain konsultan arsitek yang ditunjuk oleh pemilik rumah.

    Namun, setelah dilakukan survei lapangan dan pembahasan lebih lanjut, rencana tersebut berubah menjadi pembongkaran total bangunan lama untuk dibangun kembali menjadi rumah empat lantai. HWB menyebutkan bahwa desain konstruksi kemudian disusun oleh konsultan ahli struktur untuk memastikan kekuatan bangunan.

    Dalam keterangannya, perusahaan juga menyampaikan bahwa nilai Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk pekerjaan struktur dan dinding penyekat mencapai Rp5,35 miliar.

  2. 2. HWB mengaku tidak menyetujui penambahan bangunan rooftop

    Foto pernyataan hashimawira bersaudara 3
    Instagram.com/hashimawirabersaudara

    Poin berikutnya berkaitan dengan rencana penambahan bangunan di area rooftop yang dibahas pada Januari 2024. Menurut penjelasan HWB, usulan penambahan tersebut berasal dari pihak pemilik rumah. Namun, perusahaan mengaku tidak menyetujui rencana tersebut karena desain struktur awal hanya diperuntukkan bagi bangunan empat lantai.

    HWB menilai penambahan bangunan di area rooftop perlu mempertimbangkan kapasitas struktur yang telah direncanakan sebelumnya. Selain itu, perusahaan turut memberikan klarifikasi mengenai kondisi dinding di bawah tangga bagian depan rumah yang sempat menjadi perhatian.

    Menurut HWB, area tersebut sejak awal memang direncanakan sebagai ruang servis untuk jalur pipa utama. Mereka menyebut bagian tersebut berada di luar lingkup pekerjaan yang mereka tangani.

  3. 3. Pembangunan dihentikan pada September 2025 dan HWB mengaku belum menerima respons BAST

    Foto pernyataan hashimawira bersaudara
    Instagram.com/hashimawirabersaudara

    Dalam pernyataannya, HWB mengungkapkan bahwa seluruh pekerjaan pembangunan rumah Tasya dihentikan pada awal September 2025. Penghentian tersebut disebut dilakukan setelah pihaknya menerima instruksi dari pemilik rumah karena proyek akan dialihkan kepada kontraktor lain.

    Setelah menerima instruksi tersebut, HWB mengaku telah menyusun Berita Acara Serah Terima (BAST) untuk mendokumentasikan kondisi terakhir pekerjaan sebelum proyek dialihkan. Namun, perusahaan menyatakan belum menerima tanggapan dari pemilik rumah maupun perwakilannya terkait dokumen tersebut.

    HWB juga mengaku telah mengirimkan surat tindak lanjut pada 17 Oktober 2025 dan 12 November 2025 untuk membahas penyelesaian BAST. Dalam salah satu suratnya, perusahaan turut menyampaikan kesediaan untuk melakukan pemeriksaan bersama apabila terdapat pekerjaan yang dianggap kurang sempurna, baik dari segi kualitas maupun kuantitas.

    Pemeriksaan tersebut ditawarkan dengan melibatkan pihak arsitek dan/atau auditor konstruksi profesional yang independen.

    Itulah rangkuman mengenai kontraktor rumah Tasya Farasya buka suara soal kerusakan bangunan. Hingga kini, pernyataan tersebut menjadi bagian dari penjelasan masing-masing pihak mengenai persoalan konstruksi rumah sang beauty influencer.

Related Articles

See More
Kontraktor Rumah Tasya Farasya Buka Suara soal Kerusakan Bangunan