Berapa Lama Virus Corona Menempel pada Benda? Cari Tahu Yuk, Ma!

Jangan sampai kita sudah bersih dan sehat tapi virus corona masih menempel pada benda sekitar rumah

26 Maret 2020

Berapa Lama Virus Corona Menempel Benda Cari Tahu Yuk, Ma
Popmama.com/Onic Metheany
This article supported by vivo as Official Journalist Smartphone Partner IDN Media

Virus corona masih menjadi masalah yang diemban setiap orang di dunia ini. Pada Kamis (26/3) sudah dalam situs covid19.go.id, total orang yang terinfeksi virus corona di Indonesia sudah menembus angka 790, Sembuh 31 orang, dan yang Meninggal 58 orang. 

Hal ini pastinya menjadi kekhawatiran kita karena sampai sekarang COVID-19 masih belum bisa dihilangkan dari muka bumi ini. Himbauan untuk hidup sehat dan social distancing terus diserukan pemerintah, agar penyebaran virus corona tak terus berkembang. 

Tapi, tahukah Ma bahwa virus yang super bandel ini bukan hanya menempel pada tubuh manusia saja, melainkan juga bisa bertahan di benda-benda sekitar rumah kita.

Jangan sampai, ketika kita sudah berusaha hidup sehat, tapi karena virus bertebaran di benda-benda sekitar rumah kita malah mendapatkan imbas yang tak diinginkan.

Yuk, Ma sebelum terlambat ketahui berapa lama virus corona menempel di benda-benda mati sekitar rumah kita. Cek informasi yang Popmama.com rangkum berikut ini, yuk!

1. Virus corona bisa bertahan pada benda plastik

1. Virus corona bisa bertahan benda plastik
Freepik/Jcomp

SARS-CoV-2 jauh lebih stabil pada permukaan plastik. Virus ini akan bertahan sampai 3 hari meskipun kekuarannya berkurang dari 10 (3.7) menjadi 10 (0.6).

Dilansir dari the-scientist.com, virus corona yang menyebabkan COVID-19, SARS-CoV-2, dapat bertahan selama beberapa jam dalam bentuk aerosol dan hingga tiga hari pada permukaan plastik dan baja. 

Disarankan, untuk menggunakan tas kain yang bersih dibandingkan plastik saat berbelanja untuk meminimalisir penyebaran virus corona. Setelah menggunakan tas tersebut, baiknya langsung dicuci dengan disinfektan agar virus tak terus menyebar.

Editors' Picks

2. Saat terima paket, langsung bersihkan ya karena virus ini juga bisa bersarang

2. Saat terima paket, langsung bersihkan ya karena virus ini juga bisa bersarang
Freepik/benzoix

Saat melakukan karantina di rumah, belanja online menjadi salah satu cara terbaik untuk meminimalis penyebaran virus. 

Paket-paket darimanapun akan terus berdatangan ke rumah, oleh sebab itu kita juga patut waspada. Dilansir dari theguardian.com, virus corona lebh rendah menempel pada kardus paket kamu. Tetapi ada kemungkinan bahwa jika seseorang mengirim paket ke rumah kamu dan mereka sedang sakit, itu mungkin menjadi rute untuk transmisi.

Disarankan, setiap kali sesuatu yang baru masuk ke rumah, sadarilah untuk mencuci tangan setelah memegangnya. Virus bisa menempel pada kardus meski sedikit, saat mendapatkan paket-paket itu, bukalah paket tersebut di luar rumah, cepat-cepat membuang kardusnya, cuci tangan, dan cobalah untuk tidak menyentuh wajah. 

3. Mulai lakukan disinfektan pada perabotan kayu Mama juga

3. Mulai lakukan disinfektan perabotan kayu Mama juga
wallpaperflare.com

Mama punya peralatan dari kayu atau kursi kayu di rumah? Sebaiknya mulai sterilkan material kayu di rumah ya. Virus corona juga bisa menempel di material kayu selama empat hari. 

Ketika anggota keluarga bersin atau batuk, jangan sesekali mengelap tangan bekas bersin atau batuk di sekitar material kayu untuk mengurangi penyebaran virus dan kuman lebih luas. 

4. Aduh, virus corona juga suka menempel di kertas

4. Aduh, virus corona juga suka menempel kertas
Freepik/Jcomp

Untuk di kertas sendiri, virus corona bisa bertahan empat sampai lima hari. Bukan hanya pada buku, dokumen kertas, dan bahan dari kertas lainnya, virus corona juga bisa menempel pada uang kertas. 

Uang kertas berpindah tangan beberapa kali sehari, ini menjadi salah satu permukaan dengan sentuhan paling tinggi. Itu sebabnya, penggunaan kartu debit atau kredit dan uang digital disarankan ketika kondisi dunia seperti ini. 

Dilansir dari businessinsider.sg, satu analisis 2010 menemukan bahwa uang kertas AS mengandung 10 mikroba bakteri per sentimeter persegi, lebih tinggi dari Australia atau Selandia Baru. Sebuah studi pada 2017 pada dolar AS yang beredar di New York menemukan DNA hewan peliharaan, jejak kokain, dan lebih dari seratus jenis bakteri yang berbeda terdapat pada uang kertas.

Epidemiolog Jennifer Horney, dari University of Delaware, mengatakan kartu kredit atau debit paling tidak berisiko untuk digunakan karena bisa dibersihkan. "Kunci kamar hotel, kartu kredit dapat dihapus dengan pembersih yang disetujui oleh EPA untuk digunakan melawan patogen virus yang muncul sebagai bagian dari pembersihan rutin untuk mencegah penyebaran," tulisnya kepada Insider dalam email.

Namun terlepas dari ini, penularan penyakit dari uang jarang terjadi, tetapi itu tidak berarti kamu tidak mencuci tangan setelah menyentuhnya.

5. Wah, pakaian juga harus ekstra dibersihkan karena COVID-19 juga bisa menempel di sini

5. Wah, pakaian juga harus ekstra dibersihkan karena COVID-19 juga bisa menempel sini
trendvoic.com

Menurut laman TODAY, para ahli mengatakan bahwa virus corona dapat hidup di pakaian setidaknya selama beberapa jam atau hingga beberapa hari.

Walaupun virus corona bertahan paling lama melalui permukaan yang keras dan tidak berpori seperti stainless steel, namun virus ini ternyata juga dapat bertahan pada permukaan yang lembut seperti pakaian dan selimut. 

Nah Ma, sekarang sudah tahu kan berapa lama virus corona bersembunyi pada permukaan benda di sekitar rumah Mama. Tetap berjaga ya, agar virus tak terus berkembang di rumah sehat Mama.

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.