Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Ardit Erwandha Bahas Keresahan Anak Muda di Tunggu Aku Sukses Nanti

Ardit Erwandha Bahas Keresahan Anak Muda di Tunggu Aku Sukses Nanti
Popmama.com/Niko Abdullah Dahuri
Intinya Sih
  • Film Tunggu Aku Sukses Nanti garapan Naya Anindita mengangkat isu quarter-life crisis dan tekanan sosial yang dialami anak muda Indonesia melalui karakter Arga yang diperankan Ardit Erwandha.

  • Ardit Erwandha menggambarkan rasa minder dan beban sindiran keluarga besar secara jujur, seolah mencerminkan keresahan banyak anak muda yang merasa tertinggal dibandingkan kerabatnya.

  • Melalui film Tunggu Aku Sukses Nanti, Ardit Erwandha dan Naya Anindita menyampaikan pesan bahwa setiap orang punya waktu suksesnya sendiri serta penting untuk tetap menghargai diri tanpa membandingkan dengan orang lain.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Film Tunggu Aku Sukses Nanti garapan sutradara Naya Anindita semakin mencuri perhatian setelah tayang di Lebaran 2026. Bukan tanpa alasan, film ini menyentil fenomena quarter-life crisis dan tekanan sosial yang sering dialami anak muda Indonesia saat berhadapan dengan ekspektasi keluarga besar.

Melalui karakter Arga yang diperankan oleh komika dan aktor Ardit Erwandha, penonton diajak melihat sisi rapuh seorang pemuda yang merasa "tertinggal" dibandingkan saudara-saudaranya. Rasa minder, takut gagal, hingga lelah dibanding-bandingkan menjadi bumbu emosional yang membuat film ini terasa sangat nyata.

Dalam wawancara eksklusif bersama Popmama.com di IDN HQ pada Jumat (27/2/2026), Ardit Erwandha membagikan ceritanya tentang bagaimana ia mendalami karakter yang sangat dekat dengan banyak orang.

Yuk Ma, simak rangkuman mengenai keresahan anak muda dalam film ini!

1. Rasa minder yang muncul secara natural tanpa dibuat-buat

Ardit Erwandha di Tunggu Aku Sukses Nanti, Pejuang Senyum Orang Tua
Popmama.com/Niko Abdullah Dahuri

Dalam film Tunggu Aku Sukses Nanti, Arga dikisahkan sudah menganggur selama tiga tahun, sementara sepupunya yang diperankan oleh Afgan sudah memiliki karier cemerlang. Menariknya, Ardit mengaku tidak perlu bersusah payah mencari riset untuk menunjukkan rasa rendah diri di depan kamera.

Ardit menceritakan pengalamannya saat beradu akting dengan deretan aktor besar.

"Saya tidak butuh akting untuk minder. Karena memang udah sepantasnya saya minder. Maksudnya memang mereka dengan nama-nama besar mereka itu membuat Arga semakin merasa kecil gitu. Memang itulah yang terjadi pada diri Ardit dan Arga," ucapnya.

Tekanan saat harus bersanding dengan orang-orang yang dianggap lebih "sukses" memang sering kali membuat anak muda kehilangan kepercayaan diri ya, Ma. Ardit berhasil memotret perasaan "kecil" tersebut dengan sangat jujur.

2. Beban menghadapi sindiran dari keluarga besar

Ardit Erwandha di Tunggu Aku Sukses Nanti, Pejuang Senyum Orang Tua
Popmama.com/Niko Abdullah Dahuri

Keresahan terbesar anak muda sering kali muncul saat momen kumpul keluarga, di mana pertanyaan tentang pekerjaan atau pencapaian menjadi hal yang menakutkan. Arga merepresentasikan jutaan anak muda yang harus menelan pahitnya sindiran halus, namun menyakitkan dari kerabat sendiri.

Ardit mengungkapkan betapa relatable-nya situasi yang dihadapi oleh karakter Arga.

"Dari yang minder itu tadi dibandingin sama sepupu ya. Dari sekian banyaknya waktu ngobrol-ngobrolnya itu ada mungkin yang sindiran atau pertanyaan dari tante atau sepupunya. Itu yang menurut Ardit tuh paling bikin sakit," katanya.

Sindiran seperti ini sering kali dianggap remeh oleh orang dewasa, padahal bagi anak muda yang sedang berjuang. Situasi tersebut bisa menjadi beban mental yang sangat berat untuk dipikul sendirian.

3. Pesan hangat untuk para pejuang yang merasa belum sampai

Ardit Erwandha di Tunggu Aku Sukses Nanti, Pejuang Senyum Orang Tua
Popmama.com/Niko Abdullah Dahuri

Melalui film Tunggu Aku Sukses Nanti, baik Ardit maupun Naya ingin memberikan pelukan hangat bagi siapa pun yang merasa hidupnya stagnan. Mereka ingin menekankan bahwa sukses tidak selalu harus kompetisi dan setiap orang memiliki garis waktu serta jalannya masing-masing.

Naya Anindita memberikan pesan penyemangat bagi para "Arga" di dunia nyata.

"Jalan terus, jangan lupa bahagiakan diri sendiri. Buat Arga-Arga di luar sana yang merasa belum sukses gitu, pelan-pelan pasti sampai," ucapnya.

Pesan ini menjadi pengingat penting bahwa proses setiap orang itu berbeda. Tidak perlu terburu-buru mengejar standar orang lain, karena yang paling penting adalah tetap melangkah dan tidak lupa untuk menghargai diri sendiri.

Kisah Arga dalam film Tunggu Aku Sukses Nanti sangat menyentuh ya, Ma. Ini menjadi pengingat bagi kita sebagai orangtua untuk selalu menjadi pendukung nomor satu bagi anak, tanpa harus menambah beban mereka dengan perbandingan materi atau kesuksesan orang lain.

FAQ Film Tunggu Aku Sukses Nanti

Siapa sosok penulis naskah di balik cerita film yang menyentuh ini?

Naskah film ini ditulis oleh Evelyn Afnilia dengan riset mendalam agar ceritanya terasa sangat dekat dengan kehidupan nyata. Hasil karyanya dirancang untuk memberikan jawaban yang sangat relate bagi generasi muda mengenai arti kesuksesan yang sebenarnya.

Apa pesan moral utama yang ingin dibagikan kepada penonton melalui film ini?

Film Tunggu Aku Sukses Nanti menyampaikan bahwa kesuksesan sejati bukan hanya soal pencapaian materi, melainkan tentang menghargai setiap proses dan perjalanan hidup. Penonton diajak untuk memiliki keberanian terus melangkah meskipun sedang berada di bawah tekanan sosial maupun ekspektasi keluarga besar.

Apakah ada penampilan khusus atau cameo dari sosok terkenal dalam film ini?

Film ini menghadirkan beberapa sosok inspiratif sebagai cameo, termasuk penampilan menyentuh dari almarhum Vidi Aldiano bersama sahabatnya, Reza Chandika. Selain itu, Mama juga bisa melihat penampilan dari penulis kenamaan Marchella FP yang turut memberikan warna tersendiri dalam film Tunggu Aku Sukses Nanti.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dimas Prasetyo
EditorDimas Prasetyo
Follow Us

Latest in Life

See More