Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You
Age VerificationThis content is intended for users aged 18 and above. Please verify your age to proceed.

6 Cara Membuat Vagina Tetap Basah saat Bercinta dengan Pasangan

6 Cara Membuat Vagina Tetap Basah saat Bercinta dengan Pasangan
Pixabay/windsing

Bagi perempuan, berhubungan seks itu tidak selalu menyenangkan. Kadang akan terasa perih bahkan sangat menyakitkan selama sesi bercinta berlangsung. Maka dari itu, suami dan istri harus berkomunikasi terkait hal ini untuk menciptakan kehidupan seksual yang menyenangkan.

Ada banyak alasan mengapa sesi bercinta bisa terasa menyakitkan bagi perempuan. Bisa jadi karena infeksi, PMS, menjelang menopause, vaginismus, vulvodynia atau mungkin trauma terhadap hubungan seksual sebelumnya.

Hal itu sangat perlu dikomunikasikan dengan dokter, apalagi jika sudah sangat membuat tidak nyaman. Namun, ada salah satu cara yang membuat bercinta menyenangkan bagi perempuan, yakni di mana vaginanya tetap basah selama berhubungan seks.

Berikut beberapa cara membuat vagina perempuan tetap basah, Popmama.com sudah merangkumnya untuk kenyamanan dan kesenangan istri saat berhubungan seks.

1. Melakukan foreplay terlebih dahulu dan menggunakan pelumas

Freepik/prostooleh
Freepik/prostooleh

Foreplay sangat penting untuk merangsang perempuan dan membuat vaginanya basah. Semakin terangsang, maka akan semakin banyak ruang yang ada di vagina dan membantu penetrasi menjadi lebih mudah. Situasi tersebut tentu saja tidak akan menyakitkan bagi perempuan selama proses penetrasi.

Ketika sesi bercinta akan dilakukan, maka tak ada salahnya untuk menggunakan pelumas berbahan dasar air atau silikon. Ini akan dapat membantu mengurangi gesekan antara penis dan vagina yang kering.

Perlu diketahui bahwa ada berbagai bahan pelumas. Ketika ingin menemukan kecocokan, maka perlu melakukan eksperimen dan mencobanya, sehingga bisa mengetahui mana yang paling cocok digunakan.

2. Bisa menggunakan bantuan kondom

Pexels/Nataliya Vaitkevich
Pexels/Nataliya Vaitkevich

Kondom tidak hanya melindungi dari penyakit menular seksual dan kehamilan tidak diinginkan. Kondom juga dapat membantu memfasilitasi penetrasi penis ke vagina menjadi lebih mudah dan tidak menyakitkan bagi perempuan.

Pastikan kondom berbahan lateks dan memiliki pelumas bawaan. Selain itu, kondom bisa menjadi solusi jika air mani bisa mengiritasi vagina karena hal itu terjadi di beberapa perempuan.

Jangan ragu untuk memakai kondom, karena banyak kondom yang sudah dilengkapi dengan fitur tipis dan bergerigi, sehingga menciptakan kesan memuaskan di vagina istri selama penetrasi.

3. Bereksperimen dengan berbagai posisi seks

Pixabay/StockSnap
Pixabay/StockSnap

Langkah ini bisa didiskusikan dengan pasangan terkait posisi seks mana yang membuatnya paling terangsang, nyaman, bahkan tidak membuat sakit selama sesi penetrasi.

Jangan hanya fokus pada penetrasi, ketika bercinta berlangsung jangan sungkan untuk bertanya apakah pasangan menyukai posisi seks yang ingin dijalani atau tidak.

Tak ada salahnya untuk ermain-main dengan berbagai posisi seks sampai menemukan yang paling cocok dan nyaman. Usahakan menerapkan posisi seks yang sama-sama membuat kedua belah pihak nyaman dan tidak sakit.

4. Perkuat otot-otot dasar panggul dan hindari merangsang langsung G-spot

Pixabay/StockSnap
Pixabay/StockSnap

Memperkuat otot-otot dasar panggul juga membantu dalam sesi bercinta supaya vagina tidak kering. Salah satu cara yang bisa dilakukan, yakni melalui senam kegel.

Senam kegel juga cocok dilakukan oleh perempuan yang telah memasuki menopause. Belum lagi, kegel akan membantu mencegah ejakulasi dini untuk suami. Dengan catatan perlu latihan rutin tentunya.

Bagi sebagian perempuan, menargetkan G-spot mereka secara langsung sebenarnya menyakitkan. Jika memang terjadi, maka hindari posisi seks doggy style berada di awal-awal sesi bercinta.

5. Tetap menstimulasi klitoris pasangan

Freepik/pressfoto
Freepik/pressfoto

Jika rangsangan klitoris diperlukan untuk kepuasan seksual , maka tentu saja, pastikan bahwa klitoris terus mendapatkan perhatian yang dibutuhkan dan layak selama hubungan seksual.

Stimulasi bisa dilakukan menggunakan tangan, jari-jari, cincin penis yang bergetar atau posisi seks tertentu. Carilah cara yang dapat terus menekan area tersebut selama sesi bercinta.

Perempuan juga memiliki waktu-waktu tertentu dalam merasa terangsang, apalagi setiap perempuan memiliki tingkat kenyamanan yang berbeda. 

6. Menjaga fokus untuk tetap terangsang

Freepik/Racool_studio
Freepik/Racool_studio

Pikiran adalah salah satu organ seks terbesar dan sangat berperan. Jika tidak percaya diri dengan tubuh, maka hubungan seksual pun tidak berjalan dengan baik dan kurang nyaman.

Jadi fokuslah pada sensasi menyenangkan yang dialami oleh tubuh. Daripada menutup mata, maka saling menatap dengan pasangan bisa membuat bercinta lebih menggairahkan.

Jangan biarkan pikiran negatif mengalihkan perhatian sesi bercinta dengan pasangan. Namun, jika memiliki beberapa masalah yang mungkin perlu diselesaikan dengan terapi atau pengobatan.

Tentu saja, temui seorang profesional sehingga bisa lebih hadir saat berhubungan seks, bahkan akan membuatnya terasa lebih menyenangkan.

Itu tadi beberapa tips untuk membuat vagina tetap basah selama sesi bercinta. Cairan vagina yang keluar juga bisa sebagai pelumas alami agar penetrasi tidak merasa sakit.

Tidak semua seks bisa berjalan mulus. Jika memang istri kurang basah, maka kemungkinan karena ia sedang stres, tertekan dan suasana hatinya sedang buruk.

Buatlah rileks terlebih dahulu, sehingga bisa sama-sama mendapatkan seks yang intim dan nyaman bagi kedua belah pihak.

Share
Topics
Editorial Team
Dimas Prasetyo
EditorDimas Prasetyo

Latest in Life

See More

5 Biji-bijian Terbaik yang Bermanfaat untuk Kesehatan Tubuh

04 Apr 2026, 20:00 WIBLife