Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Lirik Lagu 'Semestinya' Elnanda Utomo untuk Lula Lahfah

Lirik Lagu 'Semestinya' Elnanda Utomo untuk Lula Lahfah
Instagram.com/elnandautomo
Intinya sih...
  • Lagu 'Semestinya' Elnanda Utomo terasa begitu emosional.
  • Lagu 'Semestinya' ini lahir dari perasaan yang tak sanggup diucapkan langsung.
  • Pesan tentang merelakan Lula Lahfah dan percaya bahwa waktu akan membawa semuanya berjalan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Lagu 'Semestinya' dari Elnanda Utomo terasa begitu emosional sejak pertama kali didengar. Bukan hanya karena melodi yang sendu, tetapi juga karena narasi di balik penciptaannya yang menyiratkan perjalanan perasaan yang dalam. Banyak pendengar menilai lagu 'Semestinya' ini seperti surat tak tertulis, sebuah ungkapan rasa yang lahir dari kehilangan, cinta serta proses merelakan.

Melalui caption panjang yang dibagikan Elnanda, publik menangkap pesan yang sangat personal. Meski tidak pernah menyebut nama, kata-kata yang ia tuliskan kerap dikaitkan dengan sosok Lula Lahfah, seolah lagu 'Semestinya' menjadi ruang aman untuk menyampaikan perasaan yang tak lagi bisa diucapkan secara langsung.

Berikut Popmama.com telah merangkum lirik lagu 'Semestinya' Elnanda Utomo untuk Lula Lahfah lengkap dengan faktanya.

Yuk Ma, disimak!

Lirik Lagu 'Semestinya' Elnanda Utomo

Lirik Lagu 'Semestinya' Elnanda Utomo untuk Lula Lahfah
Instagram.com/elnandautomo

Pertanyaan yang sudah

Terjawab oleh waktu saja

Hilangnya tanpa arah

Lambat laun pun jatuh juga

Dan pertaruhkan semua masa yang diambil

Perlahan-lahan diam sejenak coba hindarkan

Hal nyata

Perjalanan ini

Tak pernah ku lupa

Kan bergerak semua

Semestinya

Yang diambil juga

Apa yang berharga

Kan ku tulis semua

Semestinya

Detik terasa lama

Hitung hari sejak tak jumpa

Percakapan yang sirna

Sembuhkan apa yang terasa

Dan pertaruhkan semua masa yang diambil

Perlahan-lahan diam sejenak coba hindarkan

Hal nyata

Perjalanan ini

Tak pernah ku lupa

Kan bergerak semua

Semestinya

Yang diambil juga

Apa yang berharga

Kan ku tulis semua

Semestinya

Perjalanan ini

Tak pernah ku lupa

Kan bergerak semua

Semestinya

Yang diambil juga

Apa yang berharga

Kan ku tulis semua

Semestinya

1. Lagu 'Semestinya' lahir dari perasaan yang tak sanggup lagi diucapkan langsung

Lirik Lagu 'Semestinya' Elnanda Utomo untuk Lula Lahfah
Instagram.com/elnandautomo

Dalam caption miliknya, Elnanda Utomo mengakui bahwa inti lagu 'Semestinya' begitu sulit dijelaskan lewat kata-kata biasa. Kalimat ini terasa seperti pengakuan seseorang yang menyimpan terlalu banyak rasa, khususnya kepada satu orang yang sangat berarti.

“Sebenarnya agak sulit bagi gue untuk menjelaskan intisari lagu ini, apa yang ada di otak gue cukup sulit untuk dijelaskan kembali lewat berbicara,” tulis Elnanda.

Narasi tersebut terasa seperti ungkapan untuk Lula, bahwa apa yang ia rasakan tak lagi cukup diwakili oleh percakapan. Lagu 'Semestinya' seolah menjadi satu-satunya cara untuk menyampaikan isi hati yang rumit, penuh kenangan, dan terlalu dalam untuk dijabarkan secara langsung.

2. Pesan tentang merelakan Elnanda Utomo dan percaya bahwa waktu akan membawa semuanya berjalan

Lirik Lagu 'Semestinya' Elnanda Utomo untuk Lula Lahfah
Instagram.com/elnandautomo

Salah satu kalimat paling kuat dalam caption Elnanda Utomo adalah kesadarannya bahwa semua hal, termasuk rasa kehilangan, akan bergerak maju pada waktunya. Pesan ini terasa seperti bentuk keikhlasan yang pelan-pelan tumbuh.

“Semua hal akan bergerak maju pada waktunya, segala hal buruk yang pernah gue lewati di akhirnya gue sadar bahwa ‘kan bergerak semua, semestinya’,” tulisnya.

Kalimat ini seakan ditujukan untuk Lula, sekaligus untuk dirinya sendiri. Bahwa rasa sakit, rindu, dan kehilangan tidak harus dilawan, tetapi dijalani hingga akhirnya terlewati. Elnanda juga jujur mengakui ketakutan dalam proses tersebut.

“Memang sulit untuk ngerasain itu, sulit untuk berani untuk hadapin, dan wajar kalo gue takut,” lanjutnya.

Pengakuan ini membuat 'Semestinya' terasa bukan sekadar lagu, melainkan proses berdamai dengan kenyataan yang tidak pernah ia pilih.

3. Berawal dari cinta pada Lula, lalu menjadi lagu tentang banyak kehilangan dalam hidup

Lirik Lagu 'Semestinya' Elnanda Utomo untuk Lula Lahfah
Instagram.com/elnandautomo

Elnanda Utomo secara terbuka menyebut bahwa lagu ini berangkat dari persoalan cinta. Rasa sakit hati, ketidakpercayaan saat harus berpisah, hingga konflik antara pikiran dan hati menjadi fondasi emosional 'Semestinya'.

“Sakit hati dan nggak percaya aja kalau harus berakhir, pikiran dan hati nggak bisa berdamai,” tulis Elnanda.

Narasi ini terasa sangat personal, seolah menggambarkan fase ketika harus menerima perpisahan dengan Lula. Namun seiring waktu, Elnanda menyadari bahwa pengalaman tersebut memberinya pelajaran besar.

“Semua hal buruk yang menimpa sekarang ataupun nanti pasti akan terlewati juga sebagaimana semestinya,” tulisnya.

Dari kisah cinta yang begitu personal, 'Semestinya' kemudian berkembang menjadi lagu yang relevan untuk banyak bentuk kehilangan, baik itu dengan pasangan, keluarga, sahabat, maupun versi diri yang pernah ada.

Lagu 'Semestinya' terasa seperti perpisahan yang ditulis dengan lembut. Jika benar lagu ini dipersembahkan untuk Lula Lahfah, maka 'Semestinya' menjadi bukti bahwa cinta tak selalu harus bertahan, tetapi bisa hidup selamanya dalam doa, kenangan, dan lagu.

Itulah rangkuman terkait lirik lagu 'Semestinya' Elnanda Utomo untuk Lula Lahfah lengkap dengan faktanya. Menurut Mama, lirik mana yang paling menggambarkan proses merelakan seseorang yang pernah begitu berarti?

FAQ Lagu 'Semestinya' Elnanda Utomo

Kapan lagu 'Semestinya' resmi dirilis?

Lagu 'Semestinya' dijadwalkan rilis pada 9 April pukul 20.00 WIB, sehingga pendengar bisa langsung menikmatinya pada malam hari yang identik dengan suasana reflektif dan tenang.

Lagu 'Semestinya' bisa didengarkan di mana saja?

Lagu 'Semestinya' akan tersedia di berbagai layanan musik digital, sehingga pendengar bisa menikmatinya melalui platform streaming favorit masing-masing.

Siapa saja yang terlibat dalam proses penciptaan lagu 'Semestinya'?

Lirik lagu 'Semestinya' ini ditulis langsung oleh Elnanda Utomo, sementara musiknya digarap bersama RMHRTO, Elnanda Utomo, dan Hardi. Proses kolaborasi ini menghadirkan nuansa musik yang emosional dan personal.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dimas Prasetyo
EditorDimas Prasetyo
Follow Us

Latest in Life

See More

10 Tren Gaya Rambut Laki-Laki 2026, Korean Haircut hingga Mullet

26 Jan 2026, 14:12 WIBLife