5 Cara Menghindari Toxic People, Biar Hidupmu Positif Terus!

Agar lebih bahagia, begini caranya Ma!

16 September 2020

5 Cara Menghindari Toxic People, Biar Hidupmu Positif Terus
Pexels/Christina Morillo

Apakah saat ini kamu kenal dan bahkan dekat dengan orang-orang toksik? Wah, pasti hidupmu gak tenang banget, ya.

Pasalnya, orang beracun ini biasanya memang selalu punya cara untuk membuat hari-hari kita jadi gak bahagia. Meski terkadang mereka penuh perhatian dan terkesan menyenangkan, namun mereka juga lebih sering bersikap menyebalkan.

Menghadapi para “toxic people” memang bukan hal yang mudah. Namun, ada beberapa cara bijak untuk menghadapi mereka agar kamu tak terjerumus dalam aura negatifnya dan tak merusak kebahagiaan.

Simak cara bijak untuk menghadapi toxic people yang sudah Popmama.com rangkum! 

1. Jangan mengikuti ‘permainan’ mereka

1. Jangan mengikuti ‘permainan’ mereka
Pexels/Polina Zimmerman

Menyalahkan orang lain atas segala hal adalah salah satu jenis ‘permainan’ yang sering dilakukan oleh toxic people. Daripada mendapat kritikan, mereka akan memutar balikkan fakta dan bersikap sebagai korban alias play victim.

Mungkin akan lebih mudah bagi kita untuk mengiyakan atau tersenyum saja demi menghindari konflik. Tapi sikap seperti ini justru akan membuat mereka makin sering melakukannya. Bahkan lebih buruknya, mereka menganggap kamu sebagai target empuk.  Pastikan bahwa mereka tahu kalau kamu tidak setuju dengan pendapat mereka.

Ungkapkan ketidaksetujuan ini dengan baik, dan hindari menuduh langsung.

Kemungkinan besar orang toxic tidak akan menerima pendapat atau omongan kamu. Tapi tidak apa, karena cara ini akan membuat mereka berpikir ulang untuk membombardir dan mengganggu kamu. 

Editors' Picks

2. Berani katakan tidak

2. Berani katakan tidak
Freepik/drobotdean

Berkata tidak mungkin hal tersulit yang akan kamu lakukan, entah karena tidak enak atau kasihan. Tapi jika tak dilakukan, apalagi pada toxic people, ini bisa menjadi bumerang untuk kamu.

Ada kalanya orang toxic menghalalkan segala cara agar kamu menuruti keinginannya. Mereka tidak bisa menerima kata tidak dari mulut orang lain. Tetaplah pada pendirian kamu, dan berlatih untuk mengatakan tidak pada mereka. Semakin sering kamu melakukannya, akan semakin mudah pula karena terbiasa. 

Dengan selalu berkata tidak, orang toxic lama-kelamaan akan menyadari bahwa kamu tidak menyukai perilaku mereka. 

3. Batasi komunikasi

3. Batasi komunikasi
Freepik

Toxic people selalu merasa bahwa mereka satu-satunya orang di dunia ini yang memiliki masalah. Mereka juga akan menyeret orang lain untuk ikut tenggelam bersama.

Mereka bahkan tidak segan untuk menuding orang lain tanpa rasa bersalah. Tentu saja hal ini akan membuat kamu lelah secara emosional. Jika kamu ingin lebih tenang dan positif, cara terbaik adalah membatasi komunikasi dengan mereka. 

4. Buat batasan

4. Buat batasan
Pixabay/Free-Photos

Berikan batasan mengenai apa yang dapat kamu terima dan tidak. Misalnya, kamu tidak masalah jika harus mendengar teman kerja mengeluh, namun tidak akan tinggal diam jika di-bully. 

Terkadang, sedikit kompromi bisa menjadi cara yang baik. Namun tetaplah membuat batasan agar kamu tidak ikut-ikutan menjadi negatif. 

5. Berbicara dengan mereka

5. Berbicara mereka
Freepik/wayhomestudio

Jika kamu memiliki hubungan dekat dengan orang yang berperilaku toksik, berbicara dari hati ke hati mungkin bisa menjadi salah satu cara untuk membantu mereka atau memulihkan hubungan kamu. 

Kamu bisa mengatakan bahwa sikap mereka merugikan dan memengaruhi orang di sekitar mereka. Jika mereka terlihat menyangkal, dorong mereka untuk menemui psikolog supaya akar dari perilaku atau masalah mereka bisa diketahui. 

Psikoterapi dapat membantu orang untuk mengidentifikasi mengapa mereka berlaku toksik. Mereka juga bisa belajar untuk mengelola emosi dengan cara yang lebih sehat.

Jika perilaku mereka tidak kunjung berubah, mungkin ini saatnya bagi kamu dan dirinya untuk saling menjauh sementara waktu. Awalnya mungkin terasa sulit, terutama jika orang ini benar-benar dekat dengan kamu. Namun bukankah kamu juga berhak untuk memiliki hubungan yang lebih sehat dan bermakna?

Itu dia cara menghindari toxic people agar tak terjerumus dalam aura negatifnya dan tak merusak kebahagiaan.

Stay positive ya, Ma.

Baca Juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.