Suami Tidak Belikan Susu, Sang Mama Tega Membunuh Bayinya

Keji, sang Mama tega melenyapkan nyawa darah dagingnya sendiri

13 September 2018

Suami Tidak Belikan Susu, Sang Mama Tega Membunuh Bayinya
Popmama.com/Novy Agrina

Seorang Mama tega membunuh bayinya sendiri setelah suaminya pulang dan ternyata gagal membawakan susu.

Suaminya yang memiliki penghasilan minim, hanyalah seorang pekerja biasa. Ia adalah seorang buruh.
 
Menyadari kesalahannya, perempuan itu membawa bayinya ke rumah sakit tetapi bayinya dinyatakan sudah meninggal.

1. Bagaimana seorang Mama bisa membunuh bayinya sendiri?

1. Bagaimana seorang Mama bisa membunuh bayi sendiri
indiatoday.in

Perempuan ini memberi garam pada bayinya karena marah.

Sang Mama yang sampai hati membunuh bayinya itu telah ditangkap oleh polisi.

Polisi di Bangladesh menangkap seorang perempuan yang mengaku telah membunuh bayinya yang masih berusia 2 bulan.

Sang Mama mengatakan bahwa dia membunuh putranya yang masih sangat kecil karena dia tidak memiliki makanan untuk diberikan pada bayinya. Bayi itu masih diberikan susu karena usianya yang masih terlalu kecil.

Pada hari Minggu, Sathi, 21 tahun, meminta suaminya Mohammed Bachchu untuk membeli susu untuk bayi tetapi dia datang dengan tangan kosong. 

Sathi mencoba mengatur uang agar bisa menyediakan susu untuk bayinya tetapi tidak bisa dan ia malah memberi garam pada bayinya dengan penuh rasa marah.

Insiden mengerikan ini terjadi di Dohar Upazilla di pinggiran Dhaka, India.

Apa yang terjadi pada bayi malang tersebut?

Kesehatan bayi memburuk dengan sangat cepat dan dia tidak bisa bernapas setelah sang Mama memberinya garam.

Menyadari perbuatannya, Sathi bergegas ke rumah sakit dengan bayinya. Setelah itu barulah Sathi mengetahui kalau bayinya sudah dinyatakan meninggal.

Editors' Picks

2. Kisah pernikahan Sathi dan Mohammed

2. Kisah pernikahan Sathi Mohammed
Pexels/Andreas Wohlfahrt

Sathi telah menikahi Mohammed Bachchu 3 tahun yang lalu. Dia berasal dari daerah Uttar Jayapara Miyapara dari Dohar Upazilla.

Dia bekerja sebagai buruh harian. Mereka juga memiliki bayi perempuan yang masih berusia 2 tahun.

Sathi mengakui kejahatan yang diperbuat oleh dirinya kepada polisi selama proses interogasi. Mohammed Bachchu kemudian mengajukan kasus terhadap istrinya pada Senin malam (10/09).

3. Pentingnya mempersiapkan diri untuk menyusui setelah melahirkan

3. Penting mempersiapkan diri menyusui setelah melahirkan
elodi.org

Menyusui adalah memberi ASI, sekaligus mengasihi bayi yang baru kita lahirkan. Sejak masa kehamilan penting sekali untuk mempersiapkan tubuh dan mental agar siap menyusui pasca melahirkan.

Memberikan ASI bisa menjadi solusi bagi keluarga yang tidak bisa membelikan susu bagi bayinya. Menyusui yang wajib adalah sejak bayi lahir sampai berusia 6 bulan.

Jika ASI lancar, Mama juga bisa melanjutkan menyusui hingga anak berusia 2 tahun bahkan lebih.

Apa saja persiapan dasar agar Mama siap menyusui?

  • Siapkan mental, Mama harus rela terbangun dari tidur untuk menyusui. Kamu juga harus siap memerhatikan kapan si Kecil mulai merasa haus dan lapar. Kamu harus selalu ada.
  • Cobalah melakukan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) pasca persalinan. Ini baik untuk merangsang agar ASI bisa cepat keluar dengan lancar.
  • Semakin sering menyusui, maka proses pengosongan ASI di payudara juga semakin sering. Nantinya produksi ASI jadi semakin lancar. Yang terpenting Mama juga memerhatikan gizi makanan dan minuman sehari-hari.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!