7 Cara Memilih Teman yang Tepat untuk Masuk Close Friends Media Sosial

Hindari tipe teman yang salah saat memasukkannya ke dalam close friends!

30 Juli 2021

7 Cara Memilih Teman Tepat Masuk Close Friends Media Sosial
Freepik/jannoon028

Baru-baru ini dunia maya dikejutkan dengan beredarnya konten menampilkan kemesraan Adhisty Zara dan Niko Al Hakim yang tengah berciuman. Video ini beredar luas di media sosial Twitter dan menjadi topik perbincangan hangat warganet. Bahkan, hal tersebut membuat nama Zara dan Niko menjadi trending topic di Twitter.

Video berdurasi 12 detik itu berawal dari unggahan yang dibagikan untuk followers yang masuk dalam kategori close friends (teman dekat).

Dari kasus ini, Mama bisa mengambil pembelajaran bahwa tidak semua orang layak untuk dimasukkan ke dalam fitur close friends sosial media, sekalipun itu orang terdekat, Mama masih tetap perlu mengevaluasi hubungan pertemanan yang terjalin.

Inilah mengapa sangat penting untuk tidak memasukkan sembarang orang ke dalam close friends untuk kepentingan jangka panjang, Mama hanya perlu memilih teman yang tepat.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut Popmama.com telah merangkum beberapa ulasan mengenai cara memilih teman yang tepat untuk masuk ke dalam close friends media sosial.

1. Pilihlah teman yang bisa menjadi partner meraih mimpi bersama

1. Pilihlah teman bisa menjadi partner meraih mimpi bersama
Freepik/freepik

Teman yang baik adalah seseorang yang dapat diajak berdiskusi mengenai sesuatu yang kita impikan serta mendukung kita untuk mencapai tujuan tersebut.

Ketika Mama berada di titik terendah dan hampir ingin menyerah dari impian yang dituju, sebagai teman yang baik, mereka pasti memiliki rasa tanggung jawab untuk membantu dalam mewujudkan keinginan yang ingin dicapai.

Izinkan mereka untuk mengecek progress pencapaian yang telah Mama lakukan. Kemudian, lakukanlah hal yang sama agar hubungan pertemanan yang terjalin berlangsung dua arah. 

2. Pilihlah teman yang sering memberikan dukungan serta bimbingan emosional

2. Pilihlah teman sering memberikan dukungan serta bimbingan emosional
Freepik/azerbaijan_stockers

Teman baik akan bersedia mendukung secara konsisten, baik saat berada di titik tertinggi maupun titik terendah hidup Mama.

Evaluasilah lingkaran pertemanan yang dimiliki, apakah setidaknya ada satu atau dua orang yang selalu mendukung atau menawarkan bantuan ketika Mama sedang mengalami masa-masa sulit?

Jika memang ada, tipe orang yang seperti ini sangat perlu dipertahankan dan cocok dimasukkan ke dalam close friends media sosial.

Tipe teman seperti ini biasanya akan menawarkan nasihat, dukungan, dan bimbingan selama masa-masa sulit atau titik terendah dalam hidup Mama. Mereka akan mendukung apapun keputusan Mama bahkan jika mereka tidak menyetujuinya.

Editors' Picks

3. Pilihlah teman yang ikut merayakan kesuksesan kita

3. Pilihlah teman ikut merayakan kesuksesan kita
Freepik/gpointstudio

Pastinya Mama ingin bukan memiliki teman yang ikut merayakan kesuksesan yang diraih? Bukan hanya teman yang membenarkan letak kesalahan Mama.

Teman sejati akan merayakan setiap pencapaian dan kisah sukses yang dialami dalam perjalanan hidup Mama. Mereka akan sangat senang melihat keberhasilanmu dan biasanya menjadi orang pertama yang mengucapkan “selamat!” kepada Mama.

Tipe teman seperti ini benar-benar langka untuk ditemui, jadi bila Mama telah menemukannya, maka jagalah hubungan pertemanan dengan mereka agar tetap dekat.

4. Pilihlah teman yang dapat dipercayai dan menghormati segala keputusan kita

4. Pilihlah teman dapat dipercayai menghormati segala keputusan kita
Freepik/halayalex

Pertemanan yang baik dapat dibangun atas dasar rasa saling menghormati dan percaya satu sama lain.

Membangun kepercayaan dalam hubungan pertemanan berarti Mama juga harus belajar menghormati sikap, pandangan, bahkan informasi pribadi dari orang tersebut.

Penting untuk menjaga elemen-elemen ini agar kepercayaan dalam pertemanan tidak hancur. Tumbuhkanlah rasa hormat terhadap teman dan pilihan apapun yang mereka buat.

Jika pilihan tersebut tidak sependapat dengan Mama, cobalah utarakan namun harus tetap menghargai apapun hasil yang dipilihnya.

5. Pilihlah teman yang bisa menerima dan menghargai perbedaan pandangan

5. Pilihlah teman bisa menerima menghargai perbedaan pandangan
Freepik/wayhomestudio

Teman yang baik memang idealnya bisa saling menghargai satu sama lain. Menghargai di sini tidak melulu setuju dan mendukung apa yang kita pilih. Setidaknya, mereka tidak akan mengejek dan bahkan menjauhi hanya karena memiliki pandangan yang berbeda dengannya.

Sikap menghargai perbedaan pandangan merupakan salah satu sikap yang membawa kepada kedewasaan. Teman yang memiliki sikap seperti ini biasanya akan melihat sesuatu dalam berbagai perspektif, sehingga tidak akan mencemooh apapun yang Mama lakukan.

Memasukkan tipe teman seperti ini ke dalam close friends merupakan pilihan yang tepat.

6. Hindari teman bermuka dua dari fitur close friends

6. Hindari teman bermuka dua dari fitur close friends
Freepik/diana.grytsku

Teman yang cocok masuk ke dalam close friends adalah teman yang bisa menerima dan menghargai unggahan apapun yang Mama unggah.

Jadi bila menemukan salah satu teman di deretan close friends sosial media Mama menceritakan kejelekan orang lain, maka segera keluarkan dia dari close friends.

Biasanya tipe orang seperti ini bukan hanya suka menceritakan rahasia orang lain kepada Mama, tetapi juga akan membicarakan rahasiamu kepada orang lain.

Tak hanya itu, orang seperti ini biasanya suka mencari perhatian orang lain dengan menyebarkan rumor atau berbicara tentang kejelekan orang lain, biasanya dia akan melebih-lebihkan ceritanya agar orang lain terpikat mendengarnya. Berhati-hatilah dengan orang bermuka dua seperti ini ya, Ma. 

7. Pentingnya ‘give and take’ dalam hubungan pertemanan

7. Penting ‘give and take’ dalam hubungan pertemanan
Freepik/rawpixel.com

Pertemanan dalam dunia nyata maupun dunia maya selalu berkaitan dengan memberi dan menerima (give and take).  Bila mengharapkan teman yang selalu meninggalkan komentar positif di setiap unggahan, maka Mama juga harus melakukan hal sebaliknya.

Perlakukanlah orang lain sebagaimana Mama ingin diperlakukan. Dengan ini, hubungan pertemanan yang terjalin pun akan semakin erat dan bermanfaat bagi satu sama lain.

Nah jadi itulah beberapa cara memilih teman yang tepat untuk masuk ke dalam fitur close friends sosial media. Semoga dengan informasi ini membuat Mama tidak salam memilih teman, ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.