Waspada Penyakit Vasospasme, Sebabkan Perih pada Puting saat Menyusui

Waspadai gejalanya sedini mungkin!

29 April 2021

Waspada Penyakit Vasospasme, Sebabkan Perih Puting saat Menyusui
Freepik/psodaz

Proses kehamilan, melahirkan, hingga menyusui memiliki dampak signifikan pada tubuh mama. Perubahan drastis dalam waktu singkat tentu hadir bersama risiko yang mengiringi. Salah satunya yang perlu Mama waspadai adalah risiko kondisi vasospasme.

Dapat terjadi di pembuluh darah mana pun dalam tubuh, kondisi mengerut atau menegangnya pembuluh darah (vasospasme) kerap ditemukan menyerang pembuluh darah jantung, otak, mata, jari, bahkan puting. Pada kasus terakhir, efeknya adalah rasa sakit intens pada puting selama, setelah, atau di antara waktu menyusui.

Yuk kenali penyebab, gejala, cara mencegah serta menangani kondisi vasospasme, khususnya pada puting, melalui informasi Popmama.com berikut ini!

Siapa yang Berpotensi Mengalami Vasospasme Puting?

Siapa Berpotensi Mengalami Vasospasme Puting
Pexels/Wendy Wei

Kondisi vasospasme lebih umum dialami oleh perempuan pasca melahirkan yang memiliki riwayat kondisi Raynaud, yaitu fenomena di mana jari jemari tangan atau kaki berubah warna menjadi putih pucat ketika kedinginan.

Vasospasme juga rentan menyerang perempuan dengan sirkulasi peredaran darah yang buruk dan indeks massa tubuh rendah atau cenderung bertubuh kurus.

Editors' Picks

Gejala Vasospasme Puting

Gejala Vasospasme Puting
Freepik

Untuk mengetahui apakah Mama mengalami kondisi ini, periksakan hal-hal berikut:

  • Rasa sakit intens seperti terbakar, nyeri, dan perih pada puting yang terasa semakin parah dalam keadaan kedinginan.
  • Puting atau bagian ujung puting berubah warna menjadi lebih pucat bahkan cenderung memutih.
  • Sangat mungkin bagi puting untuk berubah warna lain seperti kemerahan, kebiruan, atau keunguan yang lebih intens pada saat dingin sebelum kembali pada warna normal.

Intensitas Sakit & Durasi Terjadinya Kondisi Vasospasme Puting

Intensitas Sakit & Durasi Terjadi Kondisi Vasospasme Puting
Freepik/master1305

Kondisi ini terjadi akibat mengerut atau mengencangnya pembuluh darah, sehingga aliran darah di puting terhenti sesaat. Rasa sakit yang ditimbulkan juga bervariasi bagi tiap orang, mulai dari rasa sedikit tidak nyaman sampai rasa sakit yang intens.

Rasa sakit yang intens bahkan membuat banyak Ibu menyusui tidak dapat lanjut menyusui. Mama dapat mengalami gejala vasospasme selama beberapa detik, menit, bahkan lebih lama.

Hal-hal yang Perlu Dihindari Untuk Mencegah Vasospasme Puting

Hal-hal Perlu Dihindari Mencegah Vasospasme Puting
Freepik/Ollyy

Agar tidak mengalami kondisi ini, Mama disarankan untuk menghindari pemicu vasospasme berikut ini:

  • Kondisi puting kering atau infeksi
  • Paparan angin dingin pada puting
  • Merokok
  • Penggunaan bra yang salah (konsultasikan pada dokter untuk menyesuaikan dengan kondisi tubuh mama)

Penanganan Kondisi Vasospasme Puting

Penanganan Kondisi Vasospasme Puting
Freepik/freepic.diller

Apabila Mama mengalami gejala vasospasme pada puting, segera lakukan hal-hal berikut ini untuk penanganan mandiri:

  • Pakai lapisan pakaian tambahan yang tebal seperti jaket atau sweater.
  • Setiap sebelum melepaskan pakaian ketika ingin mandi, pastikan suhu kamar mandi mama sudah hangat.
  • Jangan mengipas atau memaparkan puting mama pada udara dingin.
  • Jangan berdiam terlalu lama di ruangan tertutup bersuhu rendah.
  • Pastikan payudara dan area puting berada dalam kondisi hangat. Untuk pereda nyeri, Mama bisa mengompres payudara menggunakan kantung gel penghangat atau alat sejenis.
  • Untuk merilekskan pembuluh darah, Mama bisa mengonsumsi suplemen minyak ikan yang memiliki asam lemak esensial, evening primrose oil yang memiliki kandungan gamma linoleic, 300mg magnesium, dan suplemen anjuran dokter sesuai dengan kebutuhan mama.

Itulah informasi terkait vasopasme yang bisa terjadi saat menyusui. Semoga setelah mengetahui informasi ini Mama bisa lebih waspada dan dapat menghindari kondisi vasospasme pada puting agar proses menyusui tetap lancar! Apabila rasa sakit sudah terlalu intens dan mengganggu, jangan ragu untuk segera memeriksakan kondisi mama ke dokter ahli.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.