5 Hal yang Sebaiknya Tak Dilakukan Ibu Baru Pasca Melahirkan

Utamakan dulu kesembuhan dan proses pemulihan tubuh Mama

21 November 2018

5 Hal Sebaik Tak Dilakukan Ibu Baru Pasca Melahirkan
Freepik/Phduet

Setelah melahirkan, perawatan bayi menjadi salah satu prioritas yang diutamakan oleh Mama. Namun selain itu, ada juga hal-hal lain yang tak kalah penting lho, Ma.

Beberapa hal penting ini berkaitan dengan proses pemulihan tubuh Mama, terutama setelah melewati persalinan yang sangat melelahkan.

Dengan begitu, tubuh Mama akan menjadi lebih cepat pulih dan bisa kembali banyak beraktivitas seperti semula.

Nah, apa saja hal-hal yang penting diprioritaskan oleh Mama pasca persalinan? Berikut Popmama.com bagikan rangkuman informasinya:

1. Berlebihan melakukan semua sendiri

1. Berlebihan melakukan semua sendiri
Pexels/Pixabay

Menjadi ibu memang terasa melelahkan. Mama harus mulai mengurus si Kecil, mengurus suami dan juga mengurus rumah.

Walaupun demikian, hindari memaksakan diri untuk melakukan semuanya tanpa bantuan orang lain, Ma.

Memaksa tubuh yang sedang kelelahan justru akan membuat Mama stres, tidak bisa fokus dan tidak bisa melakukan semuanya dengan baik.

Perawatan untuk bayi termasuk menyusui, mandi, serta mengganti popok pun akan terasa menjadi lebih sulit.

Lakukan semua yang Mama bisa lakukan sendiri semampunya, serahkan tugas-tugas pekerjaan rumah sementara pada asisten rumah tangga atau orang lain.

Cobalah untuk fokus pada perawatan bayi dan proses pemulihan tubuh Mama. Jangan memaksakan diri terlalu keras.

2. Malas minum air putih

2. Malas minum air putih
Pexels/Tookapic

Meski banyak aktivitas tambahan terkait mengurus si Kecil, tetap jangan lupakan untuk tetap banyak minum air putih.

Terlebih untuk Mama yang menyusui buah hati secara eksklusif, cukupi minum air putih setiap hari menjadi salah satu hal penting.

Dehidrasi pada dasarnya adalah salah satu penyebab kelelahan. Produksi air susu ibu (ASI) juga kemungkinan menjadi terhambat saat asupan cairan tubuh Mama sedikit.

Selalu luangkan waktu untuk minum setidaknya 8 gelas air putih setiap hari. Ini adalah salah satu cara sederhana tapi ampuh untuk mempermudah proses menyusui dan melawan rasa lelah pasca persalinan.

Selain dari air putih, asupan cairan juga bisa didapat dari makanan yang kaya akan kandungan air. Misalnya seperti buah-buahan dan sayur-sayuran.

Editors' Picks

3. Menerima terlalu banyak tamu

3. Menerima terlalu banyak tamu
Pexels/Daria Shevtsova

Sudah menjadi hal yang umum bagi ibu yang baru melahirkan untuk menerima banyak kunjungan dari teman atau kerabat. Biasanya kunjungan ini dilakukan untuk bertemu dengan si Kecil.

Boleh-boleh saja menyanggupi untuk menerima kunjungan ini, Ma. Tapi lihat-lihat dulu bagaimana kondisi tubuh Mama.

Sekitar dua minggu pertama pasca persalinan adalah momen yang paling melelahkan. Mama belajar beradaptasi dengan pola tidur yang berantakan, belajar menyusui dan harus belajar mengurus si Kecil sepanjang waktu.

Kondisi ini tentu akan sangat membuat tubuh Mama lelah, baik siang maupun malam hari. Waktu sesedikit apapun akan sangat dibutuhkan untuk istirahat sejenak.

Meskipun kunjungan akan terasa menyenangkan, tapi batasi juga agar Mama tak kewalahan menjalaninya.

Jangan ragu untuk jujur pada orang-orang yang hendak menjenguk Mama. Katakan bahwa saat ini Mama sedang butuh waktu untuk beradaptasi dengan pola aktivitas baru, ucapkan dengan sopan bahwa kunjungan mungkin bisa dijadwalkan lagi nanti.

Terutama saat Mama sudah mulai bisa beradaptasi, serta sudah memiliki pola aktivitas rutin saat mengurus si Kecil.

Jangan lupa untuk selalu meng-update kondisi Mama dan si Kecil agar kerabat dan para sahabat Mama tidak penasaran, ya!

4. Mengajak bayi pergi terlalu dini

4. Mengajak bayi pergi terlalu dini
Pexels/Skitterphoto

Pada titik tertentu, Mama akan merasa sangat jenuh hanya terus berada di rumah dan menjalani rutinitas yang sama. Rasanya Mama ingin pergi keluar rumah, seperti ke mal.

Dalam kondisi seperti ini, si Kecil tentu akan dibawa dan tidak mungkin ditinggal di rumah kan, Ma?

Jika Mama hendak mengajak buah hati pergi keluar rumah, perhatikan dulu cuacanya. Pilih tempat yang sekiranya tidak terlalu panas, dingin atau ramai. Tempat yang  terlalu ramai bisa menjadi sarang kuman, lho.

Ketahuilah bahwa sistem kekebalan tubuh si Kecil belum cukup kuat untuk melawan kuman tertentu. Kuman-kuman ini sangat mungkin ada di lingkungan ramai, termasuk di mal.

Apabila Mama ingin menghirup udara segar, cukup ajak ia berjalan-jalan dengan stroller di area komplek rumah. Yang terpenting, pastikan lingkungan rumah tidak terlalu berdebu dan terpapar banyak asap polusi.

5. Melupakan kebersihan area organ intim

5. Melupakan kebersihan area organ intim
Pexels/Hossam M. Omar

Walaupun proses persalinan sudah dilewati, bukan berarti lantas Mama tak perlu lagi menjaga kebersihan area organ intim.

Justru ini menjadi hal penting yang sangat perlu Mama perhatikan, lho.

Bersihkan area organ intim dengan air bersih dan hangat saat mandi atau saat Mama merasa membutuhkannya. Keringkan dengan sempurna sebelum menggunakan celana dalam.

Apabila Mama menggunakan pembalut khusus bersalin, jangan lupa untuk menggantinya secara rutin, ya. Jangan tunggu sampai benar-benar penuh karena bisa memicu infeksi.

Lebih perhatikan lagi kondisi tubuh Mama pasca persalinan agar cepat pulih dan sembuh ya, Ma.

Baca juga: Cara Mengetahui Kondisi Kesehatan Kamu Melalui 7 Aroma Organ Intim

Baca juga: Keputihan dan Gatal di Area Organ Intim? Waspadai Gejala Vaginitis

Baca juga: Tren Vaginoplasty untuk Mengencangkan Organ Intim Setelah Persalinan

Topic: