Ingin Cepat Pulih? Hindari 5 Makanan yang Dilarang setelah Melahirkan

Memilih menu makanan tepat jelang persalinan juga penting, Ma

3 Oktober 2020

Ingin Cepat Pulih Hindari 5 Makanan Dilarang setelah Melahirkan
Freepik/Phduet

Setelah melewati proses persalinan, ada beberapa hal yang perlu Mama perhatikan selain mengurus si Kecil. Salah satunya adalah mengatur pola makan.

Makan secara teratur dan memenuhi kebutuhan nutrisi tentu akan membantu mempercepat proses pemulihan tubuh. Selain itu, produksi ASI pun senantiasa terjaga.

Oleh sebab itu, Mama juga harus memerhatikan pemilihan menu makanan. Ada beberapa jenis makanan yang dilarang setelah melahirkan normal.

Berikut Popmama.com merangkum jenis-jenis makanan tersebut.

Simak yuk, Ma, agar bisa lekas pulih.

1. Ikan bermerkuri

1. Ikan bermerkuri
Pexels/Oscar Mikols

Ikan memang sangat baik dikonsumsi, karena mengandung tinggi protein. Namun, ada beberapa jenis ikan yang sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan.

Ikan tersebut yakni yang termasuk dalam jenis ikan dengan kandungan merkuri tinggi. Misalnya seperti ikan makarel, salmon, dan tuna.

Menurut United States Department of Agriculture dan US Food and Drug Administration, ibu menyusui yang terlalu banyak mengonsumsi ikan dengan tinggi merkuri berisiko membahayakan kesehatan bayi melalui ASI.

Dengan kata lain, risiko merkuri yang berlebihan dikonsumsi oleh Mama bisa berpindah ke bayi melalui ASI. Jadi perhatikan porsinya saat tetap ingin mengonsumsi ikan bermerkuri.

Editors' Picks

2. Cokelat

2. Cokelat
Pexels/Lisa Fotios

Meski rasanya enak dan bisa membuat suasana hati menjadi gembira, makan cokelat sebaiknya jangan dilakukan berlebihan pasca persalinan normal ya, Ma.

Sebagian besar produk cokelat mengandung theobromine. Kandungan ini memiliki efek yang serupa dengan kafein pada tubuh manusia.

Bayi dari ibu menyusui yang terlalu banyak makan cokelat seringkali juga menjadi lebih rewel dan sulit tidur pulas.

Oleh sebab itu, sebaiknya batasi porsi saat mengonsumsi cokelat.

Bagi Mama yang mencoba menurunkan berat badan pasca persalinan, membatasi porsi cokelat juga bisa menjadi salah satu tips ampuh.

3. Parsley dan peppermint

3. Parsley peppermint
Pexels/Pixabay

Memberikan cita rasa unik, parsley dan peppermint pun sering dijadikan sebagai bahan tambahan saat menghidangkan makanan.

Jika Mama juga sering melakukannya, sebaiknya mulai batasi pasca persalinan, ya. Kedua bahan herbal ini jika dikonsumsi berlebihan juga bisa berisiko mengurangi produksi ASI.

Sebaliknya, perbanyak konsumsi sayuran hijau seperti katuk atau bayam untuk membantu meningkatkan produksi dan suplai ASI untuk bayi mama.

4. Saus pedas dan cabai

4. Saus pedas cabai
Pexels/Lum3n.com

Makanan pedas memang enak ya, Ma. Rasanya seperti ada yang kurang jika makan tanpa tambahan saus pedas atau sambal. Namun sebaiknya perhatikan kebiasaan ini saat Mama sedang menyusui.

Makanan pedas jika dikonsumsi secara berlebihan dan terus-terusan dapat membuat perut mama terasa nggak nyaman, akhirnya juga bisa mengakibatkan iritasi usus. Nantinya, Mama akan kesulitan merawat bayi mama.

Oleh sebab itu, makanan pedas dan berbumbu rempah banyak sebaiknya dibatasi dulu sampai enam bulan pasca persalinan ya, Ma.

5. Gorengan dan makanan berminyak

5. Gorengan makanan berminyak
Pexels/Marco Fischer

Setelah melahirkan, sebagian besar perempuan biasanya mulai mencari cara untuk bisa menurunkan berat badan dan mengembalikan bentuk tubuh seperti semula.

Apabila Mama juga ingin melakukannya, salah satu hal yang bisa mulai dilakukan adalah dengan mengurangi makanan berminyak, mentega, dan juga gorengan.

Ini penting untuk membantu mengurangi lemak tubuh, Ma.

Mengonsumsi terlalu banyak gorengan dan makanan yang digoreng bisa berisiko menambah penumpukan lemak di dalam tubuh.

Akibatnya, berat badan pun jadi sulit turun kembali.

Untuk memenuhi kebutuhan lemak dalam tubuh, Mama bisa mendapatkannya melalui kacang walnut, biji rami, kacang kedelai dan buah-buahan segar.  

Nah, itulah lima makanan yang dilarang setelah melahirkan normal. Mama sebaiknya menjauhi dulu makanan tersebut sampai benar-benar pulih, ya.

Semoga informasi ini bermanfaat.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.