Cara Melakukan Pijat Oksitosin dan Manfaatnya untuk Ibu Menyusui

Jika perlu, lakukan pijat oksitosin secara rutin agar Mama rileks dan ASI lancar

27 April 2019

Cara Melakukan Pijat Oksitosin Manfaat Ibu Menyusui
Freepik/Pressfoto

Berbagai cara bisa dilakukan ibu menyusui untuk membantu melancarkan produksi air susu ibu (ASI). Beberapa di antaranya seperti rajin memerah, makan makanan bergizi, serta mengonsumsi ASI booster.

Selain itu, ada juga cara lain yang cukup menyenangkan untuk dicoba, lho. Cara tersebut adalah dengan melakukan pijat oksitosin.

Pijat ini tak sekadar membuat tubuh Mama menjadi lebih rileks dan mengatasi lelah, tetapi juga bisa membantu melancarkan produksi ASI.

Pijatan ini dilakukan dengan memberikan stimulasi pada area tertentu dan sebaiknya dilakukan hanya setelah melahirkan saja. Nah, apa saja yang perlu Mama ketahui tentang pijat oksitosin? Yuk simak informasi dari Popmama.com berikut ini:

1. Apa itu pijat oksitosin?

1. Apa itu pijat oksitosin
Freepik

Pijat oksitosin adalah pijatan yang dilakukan di punggung, tepatnya di sepanjang tulang belakang sebagai upaya melancarkan keluarnya ASI dari payudara ibu menyusui. Pijat oksitosin bisa menjadi semakin efektif jika dilakukan secara rutin dan dilakukan dengan kelembutan dan rasa penuh kasih sayang.

Pijatan ini diyakini mampu memicu peningkatan produksi hormon oksitosin. Hormon oksitosin adalah hormon yang membantu tubuh dalam proses pengeluaran ASI. Oleh sebab itu, pijatan ini pun dikenal dengan nama ‘pijat oksitosin’.

Perlu diketahui bahwa oksitosin merupakan hormon yang bereaksi ketika Mama mendapatkan sentuhan. Hormon ini diproduksi di otak bagian belakang, yang efek kerjanya mirip seperti morfin.

Dengan melancarkan produksi hormon ini, Mama akan merasa lebih bahagia, rileks dan bahkan dapat membantu mengurangi rasa nyeri. Hormon ini pun sangat penting dalam proses produksi dan kelancaran pengeluaran ASI.

Ya, hormon oksitosin juga bisa membantu mengurangi stres, cemas, sekaligus menurunkan tekanan darah. Rasa percaya, cinta dan bonding pada orang terdekat juga dipengaruhi oleh hormon oksitosin.

Editors' Picks

2. Manfaat pijat oksitosin

2. Manfaat pijat oksitosin
Pixabay/Badarsk

Seperti telah dikatakan sebelumnya, salah satu manfaat dari melakukan pijat oksitosin adalah untuk melancarkan produksi ASI. Selain itu, pijat oksitosin juga dapat membantu membuat Mama tidur lebih nyenyak dan mengurangi stres.

Bahkan jika dilakukan secara hati-hati pada Mama yang melahirkan dengan cara operasi caesar, pijat oksitosin juga dapat membantu mempercepat proses pemulihan.

Manfaat utama dari pijat oksitosin yakni:

  • Melancarkan hormon oksitosin dan prolaktin

Pijat oksitosin membantu meningkatkan produksi hormon oksitosin dan juga prolaktin. Keduanya merupakan hormon yang penting bagi ibu menyusui. Bahkan pijat oksitosin sering dikaitkan juga dengan penurunan produksi hormon kortisol, yang dikenal sebagai hormon stres.

Perlu diketahui juga bahwa dalam penelitian di International Journal of Medical Research and Review tahun 2013 berhasil membuktikan bahwa pijat oksitosin efektif dalam meningkatkan dan melancarkan ASI

  • Melancarkan ASI melalui let-down reflex

Selain membantu meningkatkan produksi ASI, pijat oksitosin juga membantu meningkatkan let-down reflex. Ini adalah suatu proses pengeluaran ASI menjadi lebih lancar untuk bisa dikonsumsi bayi.

Jika let-down reflex terjadi, bayi akan lebih kenyang dan dapat mendapatkan ASI dengan cukup

  • Membuat tubuh rileks

Melakukan pijat oksitosin secara rutin juga dapat memengaruhi sistem saraf perifer, yang kemudian membantu mengurangi nyeri serta melancarkan aliran darah ke seluruh jaringan tubuh. Mama pun bisa lebih santai, tenang, tidak stres dan tidur lebih nyenyak

Baca juga:

3. Cara melakukan pijat oksitosin

3. Cara melakukan pijat oksitosin
Pixabay/Mitchf1

Cara untuk melakukan pijat oksitosin sebenarnya sangat mudah, Ma. Bahkan Mama bisa melibatkan Papa untuk membantu melakukan pijat oksitosin pada Mama.

Untuk melakukan pijat oksitosin, berikut langkah-langkah pijat oksitosin:

1. Posisikan tubuh senyaman mungkin, lebih baik jika Mama duduk bersandar ke depan sambil memeluk bantal. Jika tidak ada, Mama juga bisa bersandar pada meja

2. Berikan pijatan pada kedua sisi tulang belakang dengan menggunakan kepalan tangan. Tempatkan ibu jari menunjuk ke depan

3. Pijat kuat dengan gerakan melingkar

4. Pijat kembali sisi tulang belakang ke arah bawah sampai sebatas dada, mulai dari leher sampai ke tulang belikat

5. Lakukan pijatan ini berulang-ulang selama sekitar 3 menit atau sampai Mama merasa benar-benar nyaman

Jika perlu, konsultasikan dulu pada pakar laktasi agar Mama dan Papa benar-benar memahami gerakan pijat oksitosin.

4. Hal-hal yang harus diperhatikan saat pijat oksitosin

4. Hal-hal harus diperhatikan saat pijat oksitosin
Freepik/Freepic.diller

Meski memberikan manfaat ekstra untuk Mama, bukan berarti lantas pijat oksitosin bisa dilakukan sembarangan. Tetap ada hal-hal yang perlu Mama perhatikan terkait keamanannya.

Salah satunya apabila Mama memiliki riwayat luka terbuka di area punggung. Memberi pijatan sembarangan justru bisa membuat luka menjadi infeksi atau mungkin semakin parah.

Oleh sebab itu, penting pula untuk memerhatikan seberapa besar tekanan yang diberikan saat melakukan pijat. Apabila pijatan terlalu kuat sampai menimbulkan nyeri, kurangi intensitasnya. Jangan sampai setelah pijat Mama justru menjadi memar.

Perhatikan juga waktunya, pijat oksitosin sebaiknya hanya dilakukan pada Mama yang sudah melahirkan. Hindari melakukan pijat oksitosin pada ibu hamil. Pijat oksitosin dilakukan supaya kontraksi saluran ASI bekerja, namun jika dilakukan saat hamil kontraksi otot rahim juga mungkin terjadi.

5. Hormon oksitosin saat menyusui dan cara meningkatkannya

5. Hormon oksitosin saat menyusui cara meningkatkannya
Pexels/Bruce Mars

Lantas apa sebenarnya kaitan antara hormon oksitosin dan proses menyusui? Saat menyusu, bayi akan mengisap puting payudara. Hal ini membuat sel saraf di payudara mengirim sinyal ke otak untuk melepaskan oksitosin.

Nah, saat jumlah oksitosin meningkat, hormon ini membuat kelejar dan saluran ASI berkontraksi dan mengalirkan ASI lebih lancar.

Selain melalui pijat oksitosin, peningkatan hormon oksitosin juga bisa Mama lakukan dengan beberapa cara lain. Di antaranya seperti melakukan hobi yang Mama suka seperti menonton film, berbaring sambil memeluk si Kecil, makan bersama Papa dan bahkan dengan melakukan hubungan intim.

Intinya, saat tubuh Mama lebih rileks dan hati gembira, maka produksi hormon oksitosin juga akan lebih banyak diproduksi. Jadi, jangan lupa bahagia ya, Ma!

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.