Tubuh Mama memproduksi berbagai hormon yang berperan penting dalam kesehatan reproduksi, salah satunya adalah hormon prolaktin yang berfungsi membantu perkembangan jaringan payudara serta merangsang produksi ASI setelah melahirkan.
Namun dalam beberapa kondisi, kadar prolaktin bisa meningkat terlalu tinggi di dalam darah. Kondisi ini dikenal sebagai hiperprolaktinemia.
Ketika kadar prolaktin berlebihan, tubuh dapat mengalami berbagai perubahan, terutama yang berkaitan dengan siklus menstruasi, kesuburan, hingga kesehatan seksual.
Walau tidak termasuk kondisi yang mengancam jiwa, hiperprolaktinemia tetap dijaga karena dapat memengaruhi kualitas hidup dan perencanaan kehamilan.
Berikut Popmama.com merangkum informasi mengenai apa itu hiperprolaktinemia, penyebab, serta gejala yang perlu Mama waspadai. Yuk simak berikut ini.
