Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

Cara Memerah dan Menyimpan Kolostrum dengan Aman, Perhatikan Ini!

Cara Memerah dan Menyimpan Kolostrum dengan Aman, Perhatikan Ini!
Magnific
Intinya Sih
  • Kolostrum adalah ASI pertama kaya antibodi dan nutrisi penting yang melindungi bayi dari infeksi serta membantu pembentukan sistem kekebalan tubuhnya.
  • Pemerahan kolostrum sebaiknya dilakukan setelah konsultasi medis, umumnya mulai usia kehamilan 36 minggu, dengan teknik perah tangan agar lebih aman dan efektif.
  • Kolostrum disimpan dalam wadah steril bersuhu 2–4°C hingga 48 jam atau dibekukan di -18°C untuk penggunaan maksimal enam bulan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Kolostrum merupakan ASI pertama yang diproduksi tubuh menjelang persalinan hingga beberapa hari setelah bayi lahir. Cairan berwarna kekuningan ini mengandung antibodi, protein, vitamin, dan berbagai zat gizi penting yang berperan dalam membantu melindungi bayi dari infeksi serta mendukung pembentukan sistem kekebalannya.

Pada beberapa kondisi, dokter atau bidan mungkin menyarankan ibu hamil untuk mulai memerah kolostrum sebelum persalinan (antenatal colostrum expression). Cara ini dapat membantu menyediakan cadangan kolostrum, terutama jika bayi diperkirakan membutuhkan bantuan menyusu setelah lahir.

Agar manfaatnya tetap optimal, penting untuk mengetahui teknik memerah dan cara menyimpan kolostrum dengan benar.

Berikut Popmama.com rangkum informasi selengkapnya!

Table of Content

1. Kapan boleh mulai memerah kolostrum?

1. Kapan boleh mulai memerah kolostrum?

asi kolostrum
Magnific

Memerah kolostrum sebelum persalinan sebaiknya dilakukan setelah berkonsultasi dengan dokter atau bidan. Pada kehamilan risiko rendah, praktik ini umumnya dapat dimulai sekitar usia kehamilan 36 minggu.

Ibu dengan kondisi tertentu, seperti riwayat persalinan prematur, perdarahan saat hamil, plasenta previa, ketuban pecah dini, atau komplikasi kehamilan lainnya, mungkin tidak disarankan melakukan pemerahan kolostrum karena stimulasi payudara berpotensi memicu kontraksi.

2. Cara memerah kolostrum dengan teknik perah tangan

asi kolostrum
Magnific

Kolostrum memiliki tekstur yang lebih kental dan jumlahnya sedikit sehingga teknik perah tangan (hand expression) lebih dianjurkan dibandingkan menggunakan pompa ASI. Berikut adalah tahapan memerah kolostrum dengan tangan:

  • Cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, lalu siapkan spuit steril atau wadah penyimpanan ASI yang bersih
  • Agar lebih nyaman, bisa memilih tempat yang tenang serta mengompres payudara dengan handuk hangat atau mandi air hangat untuk membantu merangsang keluarnya kolostrum
  • Pijat payudara secara lembut dari bagian luar menuju areola.
  • Letakkan ibu jari di bagian atas dan jari telunjuk di bagian bawah areola hingga membentuk huruf C, kemudian tekan jari ke arah dada dan dorong perlahan ke depan dengan gerakan berirama. 
  • Hindari menarik atau memencet puting secara langsung karena dapat menimbulkan rasa tidak nyaman. 

Kolostrum biasanya hanya keluar dalam beberapa tetes, sehingga setiap tetes sebaiknya ditampung menggunakan spuit steril sebelum mengulangi langkah yang sama pada payudara sebelah.

3. Cara mengumpulkan kolostrum

kolostrum
mamanatural.com/Ilustrasi kolostrum

Karena volume kolostrum umumnya masih sedikit, setiap tetes sebaiknya dikumpulkan menggunakan spuit steril berukuran 1–5 ml atau wadah penyimpanan ASI yang bersih. Setelah selesai, tutup rapat wadah dan beri label berisi tanggal serta jam pemerahan agar lebih mudah memantau masa simpannya.

4. Cara menyimpan kolostrum dengan benar

asi kolostrum
Magnific

Kolostrum dapat disimpan di dalam kulkas bersuhu 2–4°C hingga 48 jam jika akan segera digunakan. Untuk persiapan sebelum persalinan, kolostrum umumnya disarankan segera dibekukan di dalam freezer bersuhu -18°C atau lebih rendah.

Di dalam freezer, kolostrum memiliki kualitas terbaik bila digunakan dalam waktu 6 bulan, meskipun masih dapat disimpan hingga sekitar 12 bulan. Saat akan digunakan, cairkan kolostrum secara bertahap di dalam kulkas atau dengan merendam wadah menggunakan air hangat. Hindari memanaskannya secara langsung atau menggunakan air mendidih.

5. Kapan harus menghentikan pemerahan kolostrum?

asi kolostrum
Magnific

Segera hentikan pemerahan kolostrum dan hubungi dokter atau bidan jika muncul kontraksi yang teratur, nyeri perut yang menetap, perdarahan dari vagina, ketuban pecah, atau gerakan janin terasa berkurang.

Itulah tadi informasi mengenai cara memerah dan menyimpan kolostrum dengan aman. Semoga membantu ya!

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Onic Metheany
EditorOnic Metheany

Related Articles

See More