Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

7 Manfaat Magnesium untuk Ibu Menyusui, Membantu Proses MengASIhi

7 Manfaat Magnesium untuk Ibu Menyusui, Membantu Proses MengASIhi
pexels/JESHOOTS.com

  • Magnesium mendukung produksi energi dan mengurangi kelelahan saat menyusui.

  • Mineral ini meredakan kecemasan ringan, membantu stabilitas mood, dan mengurangi kram otot saat menyusui.

  • Magnesium juga menjaga tekanan darah stabil, mendukung kesehatan tulang, serta melancarkan pencernaan ibu menyusui.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Masa menyusui adalah periode yang sangat penting bagi Mama dan bayi, di mana tubuh Mama bekerja ekstra untuk memproduksi ASI berkualitas.

Agar kebutuhan nutrisi tercukupi, ibu menyusui perlu memperhatikan asupan mineral penting, salah satunya adalah magnesium.

Meski sering terlupakan, magnesium memiliki peran besar dalam menjaga energi, kualitas tidur, kestabilan emosi, hingga mendukung tumbuh kembang bayi melalui ASI.

Nah, kali ini Popmama.com siap membahas lebih lanjut manfaat magnesium untuk ibu menyusui.

  1. 1. Menunjang produksi energi dan mengurangi kelelahan

    ilustrasi tubuh gampang lelah
    freepik/freepik

    Magnesium adalah kofaktor penting dalam reaksi yang menghasilkan ATP atau molekul 'bahan bakar' sel.

    Untuk ibu menyusui yang sering terbangun malam dan butuh energi ekstra, magnesium yang cukup membantu proses metabolisme energi sehingga tubuh merasa lebih bertenaga saat harus menyusui dan merawat bayi.

    Bukti tinjauan menunjukkan peran magnesium pada metabolisme dan fungsi otot/energi. Meski demikian, jika lelah parah berlangsung terus-menerus, penting mencari penyebab lain.

    Magnesium memang bisa membantu bila ada kekurangan, tetapi bukan sebagai obat tunggal untuk kelelahan kronis.

  2. 2. Meredakan kecemasan ringan dan membantu stabilitas mood

    ilustrasi lelah emosional
    freepik./jcomp

    Magnesium berinteraksi dengan neurotransmiter dan reseptor NMDA/GABA sehingga dapat memiliki efek menenangkan pada sistem saraf.

    Bahkan, beberapa kajian observasional dan uji coba kecil melaporkan adanya penurunan gejala kecemasan dan mood yang lebih stabil setelah suplementasi pada individu dengan kadar magnesium rendah.

    Ini relevan untuk ibu menyusui yang mengalami kecemasan ringan atau mood-swings pasca persalinan. Namun, untuk gangguan mood berat atau depresi postpartum, pendekatan utama tetap terapi psikologis atau obat yang direkomendasikan dokter.

    Magnesium bisa menjadi pelengkap, bukan pengganti perawatan profesional jika memang ada indikasi klinis.

  3. 3. Mengurangi kram dan pegal saat menyusui

    pexels/Sora Shimazaki
    pexels/Sora Shimazaki

    Aktivitas menyusui sering membuat Mama duduk lama dalam posisi yang sama. Akibatnya, otot punggung, leher, atau kaki bisa terasa pegal.

    Magnesium membantu mengatur kontraksi dan relaksasi otot, sehingga dapat mengurangi kram atau nyeri otot yang sering muncul.

    Selain itu, magnesium juga membantu mempercepat pemulihan otot setelah kelelahan. Jadi, kalau Mama sering merasa tubuh kaku setelah menggendong bayi, pastikan asupan mineral ini tercukupi dari makanan seperti pisang, alpukat, atau kacang-kacangan.

  4. 4. Menjaga tekanan darah tetap stabil

    freepik/senivpetro
    freepik/senivpetro

    Magnesium juga berperan penting dalam menjaga tekanan darah agar tetap stabil. Setelah melahirkan, beberapa Mama mungkin mengalami tekanan darah yang tidak menentu.

    Dengan asupan magnesium yang cukup, pembuluh darah bisa lebih rileks dan aliran darah pun menjadi lebih lancar.

    Namun, kalau Mama punya riwayat tekanan darah tinggi, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter sebelum mengonsumsi suplemen.

    Karena setiap orang memiliki kebutuhan magnesium yang berbeda tergantung kondisi tubuhnya.

  5. 5. Mendukung kesehatan tulang

    ilustrasi kesehatan tulang (Pexels/Gustavo Fring)
    Pexels/Gustavo Fring

    Selama masa menyusui, tubuh membutuhkan banyak mineral untuk menjaga kekuatan tulang, salah satunya magnesium. Mineral ini membantu menjaga kepadatan tulang dan bekerja sama dengan kalsium serta vitamin D agar tulang tetap sehat.

    Magnesium memang ada di dalam ASI, tapi jumlahnya tidak otomatis meningkat banyak walaupun Mama minum suplemen magnesium. Sebab, tubuh manusia punya mekanisme alami yang mengatur kadar nutrisi dalam ASI supaya tetap seimbang untuk bayi.

    Jadi, jika Mama menambah asupan magnesium, manfaat utamanya akan lebih terasa untuk diri sendiri, bukan berarti ASI langsung mengandung lebih banyak magnesium secara signifikan.

  6. 6. Secara tidak langsung membantu proses menyusui menjadi lebih lancar

    pexels/MART PRODUCTION
    pexels/MART PRODUCTION

    Magnesium berperan dalam lebih dari 300 reaksi biokimia dalam tubuh, termasuk produksi energi, fungsi otot, sistem saraf, dan metabolisme hormon.

    Bila asupan magnesium cukup, ibu menyusui bisa merasa lebih bugar, memiliki kualitas tidur yang lebih baik, dan mungkin lebih stabil secara emosional. Kondisi ini sangat membantu agar proses menyusui berjalan lancar karena ibu menyusui dalam kondisi fisik dan mental yang lebih siap.

  7. 7. Membantu melancarkan pencernaan

    freepik/wayhome
    freepik/wayhome

    Setelah melahirkan, banyak Mama mengalami sembelit atau sulit buang air besar. Beberapa jenis magnesium, seperti magnesium citrate, bisa membantu melunakkan tinja dan membuat pencernaan lebih lancar.

    Dengan begitu, Mama bisa merasa lebih nyaman saat masa pemulihan. Tapi jangan sembarangan memilih suplemen ya, Ma. Pastikan konsultasi dulu dengan dokter agar tahu dosis dan bentuk magnesium yang aman, terutama kalau Mama masih menyusui eksklusif.

    Demikian pembahasan mengenai manfaat magnesium untuk ibu menyusui. Semoga bisa menjadi ilmu baru ya, Ma.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More