Melahirkan secara normal adalah proses fisiologis yang umum dilakukan oleh banyak perempuan. Namun, penelitian menunjukkan bahwa frekuensi persalinan normal yang tinggi dapat meningkatkan risiko infeksi Human Papillomavirus (HPV), yang merupakan penyebab utama kanker serviks.
Hal ini disebabkan oleh trauma berulang pada serviks selama proses persalinan, yang dapat mempermudah infeksi HPV. Selain itu, perempuan yang menikah pada usia muda juga memiliki risiko lebih tinggi terinfeksi HPV. Organ reproduksi yang belum matang sepenuhnya membuat mereka lebih rentan terhadap infeksi.
Agar Mama dapat memahami lebih lanjut, berikut Popmama.com akan membahas tentang melahirkan normal terlalu sering bisa tingkatkan risiko kanker serviks. Yuk, simak penjelasannya, Ma!
