Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Penting! Simak 5 Penyebab Nyeri Sendi setelah Melahirkan

Penting! Simak 5 Penyebab Nyeri Sendi setelah Melahirkan
ilustrasi nyeri sendi (freepik.com/freepik)
Intinya Sih
  • Nyeri sendi setelah melahirkan umum terjadi akibat proses persalinan yang panjang serta perubahan hormon yang memengaruhi otot dan persendian.
  • Lima penyebab utama nyeri sendi pascamelahirkan meliputi rheumatoid arthritis, posisi duduk salah, tekanan pada tulang punggung, efek operasi cesar, dan aktivitas mengurus anak.
  • Penanganan nyeri dapat dilakukan dengan terapi medis, menjaga postur tubuh, olahraga ringan, pijat, atau berendam air hangat untuk membantu pemulihan tubuh Mama.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Setelah melahirkan banyak mama yang mengalami pegal-pegal atau nyeri pada sendi. Hal ini cukup wajar terjadi karena saat proses melahirkan, Mama harus bertahan dengan waktu yang lama, sehingga timbul nyeri otot dan kekakuan pada sendi.

Tidak hanya itu, perubahan hormon yang terjadi pada ibu hamil ketika melahirkan juga menyebabkan munculnya rasa nyeri pada persendian.

Tetapi, di luar setelah proses kelahiran. Ada beberapa hal yang dapat memicu Mama mengalami nyeri sendi.

Jika Mama ingin mengetahui terkait penyebab nyeri sendi setelah melahirkan, kali ini Popmama.com telah merangkumnya

1. Rheumatoid arthritis

Seorang wanita dengan rambut disanggul sedang menerima pijatan di area leher dan bahu dari seorang terapis di latar putih.
pixabay/whitesession

Rheumatoid arthritis adalah gangguan peradangan kronis yang dapat memengaruhi lebih dari sekadar persendian. 

Rheumatoid arthritis merupakan gangguan autoimun yang terjadi ketika sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang jaringan tubuh kita sendiri.Penyakit ini sering terjadi pada area tertentu, seperti kaki dan tangan. Tetapi, bisa juga terjadi pada area mata, paru-paru, dan pembuluh darah.

Mama bisa mengonsumsi obat pereda nyeri ataupun terapi ke dokter untuk menyembuhkan penyakit ini.

2. Posisi duduk yang salah

Seorang wanita hamil mengenakan jaket merah bersandar di dinding bata sambil memegang perutnya di area luar ruangan yang rindang.
pixabay/fotorech

Saat masa kehamilan di usia kandungan trimester ketiga, Mama pasti mengalami kesulitan dalam mengatur posisi duduk yang baik dan nyaman. Hal ini sangat wajar karena perut mama yang semakin membesar.

Posisi duduk yang salah akan menyebabkan ketegangan di bagian tubuh tulang belakang atau punggung, sehingga dapat menimbulkan pegal-pegal setelah proses melahirkan.

Mama bisa meminta bantuan Papa atau keluarga yang lain untuk mengatur posisi yang baik.

3. Tulang punggung tertekan

Perempuan hamil mengenakan pakaian hitam memegang bunga oranye di tangan, berdiri di luar ruangan dengan latar taman hijau.
pixabay/wenphotos

Tulang belakang atau punggung merupakan penyangga berat badan mama terutama ketika memasuki trisemeter ketiga kehamilan. Hal ini menyebabkan adanya bekas cedera pada otot tulang belakang yang mengakibatkan Mama mengalami nyeri setelah proses melahirkan.

Ketika hamil dan setelah melahirkan, Mama bisa melakukan olahraga ringan agar tidak mengalami nyeri pada tulang belakang atau tulang punggung.

4. Operasi secara cesar

Tim dokter mengenakan pakaian bedah hijau sedang melakukan operasi di ruang operasi rumah sakit dengan peralatan medis lengkap.
pixabay/sasint

Bagi Mama yang pernah atau saat ini baru saja menjalani operasi cesar, mungkin akan mengalami keluhan seperti nyeri di bagian tulang belakang. Hal ini bisa terjadi karena adanya efek bekas suntikan yang Mama dapatkan menjelang atau saat operasi.

Jika Mama merasakan nyeri yang hebat, pastikan Mama segera berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

5. Mengurus anak

Keluarga bahagia terdiri dari ayah, ibu, anak kecil, dan bayi yang sedang tidur bersama di tempat tidur dengan suasana hangat.
pixabay/460273

Setelah Mama melahirkan si Kecil, kondisi tubuh akan mengalami penurunan dan membutuhkan waktu beberapa hari untuk pulih kembali. Namun, Mama dituntut untuk melakukan aktivitas kembali seperti mengurus anak. Hal ini seringkali membuat badan mama menjadi nyeri dan pegal-pegal.

Banyak cara yang dapat Mama lakukan untuk mengatasi pegal di tubuh, yaitu pijat dan berendam air hangat.

Itulah beberapa penyebab nyeri sendi setelah melahirkan. Semoga kondisi tubuh segera pulih dan nyeri sendi menghilang ya, Ma.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More