Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Penyebab Nyeri saat Berhubungan Intim yang Harus Diwaspadai!

3 min read
Penyebab Nyeri saat Berhubungan Intim yang Harus Diwaspadai!
magnific.com
  • Nyeri saat berhubungan atau dispareunia, dapat terjadi di area luar maupun dalam organ intim dan dipicu faktor fisik atau perubahan hormon.

  • Penyebab umum meliputi kurangnya pelumas akibat kekeringan, penurunan estrogen atau obat tertentu, serta infeksi jamur dan ISK yang dapat disertai keputihan abnormal.

  • Nyeri juga bisa terkait endometriosis, kista ovarium, vaginismus, atau jaringan parut pascamelahirkan; pemeriksaan dokter diperlukan bila keluhan berlanjut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Rasa nyeri saat berhubungan intim dengan pasangan tentu merupakan kondisi yang sangat mengganggu dan terasa tidak nyaman. Tapi Mama harus tahu kalau kondisi ini dikenal dengan istilah dispareunia, yang bisa dirasakan di area luar atau dalam organ intim. 

Sebenarnya rasa nyeri cukup umum terjadi dan bisa dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari masalah fisik hingga perubahan hormon. Sayangnya, tak sedikit perempuan yang merasa malu untuk membicarakannya sehingga rasa sakit terus ditahan. 

Padahal, dengan mengenali penyebabnya dapat jadi langkah awal untuk Mama bisa menemukan penanganan yang tepat. Berikut Popmama.com telah rangkum dari website Cleveland Clinic terkait informasi selengkapnya!

  1. 1. Kurangnya pelumas di area organ intim

    Penyebab nyeri saat berhubungan yang harus diwaspadai (2)
    magnific.com

    Salah satu penyebab paling umum yang sering dikeluhkan ialah kondisi organ intim yang terasa kering saat berpenetrasi, kurangnya cairan pelumas dapat menyebabkan gesekan yang memicu rasa perih hingga lecet. 

    Selain itu, penurunan kadar hormon estrogen juga dapat menjadi pemicu berkurangnya kelembapan alami pada area kewanitaan, kondisi ini sering dialami Ibu yang sedang dalam masa menyusui setelah melahirkan. 

    Penggunaan obat-obatan tertentu seperti antihistamin juga bisa memengaruhi produksi pelumas alami, maka cara mengatasinya Mama dapat menggunakan pelumas berbahan dasar air untuk meredakan gesekan.

  2. 2. Terdapat Infeksi jamur dan saluran kemih

    Penyebab nyeri saat berhubungan yang harus diwaspadai (3)
    magnific.com

    Rasa nyeri yang menyengat saat berhubungan intim juga bisa menjadi penanda adanya infeksi pada organ reproduksi, seperti infeksi jamur yang sering memicu peradangan dan rasa gatal.

    Selain infeksi di vagina, Infeksi Saluran Kemih (ISK) juga dapat menjadi penyebab munculnya rasa tak nyaman. Saat kandung kemih terinfeksi, tekanan saat berhubungan intim akan memicu rasa nyeri di perut bawah. 

    Biasanya, kondisi infeksi ini disertai dengan gejala lain seperti keputihan tidak normal dengan bau menyengat. Jika Mama merasakan gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.

  3. 3. Gangguan kesehatan endometriosis

    Penyebab nyeri saat berhubungan yang harus diwaspadai (4)
    magnific.com

    Jika rasa sakit di bagian panggul saat penetrasi, ada kemungkinan terdapat masalah tertentu. Salah satu kondisi kesehatan reproduksi yang sering menjadi pemicu utamanya ialah endometriosis, sebuah jaringan mirip lapisan yang tumbuh di luar organ rahim.

    Namun selain endometriosis, keberadaan kista ovarium juga dapat menimbulkan ketidaknyamanan serupa. Tekanan yang terjadi saat berhubungan intim dapat menekan area kista. 

    Akibatnya timbul rasa nyeri yang mengganggu, untuk itu selalu sadari masalah yang terjadi di tubuh mama dan lakukan pemeriksaan USG panggul ke dokter.

  4. 4. Otot panggul terlalu kaku

    Penyebab nyeri saat berhubungan yang harus diwaspadai (5)
    magnific.com

    Masalah pada otot-otot panggul juga memegang peran penting terhadap munculnya rasa nyeri saat berhubungan, salah satu gangguan medis yang cukup sering terjadi ialah vaginismus. 

    Kondisi ini ditandai dengan kejang atau pengetatan otot vagina secara refleks saat akan penetrasi, pengetatan otot yang tidak disengaja akan membuat organ intim terasa sangat sempit atau seperti tertutup rapat.

  5. 5. Bekas luka setelah melahirkan belum sembuh total

    Penyebab nyeri saat berhubungan yang harus diwaspadai (6)
    magnific.com

    Proses pemulihan fisik setelah melahirkan ternyata dapat menjadi faktor pemicu munculnya rasa sakit. Jika Mama pernah menjalani prosedur episiotomi atau mengalami robekan jalan lahir, jaringan parut bisa terbentuk. 

    Jaringan bekas luka ini cenderung kurang elastis sehingga terasa nyeri saat teregang, sehingga memaksa berhubungan saat organ intim belum pulih sepenuhnya tentu tidak disarankan. 

    Itulah penyebab nyeri saat berhubungan yang harus Mama waspadai dan selalu luangkan waktu berkonsultasi ke dokter jika rasa nyeri berkelanjutan!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More