Bagi Mama yang sedang dalam fase menyusui eksklusif, kehadiran siklus menstruasi tentu memberikan dinamika baru. Tak jarang, banyak Mama yang merasakan ada yang "berbeda" dengan si Kecil saat menyusu di waktu-waktu tertentu, terutama saat Mama sedang haid. Muncul kekhawatiran apakah produksi ASI berkurang atau kualitasnya menurun karena perubahan hormon yang terjadi di dalam tubuh.
Secara medis, menstruasi memang memengaruhi keseimbangan hormon, seperti estrogen dan progesteron. Perubahan kadar hormon ini merupakan proses alami tubuh yang bisa berdampak pada komposisi ASI. Namun, penting bagi Mama untuk memahami bahwa kondisi ini bukanlah tanda bahwa ASI Mama sudah "basi" atau harus berhenti menyusui.
Penelitian menunjukkan bahwa selama siklus menstruasi, ada sedikit perubahan pada kadar natrium dan klorida dalam ASI. Hal ini terkadang membuat rasa ASI menjadi sedikit lebih asin bagi si Kecil. Itulah sebabnya, beberapa bayi mungkin menunjukkan perilaku menyusu yang lebih rewel atau sesekali melepaskan puting karena perubahan rasa yang samar tersebut.
Tetap tenang dan jangan terburu-buru melakukan weaning atau beralih ke susu formula, ya, Ma. Tubuh Mama tetap mampu memproduksi nutrisi terbaik. Memahami apa yang terjadi pada tubuh adalah langkah awal untuk tetap tenang menjalani hari-hari menyusui meskipun sedang dalam periode bulanan.
Berikut adalah beberapa hal yang perlu Mama ketahui mengenai perubahan produksi ASI saat sedang haid yang dirangkum oleh Popmama.com di bawah ini!
