Penuh Perjuangan, Kezia Warouw Melahirkan Bayi Seberat 4,5 Kilogram

Kezia melahirkan bayi perempuan seberat 4,5 kilogram di Manado

27 November 2020

Penuh Perjuangan, Kezia Warouw Melahirkan Bayi Seberat 4,5 Kilogram
Instagram.com/keziawarouw

Kabar bahagia datang dari Puteri Indonesia tahun 2016, Kezia Warow. Perempuan berusia 29 tahun ini baru saja melahirkan putri pertama pada 24 November 2020 dari pernikahannya dengan Christian Rantepadang. Lewat akun Instagram dirinya, Kezia mengumumkan momen kelahiran anaknya.

“Welcoming our little princess Baby K,” jelas Kezia.

Bagaimana proses kelahiran anak Kezia Warouw dan sang Suami? Berikut Popmama.com rangkum momen haru mereka.

1. Melahirkan anak perempuan seberat 4,5 kg

1. Melahirkan anak perempuan seberat 4,5 kg
Instagram.com/keziawarouw

Dikutip dari berbagai sumber, Alle Robi, manager dari Alle Management mengumumkan berita kelahiran anak Kezia dan Christian pada 24 November 2020.

"Telah lahir dengan selamat, putri pertama dari @keziawarouw dan @christianrantepadang dengan berat badan 4,5 kg dan tinggi badan 54 cm pada pukul 20.33 WITA di rumah sakit @siloammanado. Terima kasih untuk segala doa dan dukungan pada pasangan Kezia dan Christian," tulis Alle Robi.

Kezia sendiri melahirkan bayi perempuan yang ia sebut baby K. Hingga berita ini diterbitkan, Kezia belum mengumumkan nama lengkap anaknya.

Editors' Picks

2. Kezia dan sang Suami bahagia sambut anak pertama

2. Kezia sang Suami bahagia sambut anak pertama
Instagram.com/brotheralle

Perjuangan panjang Kezia Warouw melahirkan patut diapresiasi. Lewat Instagramnya, ia mengungkapkan rasa terima kasih yang terdalam kepada semua pihak yang mendukungnya. Kezia juga menceritakan bahwa proses persalinannya ini terjadi serba dadakan. Meski begitu ia tetap berterima kasih terhadap Tuhan yang sudah mempercayakan seorang anak kepadanya. 

“Terima kasih kepada semuanya untuk doa dan ucapan yang tidak bisa kami balas satu persatu kiranya Tuhan yang balas berkat dan memberkati kalian semua..

Terima kasih Tuhan untuk semua hal yang bisa kami lalui, proses yang begitu serba dadakan dan di luar rencana kami. Namun rencana-Mu yang terbaik buat keluarga kami,” tulis Kezia

3. Penyebab bayi lahir besar

3. Penyebab bayi lahir besar
Pixabay/boaphotostudio

Dari informasi yang dibagikan Alle Robi, Kezia melahirkan anak pertama yang memiliki berat badan cukup besar dibanding bayi baru lahir lainnya. Dikutip dari Mayo Clinic, bayi besar merujuk pada janin yang lahir dan memiliki berat lebih dari sama dengan 4.000 gram atau 4 kilogram.

Biasanya, faktor genetik dan kondisi ibu hamil yang mengalami obesitas atau diabetes dapat menyebabkan bayi lahir besar. Namun, ada pula beberapa kasus yang menyebabkan janin memiliki kondisi medis tertentu yang membuatnya tumbuh lebih cepat dan lebih besar. Beberapa kasus lainnya belum diketahui apa yang menyebabkan bayi lahir besar.

4. Risiko bayi lahir besar

4. Risiko bayi lahir besar
Freepik/KamranAydinov

Ada beberapa kemungkinan risiko yang bisa dialami baik oleh ibu hamil yang melahirkan bayi besar atau sang Bayi sendiri. Dilansir dari Mayo Clinic, berikut risiko untuk sang Mama yang melahirkan bayi besar:

  • Cedera saat proses kelahiran (pervaginam), biasanya bayi lahir besar akan dilakukan proses bedah caesar.
  • Luka di saluran kelahiran karena bisa merobek jaringan vagina dan otot-otot antara vagina dan anus (otot perineal) ketika melahirkan normal.
  • Perdarahan setelah melahirkan. Ketika otot rahim tidak berkontraksi dengan benar setelah melahirkan (atony rahim) bisa menyebabkan perdarahan yang serius (jika kelahiran secara pervaginam).
  • Rahim pecah. Jika ibu hamil pernah melakukan operasi caesar sebelumnya dan hamil bayi besar maka meningkatkan risiko pecahnya rahim selama persalinan. Ini merupakan komplikasi langka. Ketika terjadi maka operasi darurat diperlukan untuk mencegah sang Mama kehilangan nyawa.

Tak hanya bisa terjadi pada sang Mama, risiko bayi lahir besar juga bisa menyebabkan beberapa gangguan untuk bayi yang dilahirkan. Berikut informasi lengkapnya:

  • Memiliki kadar gula lebih rendah.
  • Peningkatan risiko terhadap kasus obesitas masa kanak-kanak.
  • Sindrom metabolik, yakni peningkatan tekanan darah, kadar gula darah tinggi, kelebihan lemak tubuh di sekitar pinggang dan kadar kolesterol abnormal. Ini bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan diabetes. Namun, perlu adanya penelitian lebih lanjut untuk menentukan apakah efek ini dapat terus berlanjut ketika sang Bayi sudah dewasa.

5. Cara mencegah bayi lahir besar

5. Cara mencegah bayi lahir besar
Freepik/pch.vector

Dikutip dari Mayo Clinic, salah satu cara mencegah bayi lahir besar adalah dengan mempertimbangkan asupan makan dan berolahraga selama kehamilan. Berikut informasi lengkapnya:

  • Konsultasi secara berkala mengenai kesehatan ibu hamil tersebut
  • Pantau berat badan secara berkala dengan kenaikan yang normal
  • Jika memiliki diabetes sebelum hamil maka berkonsultasilah dengan dokter terkait. Karena mengontrol kadar gula darah adalah cara terbaik untuk mencegah komplikasi yang bisa terjadi
  • Rajin berolahraga

Itulah tadi informasi mengenai kelahiran anak pertama Kezia Warouw seberat 4,5 kilogram. Kini, Kezia masih dalam tahap pemulihan dan istirahat. Persalinan Kezia kemarin juga berjalan lancar dan Mama serta bayinya dalam keadaan sehat. Sekali lagi selamat untuk Mama Kezia!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.