- 750 gram ikan patin, cuci bersih dan potong menjadi lima bagian
- 5 lembar daun pisang untuk membungkus
- 5 lembar daun salam
- 2 sdm minyak goreng
- 1 sdm air jeruk nipis
- Lidi secukupnya untuk menyemat
Rekomendasi Resep dengan Ikan Patin untuk Nutrisi Ibu Menyusui

Ikan patin direkomendasikan untuk ibu menyusui karena kaya protein dan omega-3, yang disebut mendukung pemulihan pascamelahirkan, kualitas ASI, perkembangan otak bayi, serta kestabilan suasana hati.
Tujuh variasi olahan patin: pepes, gulai, masak rempah, rica, sate kukus, bumbu kencur, dan perkedel panggang, dengan teknik memasak yang beragam.
Bahan pendamping seperti rempah, santan, tahu, dan kemangi digunakan untuk melengkapi cita rasa di setiap masakan.
Masa menyusui merupakan momen yang penting di mana nutrisi yang Mama konsumsi bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk mendukung tumbuh kembang anak melalui ASI.Â
Ikan patin sendiri kaya akan protein berkualitas tinggi yang penting untuk pemulihan fisik Mama pasca melahirkan. Selain itu, ikan ini mengandung asam lemak omega-3 yang sangat baik untuk perkembangan otak buah hati serta membantu menjaga suasana hati Mama agar tetap stabil.Â
Nah, agar Mama tidak bingung dalam mengelola ikan patin yang beragam dan lezat, berikut Popmama.com telah rangkum rekomendasi resep olahan ikan patin. Disimak ya!
Table of Content
1. Pepes ikan patin

Popmama.com/Reisya Adelia/AI Teknik kukus dapat menjaga kandungan nutrisi ikan tetap utuh dan tidak rusak oleh panas tinggi, protein serta lemak sehat dalam patin membantu mendukung Mama dalam produksi ASI yang berkualitas dan kaya nutrisi bagi si Kecil.
Bahan:
Bumbu halus:
- 4 butir kemiri, 3 sdm irisan cabai merah, 3 sdm irisan bawang merah
- 2 buah tomat yang dipotong-potong, 1 sdt terasi, 1 sdm garam
- 1 sdt irisan kunyit, 1 sdt irisan serai tipis
Cara membuat:
- Lumuri ikan dengan air jeruk nipis, diamkan selama 15 menit agar bau amis hilang.
- Campur ikan dengan bumbu halus dan minyak goreng, diamkan lagi selama 30–60 menit agar bumbu meresap sempurna.
- Ambil selembar daun pisang, beri satu potong ikan dan selembar daun salam. Bungkus rapi dan semat dengan lidi.
- Kukus pepes selama kurang lebih 45 menit hingga matang sempurna.
2. Gulai ikan patin

Popmama.com/Reisya Adelia/AI Kandungan rempah dalam gulai seperti jahe memiliki efek menghangatkan tubuh dan bersifat anti inflamasi yang sangat membantu Mama merasa lebih nyaman dan rileks. Dengan protein dari ikan patin yang tetap terjaga, dapat mempercepat pemulihan jaringan tubuh pasca persalinan.
Bahan:
- 1 kg ikan patin, bersihkan dan potong menjadi lima bagian
- 1 liter air, 3 sdm minyak untuk menumis
- 10 buah belimbing wuluh, 1 buah tomat
- 1 lembar daun kunyit, 3 lembar daun jeruk, 3 cm lengkuas, 1 batang serai
Bumbu halus:
- 10 buah cabai merah, 5 butir bawang merah, 5 siung bawang putih, 3 cm jahe, 1 sdt garam
Cara membuat:
- Tumis bumbu halus bersama daun kunyit, daun jeruk, lengkuas, dan serai sampai harum.
- Tuangkan air, biarkan sampai mendidih.
- Masukkan ikan patin dan belimbing wuluh.
- Setelah ikan mulai matang, kecilkan api dan masukkan potongan tomat.
- Masak hingga ikan benar-benar matang.
3. Patin masak rempah

Popmama.com/Reisya Adelia/AI Santan memberikan tambahan lemak sehat yang membantu penyerapan vitamin larut lemak seperti vitamin A, D, E, dan K yang penting untuk kesehatan Mama dan bayi.Â
Bahan:
- 750 gram ikan patin
- 2 sdm air asamÂ
- 400 ml santan
- 2 sdm minyak goreng
- 3 sdm bawang goreng
- 2 batang serai
- 1 iris lengkuas
- 2 lembar daun salam
- 2 lembar daun jeruk
- 1 sdm gula merah yang sudah dipotong
Bumbu halus:
- 3 sdm irisan bawang putih, 1 sdm ketumbar, 1/2 sdt merica, 5 butir kemiri, 1 sdm irisan jahe, 1 sdt jintan, garam secukupnya
Cara membuat:
- Lumuri ikan patin dengan air asam hingga rata, diamkan selama 30 menit.
- Panaskan minyak, tumis bumbu halus bersama bumbu lainnya hingga harum.
- Masukkan ikan patin, aduk hingga ikan berubah warna.
- Tuang santan, masak hingga matang dan bumbu meresap. Angkat dan taburi bawang goreng.
4. Patin masak rica

Popmama.com/Reisya Adelia/AI Protein tinggi dalam ikan patin dapat menjadi sumber energi utama bagi Mama dalam memenuhi kebutuhan harian untuk memproduksi ASI yang kental dan bergizi.
Bahan:
- 1 ekor ikan patin yang potong-potong
- 1 sdm air jeruk nipis dan 1/2 sdt garamÂ
- 100 ml air, 1 genggam daun kemangi
- Minyak goreng secukupnya
- 1 batang serai
- 3 cm jahe muda
- 3 cm lengkuas
- 4 lembar daun jeruk
- 4 lembar daun salam
Bumbu halus:
- 6 buah bawang merah, 4 siung bawang putih, 10 buah cabai keriting merah, 2 cm kunyit bakar, garam dan gula secukupnya
Cara membuat:
- Lumuri ikan dengan air jeruk nipis dan garam, diamkan selama 15 menit. Cuci bersih, lalu goreng hingga matang dan agak kering.
- Panaskan minyak, tumis bumbu ulek dan bumbu lainnya hingga harum.
- Tuang air, masak hingga mendidih.
- Masukkan ikan patin goreng, aduk hingga bumbu meresap. Tambahkan daun kemangi sesaat sebelum diangkat.
5. Sate patin kukus

Popmama.com/Reisya Adelia/AI Kandungan asam lemak omega-3 yang tinggi pada ikan patin sangat bermanfaat untuk mendukung perkembangan kecerdasan otak anak melalui ASI.
Bahan:
- 300 gram fillet ikan patin tanpa kulit, haluskan
- 100 ml santan
- Â 50 gram tepung sagu
- 1 butir telur
- 2 sdm irisan daun bawang
- 2 buah cabai merahÂ
Bumbu halus:
- 2 sdm irisan bawang merah, 1 sdm irisan bawang putih, 1/2 sdt merica, 1 sdt ketumbar, 1 sdt garam, 1 sdt gula pasir
Cara membuat:
- Campur ikan halus dengan santan, tepung sagu, telur, daun bawang, dan bumbu halus hingga tercampur rata.
- Tuangkan adonan ke dalam cetakan yang sudah diolesi sedikit minyak. Beri irisan cabai merah di atasnya.
- Kukus selama 30 menit hingga matang.
- Setelah dingin, keluarkan dari cetakan dan sajikan hangat.
6. Patin bumbu kencur

Popmama.com/Reisya Adelia/AI Kencur dikenal mampu membantu mengatasi pegal-pegal otot, kombinasi ikan dan tahu dalam resep ini menyediakan protein nabati dan hewani yang lengkap untuk mendukung pemulihan tubuh Mama.
Bahan:
- 750 gram ikan patin, potong menjadi lima bagian
- 15 buah tahu goreng
- 600 ml santan encer, 1 sdm air asam, 1 sdt garam
- Minyak goreng secukupnya
- 2 lembar daun salam
- 2 lembar daun jeruk
- 1 iris lengkuas
- 1 sdm gula merah yang sudah dipotong
Bumbu halus:
- 2 sdm irisan bawang merah, 2 sdm irisan bawang putih, 1 sdm irisan kencur, 1 sdt terasi, 1 sdm garam, 1 sdm irisan cabai merah
Cara membuat:
- Lumuri ikan dengan air asam dan garam, goreng hingga setengah kering.
- Tumis bumbu halus dan bumbu lainnya hingga harum.
- Tuangkan santan encer, masukkan ikan dan tahu goreng. Masak dengan api sedang hingga kuah sedikit menyusut dan bumbu meresap.
7. Perkedel patin

Popmama.com/Reisya Adelia/AI Dengan cara memanggang perkedel, masakan ini lebih rendah lemak jenuh dibandingkan digoreng biasa. Protein tinggi di dalamnya membantu Mama menjaga kestabilan suasana hati selama masa menyusui.
Bahan:
- 300 gram fillet ikan patin tanpa kulit, haluskan
- 50 gram tepung roti, 1 butir telur, 2 sdm irisan daun kucai
- Minyak untuk mengoles loyang
Bumbu halus:
- 1 sdm bawang putih goreng, 2 sdm bawang merah goreng, 1 sdt merica bubuk, 1 sdt pala bubuk, 1 sdt garam, 1 sdm irisan cabai merah
Cara membuat:
- Campur ikan halus dengan telur, tepung roti, bumbu halus, dan daun kucai yang diaduk dengan rata.
- Bentuk adonan menjadi 10 bulatan.
- Letakkan di loyang yang telah diolesi minyak, lalu panggang dalam oven selama 20 menit hingga berwarna kuning kecoklatan.
Semoga resep-resep ini bisa dapat menjadi inspirasi menu sehat Mama di rumah, jangan lupa untuk selalu mengonsumsi makanan bervariasi agar nutrisi ASI tetap optimal ya, Ma!





















