Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Apa perbedaan dari Bingung Puting dan Nursing Strike? Cek Dulu!

Apa perbedaan dari Bingung Puting dan Nursing Strike? Cek Dulu!
Pexels.com/Sarah Chai
  • Bayi yang menolak menyusu langsung tidak selalu mengalami bingung puting; kondisi tersebut juga bisa berupa nursing strike.
  • Penggunaan feeder cup atau botol sebelum menyusui langsung dapat membuat bayi kesulitan beradaptasi dan enggan mengisap puting.
  • Bayi yang sebelumnya lancar menyusu lalu tiba-tiba menolak dapat dipengaruhi berbagai penyebab, sehingga perlu membedakan kedua kondisi tersebut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Saat bayi tidak mau menyusui secara langsung, banyak Mama menyebut itu sebagai bingung puting. Padahal, bisa juga itu merupakan nursing strike. Bagaimana cara mengetahui perbedaannya? 

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menyusui bayi, bisa dari menyusui secara langsung, menggunakan feeder cup, atau dengan botol. Namun jika dimulai dengan alat-alat di atas, mungkin saja si Kecil akan merasa bingung saat menyusui secara langsung. Efeknya, bayi pun enggan menyusu dan menolak puting. 

Lalu, ada juga fase di mana si Kecil yang tadinya sudah pintar untuk menyusui, namun tiba-tiba menolak untuk menyusui. Hal ini bisa disebabkan oleh banyak hal. Yang mana yang dikarenakan bingung puting? Yang mana yang disebabkan karena nursing strike? Popmama.com akan menjabarkannya untuk Mama. 


  1. 1. Bingung puting dan nursing strike

    Unsplash.com
    Unsplash.com

    Bingung puting adalah kondisi saat bayi menolak atau kesulitan menyusu langsung dari payudara karena terbiasa menggunakan alat bantu seperti dot atau feeder. Alat bantu ini membuat susu mengalir cepat tanpa usaha, sedangkan menyusu di payudara butuh kerja otot wajah yang kuat. 

    Kalau nursing strike adalah kondisi ketika bayi yang biasanya menyusu dengan baik secara tiba-tiba menolak atau mogok menyusu dari payudara maupun dari botol. Umumnya, kondisi ini bersifat sementara dan bukan tanda bayi ingin disapih, melainkan hanya tanda adanya ketidaknyamanan. 


  2. 2. Ciri-cirinya

    Pexels.com/MART PRODUCTION
    Pexels.com/MART PRODUCTION

    Pada bayi yang bingung puting, terdapat beberapa ciri-ciri. Pertama, bayi mendorong lidahnya ke atas selama menghisap dan mendorong payudara keluar dari mulutnya. Lalu, mulutnya tidak mau membuka lebar dan malah menguncup. Saat menyusu lebih sering lepas, menjepit puting pada bagian depan mulut berkali-kali seperti bingung. Terakhir, bayi akan lebih rewel dan mudah marah karena ASI tidak mengalir semudah ketika menggunakan botol. 

    Sedangkan pada nursing strike, bayi dengan jelas menolak menyusu, dengan cara apapun. 

  3. 3. Alasan bayi bingung puting dan nursing strike

    Magnific
    Magnific

    Ada beberapa alasan kenapa bayi bisa bingung puting, yaitu perkenalan dot atau botol yang terlalu dini, terdapat perbedaan teknik menyusu, atau mengalami kondisi medis tertentu. 

    Pada nursing strike, ada beberapa faktor yang bisa jadi pemicunya, antara lain karena ada rasa tidak nyaman di mulut, seperti tumbuh gigi atau sariawan. Lalu, terjadi perubahan besar dalam rutinitas bayi, seperti jadwal tidur yang berantakan. 

    Kemudian, bisa juga aroma tubuh ibu terasa beda dari biasanya atau karena bayi sedang sakit seperti pilek atau radang. Bayi jadi mogok menyusui bisa juga karena respons ibu saat menyusui yang membuat bayi tertekan seperti bereaksi keras saat bayi menggigit puting. 

    Faktor lingkungan juga berpengaruh, seperti lingkungan yang terlalu ramai, terang, atau suhu yang ekstrem. Lalu, bayi juga bisa mogok karena perubahan produksi atau aliran ASI. Ketahui dahulu masalahnya, barulah Mama bisa menyelesaikan masalah nursing strike.

  4. 4. Cara mengatasi bingung puting

    Pexels.com/Nano Erdozain
    Pexels.com/Nano Erdozain

    Jika bayi sudah terlanjur mengalami bingung puting, Mama bisa segera menghentikan penggunaan botol agar tidak makin enggan menyusu langsung. Kemudian, lakukan kontak kulit ibu dan bayi selama 24 jam penuh sembari terus menawarkan bayi untuk menyusui saat sedang tidak dalam kondisi lapar. Hindari melakukan ini saat bayi lapar dan ngantuk karena bisa memperparah kondisi. 

    Jika sudah mulai terjadi perlekatan, tunggu mulutnya membuka lebar sebelum melekatkan payudara. Perah ASI dengan tangan untuk merangsang refleks pengeluaran susu dan biarkan ASI menetes sebelum mencoba melekatkan payudara. 

  5. 5. Cara mengatasi nursing strike

    Freepik.com
    Freepik.com

    Meski cukup panik, tapi ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membantu bayi mengembalikan semangat bayi menyusu. Mama perlu tetap tenang dan jangan memaksa. Tawarkan payudara dengan lembut saat bayi terlihat ingin menyusui. 


    Lalu, pilih suasana yang nyaman, seperti ruangan yang tenang dan sejuk saat ingin menyusui dan bayi ingin tidur. Bisa juga coba mengganti posisi menyusui, agar bayi merasa lebih nyaman. 

    Perbanyak lakukan skin to skin supaya bayi merasa lebih rileks dan lebih dekat dengan Mama. Jika terlihat lapar, segera susui bayi sebelum ia menangis. 

    Tak lupa, perah ASI secara teratur selama bayi mengalami nursing strike, agar ia bisa menyusu dengan bantuan, dan produksi ASI Mama tetap stabil. 

    Pada dasarnya, dua istilah ini mirip namun penyebabnya bisa sangat berbeda. Jika mengalami fase ini, tetap tenang dan jalani langkah-langkah di atas. Semoga berhasil!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More