Meski Lezat, Namun Bolehkah Ibu Menyusui Makan Mi Instan?

Sebelum makan mi instan, ketahui dulu fakta kandungan gizi yang terdapat di dalamnya, Ma!

7 Februari 2022

Meski Lezat, Namun Bolehkah Ibu Menyusui Makan Mi Instan
Freepik/schantalao

Seringkali muncul sebuah pertanyaan mengenai boleh tidaknya seorang ibu yang menyusui mengonsumsi mi instan.

Seperti yang kita ketahui, pantangan makanan ibu menyusui memiliki tujuan yang penting demi menjaga asupan nutrisi bagi Mama dan bayi selama kegiatan menyusui.

Sebab, apapun yang Mama konsumsi memiliki pengaruh yang besar terhadap tumbuh kembang bayi, apalagi bagi bayi ASI ekslusif.

Makanan sehat untuk ibu menyusui sangat dibutuhkan demi mendukung agar bayi tumbuh semakin sehat dan cerdas.

Namun, bagaimana jika Mama ingin mengonsumsi mi instan semasa menyusui?

Nah, untuk menjawab semua keresehan Mama selama ini, berikut Popmama.com telah merangkum 3 informasi lengkapnya.

Editors' Picks

1. Bolehkah ibu menyusui makan mi instan?

1. Bolehkah ibu menyusui makan mi instan
Pexels/Tookapic

Pada dasarnya tidak ada larangan mengonsumsi mie instan selama menyusui, asalkan tidak berlebihan. Kendati begitu, mie instan tetap bukan makanan terbaik untuk dikonsumsi oleh ibu menyusui.

Mama sebaiknya tetap memilih makanan sehat dan bergizi serta memerhatikan asupan cairan yang cukup.

Asupan kalori seperti nasi, gandum, buah segar dan sayuran, daging, telur dan ikan lebih dianjurkan untuk ibu yang sedang memenuhi kebutuhan nutrisi bayinya.

“Mie instan mengandung monosodium glutamat atau akrab juga disebut tertiary-butyl hydroquinone(TBHQ) yaitu bahan kimia industri yang berperan membuat mie instan lebih awet. Zat inilah yang dapat menimbulkan masalah kesehatan jika dikonsumsi terlalu banyak,” ungkap Dr. Sunil Sharma, ahli kesehatan dan kepala Unit Gawat Darurat di Madan Mohan Malviya Hopsital, New Delhi.

Laporan yang dipublikasikan oleh The Washington Post pada 2016 juga menyebutkan kendati mie instan makanan yang diklaim praktis dan lezat, namun menu satu ini dapat meningkatkan risiko sindrom metabolik mengingat mie instan tinggi sodium dan minim gizi menguntungkan.

Studi tersebut juga menunjukkan bahwa perempuan yang makan mie instan dua kali seminggu atau lebih dalam seminggu berisiko lebih tinggi untuk mengalami sindrom metabolik dibandingkan yang hanya makan sedikit atau tidak makan mie instan sama sekali.

Di samping itu, konsumsi mie instan dalam jumlah banyak turut berkontribusi memicu obesitas, diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan isu kesehatan berbahaya lainnya.

2. Kandungan gizi dalam mi instan

2. Kandungan gizi dalam mi instan
cfcw.com

Cita rasa yang nikmat dan harga terjangkau menjadi alasan mi instan menjadi makanan yang sangat populer di kalangan penikmat kuliner.

Berdasarkan laporan yang dipublikasikan dalam World Instant Noodle Association pada 2015 lalu, Indonesia, Jepang dan Tiongkok menempati urutan teratas yang penduduknya paling banyak mengonsumsi mie instan.

Namun sebagai penikmat mie instan, kita juga perlu tahu bahwa ada beberapa zat yang terkandung di dalam 100 gram mie instan, antara lain:

  • Energi: 1,895 kJ (453 kcal)
  • Karbohidrat: 65 gram
  • Lemak: 17 gram
  • Serat: 2,4 gram
  • Lemak jenuh: 7,6 gram
  • Protein: 9 gram
  • Thiamine: 0,7 mg
  • Lemak tak jenuh: 6,5 gram
  • Riboflavin: 0,4 mg
  • Folat: 147 μg
  • Besi: 4,3 mg
  • Potasium: 120 mg
  • Sodium: 1160 mg

3. Tips memasak mi instan agar lebih sehat untuk ibu menyusui

3. Tips memasak mi instan agar lebih sehat ibu menyusui
Pexels/Quang Nguyen Vinh

Penuh perjuangan dan menguras tenaga, ada kalanya ibu menyusui tidak sanggup menahan diri untuk melahap semangkuk mi instan.

Untuk itu, berikut cara memasak mi instan agar lebih menyehatkan:

  • Gunakan setengah porsi dari bumbu yang tersedia. Jika terasa kurang di lidah, Mama bisa menambahkan garam, bawang putih atau ketumbar sebagai pelengkap rasa
  • Tambahkan sumber nutrisi lain seperti telur rebus, tahu, suwiran daging ayam, udang, bola ikan untuk mengimbangi gizi dalam mi instan yang terbilang minim
  • Jangan ragu menambahkan sayuran seperti bayam, tauge, tomat, kentang atau sayuran berwarna hijau gelap lainnya
  • Saat memasak mi instan berkuah, jangan gunakan air rebusan mi sebagai kuah. Rebus air baru atau tuangkan air panas sebagai kuah tambahan

Nah, itulah ketiga informasi penting yang dapat menjawab keresehan Mama yang ingin mengonsumsi mi instan selama masa menyusui. Jadi untuk urusan boleh atau tidak ibu menyusui makan mi instan, sudah bisa ditentukan ya Ma mulai sekarang.

Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk