Krisjiana Pilih Vasektomi, Dokter Ungkap Fakta soal KB Laki-Laki

Krisjiana Baharudin menjalani vasektomi setelah memiliki dua anak untuk mengambil tanggung jawab perencanaan keluarga dan mengurangi beban serta efek samping kontrasepsi bagi Siti Badriah.
Dokter menyebut vasektomi relatif aman karena tidak mengubah hormon pria, serta tidak memengaruhi ereksi, libido, atau volume cairan mani.
Vasektomi merupakan kontrasepsi permanen, meski saluran sperma dapat disambung kembali melalui operasi yang lebih rumit.
Krisjiana Baharudin, suami dari penyanyi Siti Badriah baru-baru ini mengambil keputusan besar dengan menjalani prosedur vasektomi setelah dikaruniai dua orang anak perempuan.
Keputusan tersebut ia lakukan untuk menghargai perjuangan Siti Badriah yang telah melahirkan serta merawat buah hati mereka, ia ingin mengambil alih tanggung jawab dalam hal perencanaan keluarga agar Siti tidak perlu menanggung efek samping penggunaan kontrasepsi.
Keputusan ini tentu menarik perhatian dan memicu berbagai pertanyaan seputar prosedur KB laki-laki tersebut, agar Papa semakin paham Popmama.com telah rangkum penjelasan langsung dari dokter yang menangani konsultasi vasektomi Krisjiana.
Table of Content
1. Vasektomi lebih aman dibandingkan kontrasepsi lainnya

instagram.com/krisjianabah Dokter menjelaskan bahwa secara umum vasektomi tergolong sangat aman jika dibandingkan dengan jenis metode kontrasepsi lainnya.
Banyak metode KB perempuan yang menimbulkan efek samping seperti memicu jerawat hingga kenaikan berat badan. Sedangkan, vasektomi meminimalkan efek samping hormonal karena tidak mengubah keseimbangan hormon di dalam tubuh laki-laki.
Dokter menegaskan bahwa pilihan ini sangat ideal bagi pasangan yang ingin membatasi jumlah keturunan tanpa membebani tubuh istri.
2. Pengaruh terhadap ereksi dan ejakulasi

instagram.com/krisjianabah Mungkin Papa khawatir vasektomi akan mengganggu performa seksual, namun dokter menegaskan hal tersebut sama sekali tidak memengaruhi fungsi ereksi maupun libido.
Prosedur ini hanya memotong saluran sperma tanpa merusak saraf maupun aliran darah ke organ vital, saat ejakulasi laki-laki yang sudah divasektomi akan tetap mengeluarkan cairan mani dengan volume yang persis sama seperti sebelumnya.
Perbedaannya hanya terletak pada cairan mani tersebut kini sudah tidak lagi mengandung sel sperma, sehingga vasektomi justru dapat meningkatkan rasa percaya diri dan kepuasan saat berhubungan.
3. Bersifat permanen tapi masih berpeluang memiliki anak?

instagram.com/krisjianabah Vasektomi tergolong sebagai kontrasepsi mantap yang bersifat permanen, namun tidak menutup kemungkinan kalau Papa ingin memiliki anak lagi.
Jika di kemudian hari Papa dan Mama ingin menambah anak, saluran sperma tersebut sebenarnya masih bisa disambung kembali melalui operasi. Meski begitu, tindakan penyambungan saluran membutuhkan prosedur operasi yang jauh lebih rumit.
Nah, sekarang Papa nggak bingung lagikan terkait vasektomi dan pengaruhnya dalam berhubungan. Namun sebelum memutuskan prosedur ini, dokter tetap menyarankan agar dipikirkan secara matang-matang ya!





















