Pexels/www.kaboompics.com
Penelitian menunjukkan bahwa peptide bioaktif dapat:
menurunkan tekanan darah tinggi
membunuh mikroba
mengurangi peradangan
mencegah pembentukan bekuan darah
meningkatkan fungsi kekebalan tubuh
bertindak sebagai antioksidan
Orang sering menggunakan peptide untuk mencoba mencapai efek berikut:
Kolagen adalah protein di kulit, rambut, dan kuku. Peptide kolagen adalah protein kolagen yang dipecah sehingga tubuh dapat menyerapnya lebih mudah. Mengonsumsi peptide kolagen dapat meningkatkan kesehatan kulit dan memperlambat proses penuaan.
Sebuah tinjauan tahun 2022 menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen kolagen dapat berkontribusi dalam mengurangi atau menunda penuaan kulit. Demikian pula, tinjauan sistematis dan meta-analisis tahun 2023 juga menunjukkan bahwa suplemen kolagen dapat memiliki efek positif pada kesehatan kulit. Namun, kedua tinjauan tersebut menekankan bahwa penelitian lebih lanjut masih diperlukan.
Selain itu, penelitian lain menunjukkan bahwa kompleks peptide juga dapat bermanfaat bagi kesehatan kulit dan memberikan manfaat anti-kerut.
Karena kolagen merupakan komponen vital dari kulit yang sehat, peptide kolagen dapat memfasilitasi penyembuhan luka yang lebih cepat. Meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan, sebuah tinjauan tahun 2021 menyoroti potensi kolagen untuk meningkatkan penyembuhan luka.
Selain itu, penelitian yang sedang berlangsung sedang menyelidiki potensi peptide antimikroba. Ini merujuk pada kelas peptide yang mungkin memiliki berbagai efek penghambat terhadap bakteri, jamur, parasit, dan virus. Peptide ini dapat memberikan alternatif yang menjanjikan untuk antibiotik, yang mungkin tidak efektif terhadap bakteri tertentu karena resistensi antibiotik.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa asupan peptide kolagen dalam jumlah sedang dapat membantu meningkatkan massa tulang. Ini mungkin bermanfaat bagi individu dengan kondisi yang memengaruhi kepadatan tulang, seperti osteoporosis.
Sebuah studi tahun 2018 mencatat bahwa suplementasi peptide kolagen dapat meningkatkan kepadatan mineral tulang dan memperbaiki penanda tulang pada orang pascamenopause dengan kepadatan mineral tulang yang berkurang. Sebuah studi lanjutan pada tahun 2021 menemukan bahwa penggunaan suplemen peptide kolagen jangka panjang dapat membantu meningkatkan kepadatan mineral tulang secara signifikan.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa suplemen peptide dapat membantu meningkatkan massa dan kekuatan otot. Misalnya, sebuah studi tahun 2019 menunjukkan bahwa menggabungkan suplemen peptide dengan latihan beban lebih efektif untuk meningkatkan kekuatan otot daripada hanya latihan saja. Demikian pula, sebuah studi tahun 2022 juga menunjukkan bahwa menggabungkan latihan dan suplemeni dapat membantu meningkatkan massa dan kekuatan otot.
Selain itu, sekelompok peptide yang dikenal sebagai sekretagog hormon pertumbuhan (GHS), dapat membantu mengobati kondisi yang melibatkan penyusutan otot. Peptide ini bekerja dengan merangsang produksi dan pelepasan hormon pertumbuhan manusia.