Seperti kasus berikut ini, dokter harus melakukan operasi pada janin yang masih berada di dalam rahim sang Ibu. Bayi bernama Theo didiagnosis mengalami gastroschisis, kondisi yang membuat usus berkembang di luar tubuh akibat masalah pada perkembangan dinding perut. Saat usia kehamilan 26 minggu, sang Ibu, Maisie Savage, menjalani prosedur operasi di Amerika Serikat untuk membantu menangani kondisi tersebut.
Janin Ini Harus Dioperasi Meski Masih di Dalam Janin sang Ibu, Ada Apa?

- Theo didiagnosis gastroschisis kompleks, kondisi perkembangan dinding perut yang menyebabkan usus berada di luar tubuh, setelah pemeriksaan kehamilan dan kemudian dirujuk ke Texas.
- Pada usia kehamilan 26 minggu, Maisie Savage menjalani operasi janin di Amerika Serikat; dokter mengembalikan organ Theo ke rongga perut melalui teknik bedah lubang kunci.
- Empat belas minggu pascaoperasi, Theo lahir dan kini dilaporkan dalam kondisi baik setelah keluarga kembali ke London, menurut Maisie dan Josh Savage.
Kehamilan umumnya menjadi masa yang dinantikan oleh setiap orangtua, terlebih saat melihat perkembangan janin dari waktu ke waktu. Namun, dalam kondisi tertentu janin bisa mengalami masalah kesehatan yang membutuhkan penanganan khusus bahkan sebelum dilahirkan.
Menjalani operasi sebelum lahir tentu bukan hal yang mudah. Lantas, bagaimana kondisi Theo dan sang Mama? Berikut sudah Popmama.com rangkum informasinya.
Theo Didiagnosis Gastroschisis Kompleks dan Dirujuk ke Texas

Instagram.com/texaschildrens Pada awalnya, orangtua Theo sama sekali tidak menyadari ada sesuatu yang salah ketika Theo masih berada di dalam kandungan.
“Kami sangat gembira bisa melihat gambar bayi kami,” kata Josh, menjelang pemeriksaan ultrasonografi (USG) 20 minggu.
Saat itu, Josh dan Maisie belum mengetahui bahwa bayi mereka berjenis kelamin laki-laki. Namun, kebahagiaan tersebut berubah menjadi kekhawatiran ketika mereka mengetahui Theo mengalami gastroschisis. Josh mengaku kabar tersebut menjadi kejutan yang sangat menakutkan.
Pada usia kehamilan 24 minggu, setelah Theo didiagnosis mengalami gastroschisis kompleks, Maisie dan Josh dirujuk dari GOSH London ke Rumah Sakit Anak Texas di Houston. Di sana tim ahli yang dipimpin Dr. Michael Belfort tengah menjalankan uji klinis untuk menangani kondisi tersebut sebelum kelahiran. Sebelum menjalani prosedur di Texas, Maisie terlebih dahulu harus menjalani persiapan di Rumah Sakit Leuven, Belgia.
Theo Jalani Operasi saat Masih di Dalam Rahim

Instagram.com/texaschildrens Saat operasi berlangsung, rahim Maisie dibuka sebagian agar dokter dapat mengakses posisi bayi. Cairan ketuban kemudian dikeluarkan dan digantikan dengan gas karbon dioksida (CO2) untuk menciptakan ruang yang cukup bagi prosedur. Dengan teknik bedah lubang kunci, dokter secara perlahan mengembalikan organ-organ Theo ke dalam rongga perutnya sebelum menutupnya kembali.
Prosedur tersebut meninggalkan bekas luka pada tubuh Maisie berukuran sekitar dua kali panjang sayatan operasi caesar. Empat belas minggu setelah operasi, Maisie akhirnya melahirkan Theo.
Theo Lahir dalam Kondisi Baik dan Kini Tumbuh Sehat

Instagram.com/texaschildrens Setelah kembali ke London, Maisie mengatakan kondisi Theo kini sangat baik.
“Semua yang mereka lakukan benar-benar mengubah apa yang seharusnya menjadi awal kehidupan yang sangat mengerikan dan dia adalah anak yang terbaik. Pada dasarnya, dia adalah bayi yang sepenuhnya normal.”
Josh pun mengungkapkan rasa syukur atas perawatan yang diterima keluarganya.
“Kami berdua merasa sangat beruntung,” katanya.
Menurutnya, dukungan dari tim medis, mulai dari GOSH hingga Dr. Belfort dan timnya di Texas, memberikan dampak yang luar biasa bagi keluarga mereka.
Kisah Maisie dan Josh pun menjadi pengingat bahwa perjuangan orangtua dapat dimulai jauh sebelum hari kelahiran. Perjalanan Maisie dan Josh juga menunjukkan betapa pentingnya kepercayaan orangtua kepada tim medis dalam menghadapi kondisi yang tidak terduga.
Semoga kisah janin ini harus dioperasi meski masih di dalam rahim sang Ibu dapat menjadi inspirasi dan memberikan harapan bagi Mama yang sedang menghadapi perjuangan serupa.





















