Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

Kandungan Skincare Aman untuk Ibu Hamil agar Bebas Jerawat dan Flek Hitam

Kandungan Skincare Aman untuk Ibu Hamil agar Bebas Jerawat dan Flek Hitam
Popmama.com/Alya Putri Abi/AI
Intinya Sih

  • dr. Danar Wicaksono membagikan panduan dari American Academy of Dermatology tentang 14 bahan aktif skincare yang aman untuk ibu hamil, seperti vitamin C, niacinamide, dan hyaluronic acid.
  • Ibu hamil disarankan mulai memakai skincare aman sejak tiga bulan sebelum program kehamilan agar kulit beradaptasi dan menghindari paparan bahan berisiko seperti retinoid atau hydroquinone.
  • Peningkatan hormon selama kehamilan dapat memicu jerawat dan flek hitam, sehingga penting menjaga kebersihan wajah, memakai pelembap ringan, serta sunscreen dengan zinc oxide atau titanium dioxide.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Kehamilan kerap membuat kondisi kulit ibu berubah menjadi lebih sensitif. Tidak sedikit yang kemudian mengalami masalah seperti jerawat, kulit tampak kusam, hingga munculnya flek hitam. Dalam Mengatasi masalah ini, ibu hamil ternyata boleh melakukan perawatan kulit dengan skincare yang mengandung bahan aktif.

dr. Danar Wicaksono, MSc, Sp.DVE, melalui unggahan di akun Instagramnya @dr_danar, membagikan informasi yang bersumber dari American Academy of Dermatology (AAD).

Dalam referensi tersebut, dijelaskan sejumlah bahan aktif skincare yang telah direkomendasikan secara dermatologis untuk mengatasi jerawat dan flek hitam.

Berikut Popmama.com rangkum kandungan skincare aman untuk ibu hamil agar bebas jerawat dan flek hitam.

Table of Content

14 Kandungan Skincare Aman untuk Ibu Hamil agar Bebas Jerawat dan Flek Hitam

14 Kandungan Skincare Aman untuk Ibu Hamil agar Bebas Jerawat dan Flek Hitam

Kandungan skincare yang aman untuk ibu hamil agar bebas jerawat dan flek hitam
Popmama.com/Alya Putri Abi/AI
  1. Vitamin C: Kegunaan utamanya untuk mencerahkan kulit, membantu mengatasi hiperpigmentasi atau melasma, serta berfungsi sebagai antioksidan.

  2. Glycolic Acid: Kegunaan utamanya untuk eksfoliasi ringan, membantu memperbaiki tekstur kulit, dan menyamarkan noda.

  3. Azelaic Acid: Kegunaan utamanya untuk mengatasi jerawat, meredakan kemerahan, serta memudarkan bekas jerawat.

  4. Niacinamide: Kegunaan utamanya untuk memperkuat skin barrier, mengontrol minyak berlebih, dan membantu mencerahkan kulit.

  5. Hyaluronic Acid: Kegunaan utamanya untuk menjaga kelembapan dan hidrasi kulit agar tetap terjaga.

  6. Ceramide: Kegunaan utamanya untuk memperkuat skin barrier serta membantu mengurangi kulit kering dan sensitif.

  7. Glycerin: Kegunaan utamanya sebagai humektan untuk menjaga dan mempertahankan kelembapan kulit.

  8. Panthenol (Pro-vitamin B5): Kegunaan utamanya untuk menenangkan kulit iritasi dan membantu perbaikan skin barrier.

  9. Squalane: Kegunaan utamanya untuk melembapkan kulit tanpa terasa berat.

  10. Zinc Oxide: Kegunaan utamanya untuk memberikan perlindungan dari sinar UV pada sunscreen fisik.

  11. Titanium Dioxide: Kegunaan utamanya untuk melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet pada sunscreen mineral.

  12. Aloe Vera: Kegunaan utamanya untuk menenangkan serta melembapkan kulit.

  13. Shea Butter: Kegunaan utamanya untuk melembapkan kulit secara intens, terutama pada kulit kering.

  14. Centella Asiatica: Kegunaan utamanya untuk menenangkan kulit sensitif dan membantu memperbaiki skin barrier.

Tips Merawat Kulit saat Hamil dari Dokter

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI
Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Melalui unggahan yang sama, dr. Danar Wicaksono menjelaskan bahwa skincare yang aman untuk ibu hamil sebaiknya sudah mulai digunakan sejak 3 bulan sebelum program kehamilan. Hal ini bertujuan agar kulit memiliki waktu untuk beradaptasi dengan bahan aktif baru yang lebih aman. Umumnya, bahan aktif dalam skincare membutuhkan waktu sekitar 6–8 minggu untuk menunjukkan hasil pada kulit.

Selain itu, fase awal kehamilan sering kali belum disadari oleh ibu, padahal pada periode ini organ janin mulai berkembang, terutama di trimester pertama (minggu ke-3 hingga ke-8). Karena itu, penggunaan bahan skincare yang tidak direkomendasikan seperti retinoid atau hydroquinone sebaiknya sudah dihentikan lebih awal, agar tidak terjadi paparan pada masa perkembangan penting janin.

Penyebab Jerawat dan Flek Hitam pada Ibu Hamil

Penyebab jerawat dan flek hitam pada ibu hamil
Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Peningkatan hormon selama kehamilan, terutama androgen, dapat merangsang produksi minyak (sebum) secara berlebihan. Kondisi ini membuat pori-pori lebih mudah tersumbat dan memicu munculnya jerawat, terutama jika disertai penumpukan sel kulit mati serta pertumbuhan bakteri di kulit.

Selain jerawat, ibu hamil juga rentan mengalami flek hitam atau hiperpigmentasi. Hal ini terjadi karena perubahan hormon dapat meningkatkan produksi melanin, yaitu pigmen yang memberi warna pada kulit. Akibatnya, beberapa area kulit menjadi lebih gelap, seperti melasma atau dark spots, terutama saat terpapar sinar matahari tanpa perlindungan yang cukup.

Langkah Awal Mencegah Jerawat dan Flek Hitam saat Hamil

Langkah awal mencegah jerawat dan flek hitam saat hamil
Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Mama bisa melakukan langkah awal untuk mencegah jerawat dan flek hitam selama kehamilan, sehingga meskipun terjadi perubahan hormon, masalah kulit yang muncul tidak menjadi parah. Berikut langkah awal yang bisa Mama lakukan.

  1. Mencuci wajah secara rutin dua kali sehari atau setelah berkeringat menggunakan pembersih wajah yang lembut, bebas alkohol, dan tidak mengandung parfum yang keras agar kulit tetap bersih tanpa menimbulkan iritasi.

  2. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan, seperti rutin mengganti sarung bantal dan handuk, menjaga kebersihan tangan, serta menghindari kebiasaan sering menyentuh wajah agar bakteri tidak mudah menempel pada kulit.

  3. Menggunakan pelembap ringan berbahan dasar air atau oil-free untuk menjaga kelembapan kulit tanpa membuat wajah terasa berminyak atau menyumbat pori-pori.

  4. Menggunakan sunscreen yang aman untuk ibu hamil, terutama yang mengandung zinc oxide atau titanium dioxide, guna melindungi kulit dari paparan sinar matahari yang dapat memicu flek hitam.

Selain Kandungan, Ibu Hamil Perlu Memerhatikan Hal Ini sebelum Membeli Skincare

Selain kandungan, ibu hamil perlu memperhatikan hal ini sebelum membeli skincare
Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Selain memerhatikan kandungan, ibu hamil juga perlu lebih teliti sebelum membeli produk skincare agar tetap aman digunakan. Salah satu hal yang paling penting adalah memastikan produk tersebut sudah memiliki izin edar dari BPOM. Izin ini menandakan bahwa produk telah melewati uji keamanan, mulai dari bahan aktif, bahan tambahan, hingga batas konsentrasi yang digunakan.

Selain itu, ibu hamil juga disarankan untuk mengecek apakah produk memiliki label “aman untuk ibu hamil” atau “pregnancy safe”. Jangan lupa juga untuk selalu memeriksa tanggal kedaluwarsa sebelum membeli atau menggunakan produk. Memilih skincare dari merek yang terpercaya juga penting untuk meminimalkan risiko iritasi maupun efek samping pada kulit .

Nah, itu dia Kandungan skincare yang aman untuk ibu hamil agar bebas jerawat dan flek hitam. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Mama.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyuni Sahara
EditorWahyuni Sahara

Related Articles

See More