5 Bahaya Makan Jeroan Sapi Saat Hamil

Sebaiknya jaga pola makan yang baik selama masa kehamilan

30 April 2019

5 Bahaya Makan Jeroan Sapi Saat Hamil
Freepik/Kirayan

Siapa yang tidak suka dengan jenis makanan satu ini. Jeroan memang menjadi santapan yang sudah menjadi primadona.

Jeroan itu sendiri berasal dari bagian dari sapi yang sudah disembelih seperti usus, hati, ampela, otak, jantung dan sebagainya. Sebagian besar orang tentunya tidak bisa menolak dengan menu makanan tersebut.

Bahkan ada beberapa ibu hamil sangat suka mengonsumsinya. Namun benarkah ibu hamil tidak boleh makan jeroan? Daripada penasaran ketahui 5 dampak buruk memakan jeroan sapi di masa kehamilan yang sudah dirangkum oleh Popmama.com:

1. Menghambat pertumbuhan janin

1. Menghambat pertumbuhan janin
Freepik/Wavebreakmedia

Terlalu banyak mengonsumsi jeroan sapi dalam jumlah banyak tentunya menjadi hal yang tidak baik bagi kesehatan ibu hamil.

Sebab jeroan sapi mengandung lemak yang cukup banyak jika dibandingkan dengan vitaminnya.

Dengan seringnya Mama mengonsumsi jeroan sapi, dampak buruknya dapat menghambat pertumbuhan janin. Di mana jeroan sapi mengandung zat-zat yang dapat mengganggu pertumbuhan janin di dalam kandungan.

2. Meningkatkan kadar kolesterol pada ibu hamil

2. Meningkatkan kadar kolesterol ibu hamil
Freepik/timolina

Rasa lezat dan gurih yang ada pada jeroan sapi sering kali membuat ibu hamil menjadi sangat suka mengosumsinya. Padahal hal tersebut akan mengancam kesehatannya bila dikonsumsi berlebihan. 

Makanan yang diolah dari sapi ini memang memiliki kandungan lemak dan kolesterol yang tinggi sepeti usus, otak dan hati. Tentunya jeroan sapi membuat tubuh ibu hamil menyebabkan penyakit jantung koroner, hipertensi dan stroke.

Jadi sate usus yang sering Mama konsumsi merupakan salah satu sumber penyebab kolesterol di masa kehamilan.

Editors' Picks

3. Mengakibatkan sakit pinggang yang hebat

3. Mengakibatkan sakit pinggang hebat
Freepik/Yanalya

Mama sering mendengar kalau ibu hamil tidak boleh mengonsumsi jeroan sapi? Nah, sebaiknya dikurangi atau tidak sama sekali mengonsumsinya selama masa kehamilan.

Sebab jeroan sapi dapat menjadi penyebab utama terjadinya sakit pinggang atau encok hingga asam urat di masa kehamilan. Oleh karenanya ibu hamil tidak mengonsumsi jeroan terlalu banyak yang akan memperparah kondisi sakitnya.

4. Mengancam kesehatan selama kehamilan

4. Mengancam kesehatan selama kehamilan
Freepik/Yanalya

Jeroan sapi merupakan makanan pelengkap, apakah Mama suka menyantapnya? Mulai sekarang jaga pola makan, ya.

Meski ada yang menyajikan jeroan sapi dalam keadaan matang atau diolah menjadi tongseng. Tapi, dibalik kenikmatan jeroan sapi yang satu ini terbilang bahaya bagi kesehatan ibu hamil. Ternyata jeroan sapi yang dianggap menganggu proses pencernaan ibu hamil, lho.

Sebab ada beberapa bagian jeroan sapi yang memiliki tekstur keras, sehingga sulit untuk dicerna tubuh. Apabila pengolahannya pun kurang higienis, maka dapat menyebabkan ibu hamil mengalami diare.

5. Menyebabkan cacat lahir

5. Menyebabkan cacat lahir
Freepik/Onlyyouqj

Jeroan sapi merupakan bahan makanan yang sering dimanfaatkan sebagai campuran makanan ataupun lauk pauk.

Perlu diketahui, bahwa vitamin A yang terkandung dalam jeroan itu cukup tinggi. Jika dikonsumsi dalam waktu yang sering, maka dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti sakit kepala, mual, serta kerusakan hati.

Meski selama kehamilan dianjurkan untuk memenuhi kecukupan dalam mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin A, namun  sayangnya kandungan vitamin A yang sangat tinggi dari jeroan sapi akan menyebabkan cacat lahir yang serius pada bayi.

Sebaiknya selama kehamilan menjaga pola makan dan asupan makanan yang dibutuhkan oleh tubuh.

Mengonsumsi jeroan sapi memang perlu dipertimbangkan bagi ibu hamil.

Topic:

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!