Yuk, Ketahui 5 Ciri-Ciri Kista Saat Hamil yang Perlu Diwaspadai!

Hindari aktivitas berat dan beristirahatlah yang cukup

9 Desember 2019

Yuk, Ketahui 5 Ciri-Ciri Kista Saat Hamil Perlu Diwaspadai
parents.com

Saat hamil, sayangnya beberapa masalah kesehatan kerap menyerang hingga membuat beberapa posisi kehamilan berisiko. Salah satu gangguan kesehatan yang sangat dikhawatirkan ibu hamil ialah kista.

Sementara kista merupakan tumor jinak berisi cairan kental dan ada pula yang berbentuk anggur.

Kehamilan dengan kista dapat terjadi karena beberapa faktor, yakni peningkatan hormon estrogen saat hamil, riwayat kista sebelumnya dan hal lainnya.

Kondisi kista saat hamil bisa berbahaya atau tidak. Di mana tergantung pada ukuran dan letak sari kista tersebut.

Agar memahami lebih jauh apa itu kista yang muncul di masa kehamilan, berikut ini ada 5 ciri-ciri kista saat hamil yang perlu diwaspadai. Cek informasi selengkapnya dari Popmama.com:

1. Memicu sensasi mual berlebih pada ibu hamil

1. Memicu sensasi mual berlebih ibu hamil
Freepik

Saat hamil Mama mengalami mual muntah yang membuat tidak nyaman?

Ternyata mual muntah saat hamil bukan karena morning sickness di awal kehamilan saja. Mama perlu waspada, hal itu bisa juga karena ada kista di dalam ovarium.

Mengalami morning sickness yang hebat termasuk ke dalam ciri-ciri munculnya kista pada tubuh ibu hamil.

Hal ini dikarenakan adanya cairan kista yang mengiritasi lapisan dinding peritoneum dan menyebabkan peradangan, sehingga memicu sensasi mual berlebih pada ibu hamil.

2. Mengalami nyeri di area panggul

2. Mengalami nyeri area panggul
Freepik/Dragana_Gordic

Meski tahap awalnya tidak terasa, namun mengenali setiap ciri-ciri kista ovarium sangatlah penting.

Salah satunya ialah mengalami nyeri di area panggul. Di mana kista akan memberikan rasa yang berbeda pada rahim, hal itu karena ada benjolan dari kista tersebut.

Ketika ini terjadi biasanya pertumbuhan kista ovarium telah menekan area sekitarnya, sehingga menimbulkan nyeri yang cukup intens.

Tapi jika kistanya masih utuh, rasa sakit yang ditimbulkan akan ringan. Namun begitu kista pecah, maka dapat menimbulkan nyeri yang menusuk di perut bagian bawah.

Editors' Picks

3. Perut ibu hamil terasa penuh dan kembung

3. Perut ibu hamil terasa penuh kembung
Freepik

Saat hamil, membesarnya perut dapat terjadi karena timbunan lemak atau bisa jadi adanya kista atau kanker ovarium.

Kondisi kista yang sedang bertumbuh akan menyita ruang di perut, maka ini membuat perut ibu hamil terasa ditekan.

Sementara tekanan pada perut menyebabkan rasa yang penuh dan terkadang mengalami kembung.

Apabila kistanya sampai pecah, tekanannya akan hilang dan perut menjadi kempis yang disertai rasa sakit luar biasa.

4. Memicu ibu hamil menjadi sulit BAB

4. Memicu ibu hamil menjadi sulit BAB
Freepik/jcomp

Umumnya kista sudah terbentuk sebelum terjadinya pembuahan dengan ukuran yang beragam.

Akan tetapi kista yang muncul pada awal kehamilan biasanya memiliki ciri-ciri rasa sakit ketika sedang BAB.

Penekanan pada organ juga terjadi di daerah dubur dan kandung kemih, sehingga memicu ibu hamil menjadi lebih sulit buang air kecil atau besar akibat adanya kista di dalam rahim.

Apabila sakit yang dirasa tak kunjung hilang, maka lakukan pemeriksaan tanpa menundanya lagi.

5. Munculnya rasa sakit saat berhubungan seksual

5. Muncul rasa sakit saat berhubungan seksual
Freepik/jcomp

Faktanya, kebanyakan kista ovarium dapat menimbulkan sakit dan sensasi tidak nyaman.

Ukuran kista yang semakin besar membuat penetrasi yang paling minim sekali pun dan terasa luar biasa rasa sakitnya.

Salah satu gejala yang juga dapat menjadi pertanda ibu hamil mengalami kista adalah munculnya rasa sakit saat berhubungan seksual.

Dalam hal ini, perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter. Itulah kelima ciri-ciri kista saat hamil yang perlu dipahami. Jika Mama merasakan gejala-gejala di atas, segera melakukan berbagai macam usaha dan beberapa upaya dengan mengonsumsi makanan sehat.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.