5 Jenis Nutrisi Makanan untuk Mengurangi Rambut Rontok di Saat Hamil

Di masa kehamilan kerontokan rambut normal terjadi

27 Maret 2020

5 Jenis Nutrisi Makanan Mengurangi Rambut Rontok Saat Hamil
Freepik/master1305

Ada sebagian perempuan yang memiliki rambut tebal dan berkilau selama kehamilan.

Namun sayangnya, beberapa ibu hamil yang alami tingginya kadar hormon estrogen malah mengalami penipisan rambut.

Dikutip dari Healthline, kerontokan rambut biasa disebut telogen effluvium. Kondisi ini yang membuat tubuh stres karena keseimbangan hormon bergeser secara dramatis untuk mendukung pertumbuhan janin.

Ternyata, makanan dapat memengaruhi kesehatan rambut ibu hamil. 

Berikut Popmama.com berikan 5 jenis nutrisi makanan untuk membantu mengurangi rambut rontok di masa kehamilan, diantaranya:

1. Asam lemak esensial omega-3 mencegah kulit kepala kering

1. Asam lemak esensial omega-3 mencegah kulit kepala kering
Pixabay/Alexei_other

Mama mengalami kerontokan rambut saat mencuci dan menyisirnya? 

Menurut Food.NDTV, omega-3 memiliki sifat anti-inflamasi dalam membantu membuka folikel rambut dan meningkatkan pertumbuhannya.

Bahkan nutrisi dari omega-3 bisa mencegah kulit kepala kering dan bersisik.

Dengan mengonsumsi asam lemak esensial omega-3 seperti kacang almond, ikan salmon dan alpukat dapat membantu menghentikan rambut rontok.

Editors' Picks

2. Protein dapat menguatkan rambut

2. Protein dapat menguatkan rambut
Freepik

Dalam kasus kondisi rambut rontok di masa kehamilan, mungkin dokter memberikan suplemen vitamin untuk membantu pertumbuhan rambut.

Stylecraze menjelaskan, setiap helai rambut di kepala adalah 88-90% terdiri dari protein keratin. Oleh karena itu, seseorang perlu mendapatkan dosis protein untuk pertumbuhan rambut secara efektif.

Ya, protein dikenal sebagai zat pembangun sebagai salah satu nutrisi penting dalam menguatkan rambut.

Ibu hamil dapat mengonsumsi makanan tinggi protein seperti daging, telur, ikan dan kacang-kacangan.

3. Vitamin B-kompleks meremajakan folikel rambut

3. Vitamin B-kompleks meremajakan folikel rambut
Pixabay/Shutterbug75

Selama kehamilan, peningkatan kadar estrogen membuat ibu hamil kehilangan rambutnya.

Americanpregnancy mengatakan, saat hamil seharusnya mengharapkan rambut yang penuh dan menawan. Sedangkan suplemen makanan dengan nutrisi vitamin B kompleks bisa membantunya.

Ya, mengonsumsi vitamin B kompleks dapat meningkatkan sirkulasi darah di kulit kepala dan meremajakan folikel rambut.

Ibu hamil bisa mendapatkan sumber vitamin B kompleks dari buah-buahan dan sayuran seperti alpukat, pisang, apel, bayam, kubis, brokoli dan asparagus.

4. Vitamin C merupakan elemen penting dari rambut

4. Vitamin C merupakan elemen penting dari rambut
Freepik

Mengonsumsi buah yang kaya antioksidan dan flavonoid di saat hamil, hal ini dipercaya bisa meningkatkan produksi kolagen yang merupakan elemen penting dari rambut. 

Dilansir dari Bollywoodshaadis, salah satu cara paling efektif merangsang pertumbuhan rambut adalah dengan mengonsumsi jeruk yang kaya vitamin C dan bio-flavonoid.

Ya, buah-buahan yang mengandung vitamin C seperti jeruk, jambu biji, stroberi dan kiwi dapat membantu merangsang pertumbuhan rambut di masa kehamilan.

5. Vitamin E bertindak sebagai pelembab untuk rambut

5. Vitamin E bertindak sebagai pelembab rambut
Pixabay/nonnatthapat

Salah satu perubahan tubuh yang dialami ibu hamil yakni mulai terlihat penipisan pada rambutnya.

Naturallclub memaparkan, sifat antioksidan vitamin E bisa memperbaiki folikel rambut yang rusak. Ini membantu pertumbuhan rambut yang sehat dan bertindak sebagai pelembab untuk rambut.

Selama kehamilan, mengonsumsi makanan kaya akan vitamin E seperti biji bunga matahari, bayam dan alpukat maka dapat mencegah kerusakan rambut.

Pasalnya, vitamin E membantu tubuh untuk memproduksi lebih banyak keratin untuk menghentikan kerusakan rambut.

Itulah kelima jenis nutrisi pada makanan untuk mengatasi rambut rontok. Pastikan membersihkan kulit kepala dan rambut secara rutin di masa kehamilan.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.