Waspada, 5 Gangguan Kesehatan Ini Sering Dialami Oleh Ibu Hamil

Ternyata, masalah kesehatan mental sering dialami oleh ibu hamil

16 April 2020

Waspada, 5 Gangguan Kesehatan Ini Sering Dialami Oleh Ibu Hamil
Freepik/Racool_studio

Ketika memasuki masa kehamilan, tentu diperlukan berbagai usaha untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan janin. Apalagi dengan perubahan hormon yang terjadi.

Menurut Familydoctor, sebaiknya ibu hamil menjalani gaya hidup sehat dan memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan perawatan prenatal.

Sayangnya, segala perubahan pada tubuh yang terjadi saat hamil seringkali menimbulkan berbagai gangguan kesehatan.

Berikut ini Popmama.com berikan ulasan mengenai 5 risiko kesehatan yang sering dialami oleh ibu hamil :

1. Anemia berisiko lebih besar mengalami persalinan prematur

1. Anemia berisiko lebih besar mengalami persalinan prematur
Freepik

Selama kehamilan, tubuh mengalami perubahan yang signifikan.

Pada umumnya, ibu hamil berisiko lebih tinggi untuk mengalami anemia.

American Society of Hematology mengatakan, ketika hamil tubuh membutuhkan lebih banyak zat besi dibanding saat sebelum hamil. Bila kebutuhan zat besi tidak terpenuhi, ibu hamil bisa mengalami b anemia.

Anemia yang terjadi berkepanjangan dan tidak terkontrol dengan baik dapat meningkatkan risiko terjadinya persalinan prematur atau bayi dengan berat lahir rendah.

Sedangkan anemia selama kehamilan bisa menjadi kondisi ringan dan mudah diobati jika terdeteksi dini dan segera diatasi.

Editors' Picks

2. Diabetes berpotensi menurun ke anak

2. Diabetes berpotensi menurun ke anak
Freepik/xb100

Faktanya, diabetes merupakan penyakit yang merenggut banyak jiwa tanpa diketahui gejalanya. Meski tidak pernah memiliki riwayat penyakit diabetes sebelumnya, Mama bisa saja mengalami diabetes gestasional saat hamil.

Secara umum, ibu hamil yang mengalami diabetes berpotensi untuk menurunkan penyakit tersebut pada anaknya kelak. 

Americanpregnancy menjelaskan, segera mengendalikan diabetes selama kehamilan adalah kunci untuk kesehatan sang ibu dan janin. Untuk itu penting bagi Mama selalu berkonsultasi dengan dokter dan mengatur pola makan yang tepat untuk mengontrol diabetes yang dialami.

3. Hipertensi selama kehamilan membutuhkan pemantauan ketat

3. Hipertensi selama kehamilan membutuhkan pemantauan ketat
Freepik/senivpetro

Tekanan darah tinggi selama kehamilan terjadi bila tekanan darah mencapai140 mm Hg atau lebih tinggi sistolik, dengan diastolik 90 mm Hg atau lebih tinggi.

Pada awal kehamilan hingga pertengahan trimester kedua, tekanan darah ibu hamil sebenarnya dapat menurun.

Dikutip dari Mayoclinic, memiliki hipertensi selama kehamilan membutuhkan pemantauan ketat dan teratur. Tekanan darah tinggi kronis yang tidak terkontrol selama kehamilan bisa membahayakan kesehatan ibu dan janin.

4. Gangguan kesehatan mental cenderung mengalami mood swing

4. Gangguan kesehatan mental cenderung mengalami mood swing
Freepik/yanalya

Depresi dan kecemasan adalah masalah kesehatan mental yang paling sering terjadi dalam kehamilan.

Selama hamil, perubahan hormon bisa memengaruhi kadar zat kimia di otak yang berhubungan langsung dengan pengaturan suasana hati. Inilah sebabnya ibu hamil cenderung mengalami mood swing atau perubahan suasana hati.

Depresi yang berlanjut selama kehamilan dapat mempersulit sang ibu untuk merawat dirinya dan bayinya yang belum lahir.

Penting bagi setiap calon Mama untuk mengenali faktor risiko dan gejala masalah mental yang terjadi selama kehamilan. Segera cari bantuan ahli yang dapat membantu Mama mengatasi masalah mental yang Mama alami.

5. Preeklampsia adalah suatu kondisi serius

5. Preeklampsia adalah suatu kondisi serius
Freepik/bearfotos

Preeklampsia bisa terjadi ketika seorang ibu hamil memiliki tekanan darah tinggi, protein dalam urinenya dan pembengkakan di kaki.

WebMD memaparkan, preeklampsia dapat menyebabkan eklampsia. Eklampsia merupakan kondisi serius yang dapat mengancam nyawa Mama dan janin.

Satu-satunya cara membantu melindungi diri sendiri dari preeklampsia adalah dengan mempelajari gejala preeklampsia dan mengunjungi dokter untuk perawatan pranatal secara teratur.

Itulah kelima risiko yang paling umum terjadi di masa kehamilan. Tidak perlu khawatir, bila Mama rutin berkonsultasi ke dokter dan menjalankan gaya hidup sehat, Mama bisa terbebas dari kelima masalah kesehatan tersebut.

Baca Juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.