Saat Hamil, Redakan Sakit Gigi dengan 5 Bahan Alami Ini

Siapa yang tahan denga rasa nyeri saat sakit gigi

9 Februari 2019

Saat Hamil, Redakan Sakit Gigi 5 Bahan Alami Ini
Freepik/wavebreakmedia

Siapa yang tahan kalau sudah sakit gigi. Rasanya yang senut-senut membuat siapa saja tidak kuat akan nyerinya.

Nah, apabila sakit gigi menyerang pada ibu hamil terus bagaimana solusinya?
Sementara selama kehamilan tidak boleh sembarangan dalam meminum obat-obatan. Di sisi lain tidak nyamannya ketika sakit gigi pada ibu hamil bisa terjadi karena faktor hormon.

Biasanya selama kehamilan kemungkinan besar rentan akan terjadi pembengkakan pada gusi, gingivitis, dan juga masalah gigi lainnya.

Oleh sebab itu, penanganan sakit gigi yang aman untuk ibu hamil haruslah berbahan alami.

Berikut 5 pilihan obat tradisional yang aman untuk ibu hamil saat mengalami sakit gigi. Langsung cek rangkumannya yuk!

1. Bawang merah

1. Bawang merah
Freepik/Whatwolf

Saat sakit gigi menyerang di masa kehamilan, Mama bisa menanganinya dengan bawang merah.

Tahukah Ma? Bawang merah yang memiliki kandungan anti septik dan anti mikroba ternyata sangat berguna untuk membantu mengurangi rasa nyeri.

Bahkan tak hanya itu, bawang merah dipercaya sebagai anti peradangan pada gusi yang disebabkan oleh infeksi.

Jadi, saat sakit gigi mulai menyerang maka bisa mengunyah sepotong bawang merah untuk mengurangi rasa nyerinya.

Tapi apabila tidak dapat mengunyah bawang merah, opsi lainnya yaitu dengan menghaluskan bawang merah dan meletakkannya pada bagian gusi atau gigi yang sakit. Setelah beberapa menit, Mama bisa langsung berkumur.

2. Bawang putih

2. Bawang putih
Freepik/Topntp26

Sudah bukan hal tabu lagi jika herbal banyak memberikan manfaat untuk kesehatan.

Mama pun bisa mengandalkan bahan alami seperti bawang putih untuk meredakan nyeri saat sakit gigi melanda.

Kandungan senyawa allicin pada bawang putih dipercaya sangat efektif dalam membunuh mikroba, seperti kuman-kuman penyebab infeksi.

Di mana senyawa aktif tersebut bersifat antibakteri dan juga anti inflamasi yang berkhasiat mengurangi peradangan pada gusi dan mengurangi nyeri pada gigi.

Mama bisa menggerus satu siung bawang putih hingga lembut dan tambahkan sedikit garam, lalu oleskan di area gigi atau gusi yang sakit.

Editors' Picks

3. Berkumur dengan air garam

3. Berkumur air garam
Freepik/eddows-animator

Sakit gigi selagi hamil memang membuat tidak nyaman. Namun solusi yang tepat dan aman ialah dengan berkumur dengan air garam. 

Cara tersebut bisa menenangkan rasa sakit dan mencegah penyebaran infeksi.

Mama bisa menambahkan satu sendok teh garam ke dalam segelas air hangat, lalu aduk rata.

Selanjutnya berkumurlah hingga 3 atau 4 kali dalam sehari. Berkumur dengan air garam juga dapat membersihkan partikel sisa makanan yang menempel pada gusi dan gigi.

4. Cengkeh

4. Cengkeh
Freepik/sommail

Selama kehamilan tentunya sangat dianjurkan untuk memakai bahan-bahan alami untuk mengobati berbagai penyakit.

Sementara jika mengalami sakit gigi, Mama bisa mengunyah cengkeh yang ternyata mengandung antiseptik alami.

Rempah yang rasanya khas itu mampu mengurangi nyeri saat sakit gigi. Kandungan zat aktif eugenol ada pada cengkeh salah satu pereda nyeri alami, lho.

Apabila tidak sanggup untuk mengunyahnya, Mama dapat mengoleskan minyak cengkeh pada gigi atau gusi yang terasa sakit.

Rasanya yang hangat akan menenangkan rasa nyerinya.

5. Merica dan garam

5. Merica garam
Freepik/ipekmorel

Obat sakit gigi bagi ibu hamil yang aman berikutnya adalah merica dan garam.

Kandungan anti inflamasi dan analgesik yang terdapat pada bahan tersebut mampu mengurangi rasa nyeri saat sakit gigi.

Caranya mudah, Mama cukup campurkan satu sendok teh merica dan garam. Lalu aplikasikan campuran bahan tersebut di bagian gigi atau gusi yang sakit dan biarkan beberapa menit. Selanjutnya berkumurlah hingga bersih. 

Jika sakit gigi tidak kunjung sembuh, Mama bisa mendatangi dokter gigi. Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan mulut, yakni dengan rajin menggosok gigi sebelum tidur dan sesudah makan.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!

;