Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bolehkah Ibu Hamil Makan Oncom dan Leunca? Jangan Asal Konsumsi
Freepik/jcomp
  • Ibu hamil umumnya boleh makan oncom secukupnya karena mengandung protein nabati, serat, vitamin B, mineral, dan antioksidan yang melengkapi pola makan bergizi seimbang.
  • Oncom harus segar, higienis, dan dimasak hingga matang; hindari oncom mentah, setengah matang, rusak, atau olahan dengan minyak, garam, serta penyedap berlebihan.
  • Leunca, terutama mentah, perlu dihindari saat hamil karena solanin dan glikoalkaloid berpotensi mengganggu pencernaan serta sistem saraf; bila tak sengaja mengonsumsinya, konsultasikan ke dokter kandungan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Selama hamil, banyak Mama menjadi lebih selektif dalam memilih makanan. Sebab, apa yang dikonsumsi sehari-hari turut memengaruhi kesehatan ibu hamil dan tumbuh kembang janin.

Tak heran jika berbagai makanan tradisional Indonesia, termasuk oncom dan leunca, sering kali menimbulkan pertanyaan mengenai keamanannya selama masa kehamilan.

Lantas, bolehkah ibu hamil makan oncom dan leunca? Simak pembahasannya telah Popmama.com siapkan.

Bolehkah Ibu Hamil Makan Oncom?

Freepik/jcomp

Ibu hamil pada umumnya boleh mengonsumsi oncom selama diolah dengan benar dan dimakan dalam jumlah yang wajar. Oncom merupakan makanan fermentasi khas Indonesia yang terbuat dari ampas kedelai atau bungkil kacang tanah yang difermentasi menggunakan jamur tertentu.

Berkat proses fermentasi tersebut, oncom mengandung protein nabati, serat, vitamin B, serta sejumlah mineral yang dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi selama kehamilan.

Meski demikian, Mama perlu memastikan oncom yang dikonsumsi masih segar, tidak berbau menyengat, dan dimasak hingga benar-benar matang. Oncom yang sudah rusak atau terkontaminasi bakteri dapat meningkatkan risiko gangguan pencernaan maupun keracunan makanan.

Sebaiknya hindari mengonsumsi oncom mentah atau setengah matang, serta pilih produk yang diproses secara higienis. Selain itu, perhatikan juga cara pengolahannya.

Oncom yang dimasak dengan terlalu banyak minyak, garam, atau penyedap sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan. Mama dapat mengolah oncom menjadi tumisan, pepes, atau campuran sayur agar kandungan gizinya tetap terjaga.

Bolehkah Ibu Hamil Makan Leunca?

Pixabay/Andry Hariana

Ibu hamil masuk dalam kelompok yang dilarang untuk mengonsumsi leunca, terutama dalam bentuk mentah. Kandungan solanin dalam leunca dikhawatirkan dapat menembus plasenta dan memengaruhi perkembangan sistem saraf janin.

Keguguran atau cacat lahir juga menjadi faktor utama mengapa konsumsi leunca perlu dihindari selama kehamilan berlangsung. Meski beberapa tradisi masyarakat di Indonesia menganggap leunca sebagai lalapan atau penambah nafsu makan, ada baiknya tetap mengedepankan keamanan mama dan janin.

Jika tidak sengaja mengonsumsi leunca saat hamil, jangan ragu konsultasikan dengan dokter spesialis kandungan.

Manfaat Oncom bagi Ibu Hamil

commons.wikimedia.org/Hariadhi

Selain aman dikonsumsi jika diolah dengan benar, oncom juga menyimpan berbagai nutrisi yang dapat mendukung kesehatan Mama selama kehamilan. Meski bukan sumber nutrisi utama, oncom dapat menjadi pelengkap menu bergizi seimbang apabila dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.

Berikut beberapa manfaat oncom bagi ibu hamil:

  • Menjadi sumber protein nabati: Oncom mengandung protein yang berperan dalam pembentukan jaringan tubuh mama serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan organ, otot, maupun sel-sel janin.

  • Membantu melancarkan pencernaan: Kandungan serat pada oncom dapat membantu menjaga kesehatan saluran cerna. Asupan serat yang cukup juga berpotensi mengurangi risiko sembelit, keluhan yang cukup sering dialami selama kehamilan.

  • Menyumbang vitamin B hasil fermentasi: Proses fermentasi membuat oncom mengandung beberapa jenis vitamin B yang berperan dalam membantu metabolisme energi dan mendukung fungsi sistem saraf.

  • Mengandung antioksidan yang baik untuk tubuh: Oncom juga memiliki senyawa antioksidan yang dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Antioksidan turut berperan dalam menjaga kesehatan tubuh selama masa kehamilan.

  • Menambah variasi menu sehat sehari-hari: Mengonsumsi oncom sebagai bagian dari pola makan yang beragam dapat membantu Mama memperoleh berbagai jenis nutrisi dari sumber pangan lokal. Agar manfaatnya lebih optimal, padukan oncom dengan sayuran, sumber protein lain, dan karbohidrat kompleks dalam satu porsi makan.

Perlu diingat bahwa manfaat tersebut dapat diperoleh apabila oncom masih dalam kondisi segar, diolah secara higienis, dan dimasak hingga matang.

Oncom sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya sumber protein, melainkan dikombinasikan dengan makanan bergizi lainnya agar kebutuhan nutrisi selama kehamilan tetap terpenuhi secara optimal.

Efek Samping Makan Leunca bagi Ibu Hamil

magnific/jcomp

Efek samping mengonsumsi leunca dapat berbeda pada ibu hamil, tergantung pada jumlah yang dikonsumsi serta kondisi tubuh masing-masing.

Jika dikonsumsi dalam keadaan mentah atau dalam jumlah berlebihan, leunca berpotensi menimbulkan gangguan pada sistem pencernaan. Keluhan yang paling sering muncul meliputi:

  • Mual dan muntah secara terus-menerus.

  • Diare akut yang menyebabkan dehidrasi.

  • Nyeri abdomen atau perut yang melilit.

  • Nyeri ulu hati.

  • Sakit kepala dan migrain yang muncul tiba-tiba.

  • Kram perut, hingga keinginan untuk muntah akibat iritasi pada saluran cerna.

Selain itu, kandungan glikoalkaloid, seperti solanin, juga dapat memengaruhi sistem saraf apabila masuk ke dalam tubuh dalam kadar yang tinggi. Meski kasusnya jarang terjadi, kondisi ini dapat menyebabkan gejala seperti sakit kepala, pusing, rasa lemas, hingga kebingungan pada kasus keracunan yang lebih berat.

Demikian informasi mengenai bolehkah ibu hamil makan oncom dan leunca. Semoga informasinya membantu ya, Ma.

Curated For You

Editorial Team

Related Article