Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Bolehkah Ibu Hamil Makan Bibimbap? Ketahui Aturan Amannya

Bolehkah Ibu Hamil Makan Bibimbap? Ketahui Aturan Amannya
Pexels/Bekerja Govea Photo
Intinya Sih
  • Ibu hamil boleh mengonsumsi bibimbap jika seluruh bahan, termasuk telur dan daging, dimasak hingga matang sempurna.
  • Telur mentah berisiko Salmonella, daging setengah matang berisiko Toxoplasma, sedangkan sayuran mentah perlu dicuci higienis untuk meminimalkan paparan Listeria.
  • Pilih dolsot bibimbap, beri tahu pramusaji soal kehamilan, batasi gochujang tinggi natrium, dan pastikan kimchi dibuat higienis atau dimasak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bibimbap menjadi salah satu hidangan khas Korea Selatan yang digemari banyak orang, termasuk ibu hamil. Perpaduan nasi, aneka sayuran, daging, dan saus gochujang membuat makanan ini terasa lezat sekaligus mengenyangkan. 

Meski begitu, ibu hamil tetap perlu lebih cermat sebelum mengonsumsinya. Pasalnya, bibimbap tradisional sering kali disajikan dengan telur mentah dan daging setengah matang yang berpotensi membawa bakteri dan parasit berbahaya bagi kehamilan

Oleh karena itu, penting mengetahui cara menikmati bibimbap dengan aman agar manfaat gizinya tetap bisa didapatkan tanpa meningkatkan risiko bagi Mama maupun janin.

Berikut Popmama.com telah merangkum informasi mengenai bolehkah ibu hamil makan bibimbap beserta tips amannya.

1. Bolehkah ibu hamil makan bibimbap?

Bolehkah ibu hamil makan bibimbap?
Pixabay/lovelyheewon

Ibu hamil pada dasarnya boleh makan bibimbap selama seluruh bahan pelengkap yang digunakan telah dimasak hingga matang sempurna. 

Bibimbap merupakan hidangan khas Korea yang kaya akan nutrisi karena terdiri dari nasi, aneka sayuran, serta daging, sehingga dapat menjadi sumber karbohidrat, vitamin, mineral, protein, dan serat bagi tubuh.

Namun, bibimbap tradisional kerap disajikan dengan tambahan telur mentah atau daging yang masih setengah matang. Kedua bahan tersebut berisiko mengandung bakteri maupun parasit yang dapat membahayakan kesehatan ibu hamil dan janin. 

Karena itu, ada baiknya untuk memastikan seluruh bahan telah dimasak dengan baik dan hindari penggunaan bahan mentah agar bibimbap tetap aman dikonsumsi selama masa kehamilan.

2. Kenali risiko yang perlu dihindari saat makan bibimbap

Kenali risiko yang perlu dihindari saat makan bibimbap
Pixabay/nikluv

Ada beberapa bahan dalam bibimbap yang perlu diperhatikan oleh ibu hamil karena biasanya disediakan mentah atau kurang matang. Salah satunya adalah telur mentah atau setengah matang yang diletakkan di atas bibimbap. 

Ibu hamil sebaiknya meminta telur dimasak hingga benar-benar matang, baik digoreng maupun direbus, untuk mengurangi risiko infeksi bakteri Salmonella. Selain telur, pastikan daging sapi atau ayam yang digunakan telah dimasak hingga tingkat kematangan well-done

Sebab, daging yang masih setengah matang berisiko membawa parasit Toxoplasma yang dapat menyebabkan infeksi serius selama kehamilan. Beberapa jenis bibimbap juga menggunakan sayuran mentah sebagai pelengkap. 

Bila ingin mengonsumsinya, pastikan sayuran telah dicuci dengan higienis atau pilih sayuran yang sudah ditumis matang agar risiko paparan bakteri Listeria dapat diminimalkan.

3. Tips aman mengonsumsi bibimbap bagi ibu hamil

Tips aman mengonsumsi bibimbap bagi ibu hamil
Pixabay/장상영

Agar tetap bisa menikmati bibimbap dengan aman selama masa kehamilan, Mama dapat menerapkan beberapa tips berikut ini:

  • Pilih dolsot bibimbap
    Pilih varian bibimbap yang disajikan dalam mangkuk batu panas (dolsot). Panas dari mangkuk tersebut membantu menjaga makanan tetap hangat sekaligus mematangkan bahan-bahan di dalamnya saat diaduk.
  • Sampaikan kondisi kehamilan kepada pramusaji
    Saat makan di restoran, beri tahu pramusaji bahwa Mama sedang hamil. Mintalah agar telur dan daging dimasak hingga benar-benar matang untuk mengurangi risiko paparan bakteri maupun parasit.
  • Batasi penggunaan saus gochujang
    Saus gochujang memiliki kandungan natrium yang cukup tinggi. Mengonsumsi garam secara berlebihan selama kehamilan dapat meningkatkan risiko pembengkakan serta tekanan darah tinggi.
  • Pastikan kimchi disajikan secara aman
    Jika bibimbap disajikan bersama kimchi, pilih kimchi yang dibuat secara higienis atau yang telah dimasak. Proses pemanasan dapat membantu mengurangi risiko bakteri yang mungkin masih terdapat pada kimchi mentah.

Nah, itu dia  informasi mengenai bolehkah ibu hamil makan bibimbap beserta tips amannya. Siapa di antara Mama yang pencinta bibimbap? Semoga informasi ini dapat membantu, ya!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More