Teh yang Aman Dikonsumsi untuk Ibu Hamil

Memang pas untuk menangkal mual, tapi...

6 Juli 2019

Teh Aman Dikonsumsi Ibu Hamil
baby-pedia.com

Teh seringkali jadi minuman andalan ibu hamil karena bisa mengurangi atau bahkan menghilangkan rasa mual. Sayangnya, minum teh saat hamil ada aturannya. 

Saat hamil, Mama tidak bisa sembarangan dalam melakukan banyak hal, termasuk dalam mengonsumsi makanan dan minuman. Untuk teh sendiri, karena mengandung kafein, tentu ada aturan yang harus diikuti. 

Disusun Popmama.com, inilah anjuran dan aturan dalam mengonsumsi teh bagi ibu hamil:

1. Aturan jumlah porsi teh yang aman

1. Aturan jumlah porsi teh aman
Pexels/Valeria Boltneva

Teh boleh saja dikonsumsi ibu hamil. Tak hanya itu, hampir semua jenis teh boleh-boleh saja dinikmati Mama. Mulai dari teh hijau, teh hitam, dan lainnya. 

Namun yang harus diperhatikan adalah banyaknya porsi teh dalam satu hari. Karena jika terlalu banyak bisa berbahaya juga bagi janin. Setidaknya, konsumsi hanya maksimal 2 cangkir per hari. 

2. Teh herbal bisa jadi alternatif

2. Teh herbal bisa jadi alternatif
Freepik

Jika ingin sering minum teh, bisa disiasati dengan mengonsumsi teh herbal karena kebanyakan teh herbal tidak memiliki kandungan kafein yang terlalu banyak. 

Mama bisa memilih teh herbal buah-buahan seperti raspberry, blackcurrant, atau stroberi. Teh dari daun dan bunga kering juga tak kalah nikmat seperti peppermint dan chrysant. Namun hindari herbal yang terlalu rumit karena bisa saja ada kandungan yang berbahaya untuk janin. 

Editors' Picks

3. Jumlah maksimal konsumsi per hari adalah 200 mg kafein

3. Jumlah maksimal konsumsi per hari adalah 200 mg kafein
healthline.com

Ibu hamil tidak baik mengonsumsi terlalu banyak kafein di setiap harinya. Karena bisa mengganggu perkembangan janin, salah satu mengganggu asupan kalsiumnya. 

Oleh karena itu, ibu hamil hanya boleh mengonsumsi maksimal 200 mg kafein per hari. Setiap teh memiliki kandungan kafein berbeda. Semakin kental, semakin tinggi kafeinnya. 

Seperti contoh, dalam wadah 230 ml air, teh hijau mengandung 30-50 mg kafein dan teh hitam mengandung 25-110 mg kafein. Semakin lama teh dibiarkan dalam air, semakin banyak kafein yang dikandungnya. Jika dibagi dalam porsi cangkir, amannya Mama hanya mengonsumsi 2 cangkir teh per hari. 

4. Sajikan tanpa gula

4. Sajikan tanpa gula
Pixabay/cegoh

Saat merasa mual, atau terlalu panas, banyak ibu hamil memilih teh. Namun pastikan untuk hanya mengonsumsi teh saja. Dengan kata lain, hindari tambahan gula. 

Karena gula hanya mengandung kalori dan tidak mengandung nutrisi penting lainnya. Sehingga bisa memberi efek samping yang tidak baik untuk ibu hamil. Salah satunya diabetes dan kelebihan berat badan. 

Sebenarnya, semua yang dikonsumsi secara berlebihan tidak baik. Termasuk mengonsumsi teh, terlebih jika Mama sedang hamil. Jadi, cermat dalam mengonsumsinya ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!