Popmama.com/Syahra Maharani Putri/AI
Kunci utama untuk menghadapi fase menantang ini adalah komunikasi yang jujur dan terbuka bersama Papa mengenai kondisi Mama.
Sampaikan dengan lembut bahwa rasa enggan untuk berdekatan ini murni karena pengaruh kehamilan dan hanya bersifat sementara.
Penjelasan yang jujur akan membantu Papa memahami situasi yang ada, sehingga tidak merasa ditolak atau berkecil hati.
Perasaan malas di dekat suami saat hamil bukanlah sebuah kesalahan, melainkan bagian dari perjuangan awal Mama menyambut kehadiran si Kecil.
Jika kondisi ini terus berlanjut hingga mengganggu keharmonisan keluarga, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan psikolog demi mendapatkan solusi terbaik.
Semoga Mama dan janin selalu diberikan kesehatan, serta hubungan bersama Papa tetap hangat dan penuh cinta di masa kehamilan ini!