Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kenapa Ibu Hamil Sering Merasa Lelah selama Kehamilan?
Magnific/jcomp
  • Kelelahan saat hamil umum terjadi karena tubuh bekerja ekstra, dipengaruhi oleh gula darah rendah, dehidrasi, tekanan darah menurun, hingga kekurangan zat besi.
  • Ibu hamil disarankan segera beristirahat, mengangkat kaki, serta mengonsumsi makanan dan minuman bergizi untuk memulihkan energi saat merasa lemah.
  • Pencegahan dilakukan dengan makan teratur, cukup minum air, menjaga asupan zat besi, serta segera konsultasi ke dokter bila gejala lemah disertai sesak atau nyeri dada.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Ibu hamil terkenal mudah lelah. Salah satu alasannya adalah karena tubuh ibu hamil bekerja keras untuk merawat janin. Tetapi merasa lemah selama kehamilan sering kali lebih dari sekadar butuh tidur siang lagi.

Kelelahan saat hamil biasanya tampak seperti ketidakmampuan untuk bergerak atau berfungsi secara normal. Misalnya, ibu hamil mungkin merasa pusing, mual, atau pingsan, terutama saat berdiri. Ibu hamil mungkin gemetar, berkeringat, bingung, atau mudah tersinggung. Jangan abaikan juga sakit kepala atau penglihatan kabur.

Bahkan ketika Mama tidur nyenyak di malam hari, Mama mungkin merasa terlalu lelah untuk melakukan aktivitas normal. Ini mungkin terdengar menakutkan, tetapi kelemahan sesekali selama kehamilan sebenarnya cukup umum dan, untungnya, mudah diatasi.

Tapi, Mama mungkin bertanya: kenapa ibu hamil mudah lelah? Kenapa ibu hamil sering merasa lemah selama kehamilan? Apakah kondisi ini normal? Nah, penjelasannya sudah Popmama rangkum pada ulasan berikut ini.

Alasan Kenapa Ibu Hamil Sering Merasa Lelah selama Kehamilan

Magnific/stockking

Berbagai kondisi dapat menyebabkan kelemahan selama kehamilan dan dapat terjadi kapan saja selama sembilan bulan tersebut. Kondisi ini sangat individual dan dapat berubah.

Salah satu penyebab terbesar adalah gula darah rendah. Lagipula, ketika metabolisme ibu hamil meningkat dan kadar hormon berubah pada trimester pertama. Namun nafsu makan Mama menurun, karena mual dan keengganan terhadap makanan dan bau tertentu. Oleh karena itu, ibu hamil akhirnya mengonsumsi lebih sedikit kalori daripada yang dibutuhkan.

Hal yang sama dapat terjadi pada trimester ketiga ketika mual di pagi hari mungkin sudah hilang tetapi janin menekan perut mama. Hal ini juga dapat mengurangi nafsu makan ibu hamil. Apa pun penyebabnya, tidak mengonsumsi cukup kalori dapat memicu penurunan gula darah, yang pada gilirannya dapat membuat Mama merasa lemah atau goyah.

Dehidrasi juga dapat membuat Mama merasa lemah selama kehamilan. Kebutuhan air Mama meningkat saat hamil. Jika Mama lupa minum cukup air, Mama akan merasa lesu atau gemetar.

Mama mungkin juga merasa lemah selama kehamilan karena kepanasan. Seperti yang diketahui sebagian besar ibu hamil, perasaan itu sering disertai dengan pusing dan mual—yang hanya akan memperparah keinginan untuk berbaring di mana saja.

Terlebih lagi, tekanan darah secara alami menurun selama kehamilan, karena perubahan hormonal merelaksasi sistem kardiovaskular dan menyebabkan pembuluh darah melebar. Tekanan darah yang lebih rendah itu dapat membuat ibu hamil merasa pusing atau kepala terasa ringan—gejala yang memperburuk rasa lemah yang sudah ada.

Kekurangan zat besi juga bisa menjadi penyebabnya. Kebutuhan Mama akan mineral penting ini meningkat pesat saat hamil. Kekurangan zat besi dari waktu ke waktu dapat menyebabkan anemia (alias, kekurangan zat besi), suatu kondisi yang ditandai dengan kelelahan, pusing, atau, kelemahan.

Bila Ibu Hamil Mengalami Kelelahan dan Lemah, Apa yang Harus Dilakukan?

Pexels/cottonbro

Ketika perasaan tidak stabil mulai muncul, jangan mencoba untuk terus beraktivitas, apa pun yang sedang Mama lakukan. Duduklah, berbaringlah miring ke kiri, atau, jika Mama sedang mengemudi, menepilah dengan hati-hati ke pinggir jalan. Tarik napas dalam-dalam dan hembuskan perlahan.

Jika memungkinkan, ibu hamil dapat mengangkat kaki dapat membantu meningkatkan aliran darah ke otak dan mulai meredakan pusing.

Selanjutnya, coba konsumsi makanan dan minuman. Minuman olahraga adalah cara yang bagus untuk menghidrasi tubuh. Camilan kaya karbohidrat seperti biskuit atau buah memiliki gula yang mudah dicerna yang memberikan energi bagi tubuh untuk segera digunakan.

Tetaplah duduk setidaknya selama 15 atau 20 menit. Setelah Mama merasa energi kembali, bangunlah perlahan. Terkadang berdiri terlalu cepat dapat membuat Mama pusing lagi.

Cara Mencegah Rasa Lemah dan Lelah selama Kehamilan

Popmama.com/SysiliaTanhati/AI

Beberapa kebiasaan baik dapat sangat membantu Mama merasa lebih kuat, lebih stabil, dan lebih berenergi:

• Makanlah sesering mungkin. Cobalah untuk makan dan minum air setiap 2 jam untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil. Bawalah camilan setiap saat bepergian.

• Minumlah banyak air. Ibu hamil harus minum 10 gelas air setiap hari.

• Ubah posisi Mama dan bangunlah perlahan. Berdiri atau duduk dengan satu cara terlalu lama dapat menyebabkan lebih banyak darah berkumpul di kaki dan tungkai, menjauh dari otak.

• Perhatikan asupan zat besi. Mama membutuhkan 27 mg zat besi setiap hari selama kehamilan (dibandingkan dengan 18 mg saat Mama tidak hamil). Daging merah, kacang-kacangan, unggas, sayuran hijau, dan sereal yang diperkaya adalah sumber yang baik, tetapi jika kadar zat besi Mama rendah, dokter mungkin akan merekomendasikan suplemen.

• Jaga agar tubuh tetap sejuk. Kenakan pakaian ringan dan longgar jika Mama cenderung mudah merasa panas. Pada hari-hari yang hangat dan lembap, pertimbangkan untuk tetap berada di dalam ruangan selama bagian terpanas hari itu dan atur kecepatan Mama saat berada di luar.

Kapan Harus Menghubungi Dokter Jika Merasa Lemah dan Lelah Selama Kehamilan?

Pexels/Kaboompics.com

Jika rasa lemah dan lelah mereda setelah Mama makan, minum, dan beristirahat, kemungkinan besar itu bukan penyebab kekhawatiran. Tetapi segera hubungi dokter jika muncul beberapa gejala berikut ini:

  • Disertai kesulitan bernapas atau sesak napas

  • Disertai nyeri dada

  • Sering terjadi

  • Mempengaruhi kualitas hidup Mama

Untuk menemukan kemungkinan penyebab mendasar dari rasa lemah Mama selama kehamilan (seperti kekurangan zat besi atau diabetes gestasional), dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan darah atau tes lainnya, dan dapat memberi Mama saran tentang langkah selanjutnya.

Lemah dan lelah kerap dialami oleh ibu hamil. Meski normal, Mama juga perlu waspada, ya. Bila disertai dengan gejala lain, segera periksakan diri ke dokter, Ma!

Itu penjelasan tentang kenapa ibu hamil sering merasa lelah selama kehamilan. Apakah Mama juga sering mengalaminya?

Editorial Team

Related Article