Migrain bukanlah sakit kepala biasa. Nyeri parah dan berdenyut ini dapat memengaruhi satu atau kedua sisi kepala, berlangsung selama berjam-jam atau bahkan berhari-hari.
Terkadang, migrain didahului atau disertai dengan apa yang disebut dengan aura. Ini adalah gejala neurologis yang meliputi penglihatan kabur, kilatan cahaya atau mati rasa, hingga kesemutan di lengan, kaki, atau wajah.
Selain itu, migrain dapat menyebabkan Mama merasa mual yang melebihi morning sickness dan membuat Mama merasa lebih lelah, pusing, dan peka terhadap cahaya serta suara.
Namun, selain menimbulkan keluhan, migrain saat hamil juga dipercaya bahwa Mama sedang mengandung bayi laki-laki.
Benarkah hal tersebut? Lalu apa penyebab migrain saat hamil? Berikut ulasan Popmama.com akan membahas fakta tentang migrain yang sebenarnya.
