Pengobatan untuk hyperemesis gravidarum seringkali didasarkan pada tingkat keparahan gejala seseorang. Dokter biasanya akan menyarankan perubahan pola makan dan gaya hidup seperti makan lebih sering dan lebih sedikit serta menghindari pemicu untuk membantu pasien mengatasi gejala, tetapi seringkali pengobatan juga diperlukan untuk mengelola gejala hyperemesis gravidarum.
Lini pertahanan pertama biasanya adalah kombinasi doksilamin (bahan aktif dalam obat tidur Unisom) dan vitamin B6 atau piridoksin, yang keduanya umumnya dianggap aman selama kehamilan.
Jika kombinasi doksilamin dan piridoksin tidak meredakan gejala Mama, doktermungkin juga akan membicarakan tentang obat antiemetik resep seperti Zofran (ondansetron), yaitu obat yang mencegah muntah. Banyak dari obat-obatan ini aman dikonsumsi selama kehamilan, sementara yang lain menimbulkan risiko yang lebih tinggi.
Saat memutuskan apakah akan mengonsumsi antiemetik untuk mengobati hyperemesis gravidarum atau tidak, penting untuk mempertimbangkan risiko dan manfaatnya.
Jika ibu hamil sama sekali tidak makan, akan ada titik di mana baik ibu maupun janin berisiko. Jika ibu hamil kekurangan gizi, kemungkinan janin mengalami masalah akan meningkat. Jadi Mama harus mempertimbangkan risiko itu terhadap risiko obat yang membahayakan.
Kebanyakan orang berpikir bahwa selama obat tersebut tidak dikonsumsi secara sembarangan, menjaga pola makan dan nutrisi yang cukup selama kehamilan adalah yang terbaik.
Saat ini, studi klinis tentang potensi efek teratogenik (apakah menyebabkan peningkatan kecacatan bawaan) dari Zofran masih kontradiktif. Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists, risiko absolut terhadap janin rendah. Namun, semua obat hanya boleh dipertimbangkan setelah penilaian individual terhadap potensi risiko dan manfaatnya.
Jika muntah Mama sangat parah sehingga Mama mengalami dehidrasi yang berbahaya, Mama mungkin perlu dirawat di rumah sakit untuk hidrasi intravena (IV).
Hal aneh tentang hyperemesis gravidarum adalah semakin dehidrasi Mama, semakin mual Mama dan semakin besar kemungkinan Mama muntah—dan siklus tersebut terus berlanjut. Akibatnya, bagian penting dari pengobatan untuk hyperemesis gravidarum yang parah adalah mendukung hidrasi.
Jika Mama terus kehilangan berat badan saat di rumah sakit, dokter mungkin juga merekomendasikan selang makan untuk memastikan Mama dan janin mendapatkan nutrisi penting yang dibutuhkan.
Itu penjelasan tentang penyebab hyperemesis gravidarum selama kehamilan. Bila Mama menemukan gejalanya, segera konsultasikan dengan dokter, ya!
Semoga Mama selalu sehat!