Perbedaan beberapa hari antara hasil HPHT dan USG tidak selalu menjadi tanda masalah. Salah satu penyebabnya adalah waktu ovulasi dan pembuahan yang tidak selalu terjadi tepat pada hari ke-14 seperti asumsi kalender.
Melansir ACOG, bila USG dilakukan sebelum usia 9 minggu dan hasilnya berbeda lebih dari sekitar 5 hari dari perhitungan HPHT, dokter dapat mempertimbangkan penyesuaian usia kehamilan atau HPL. Pada usia 9 minggu hingga 13 minggu 6 hari, batas selisih yang dipertimbangkan sekitar lebih dari 7 hari.
Semakin lanjut usia kehamilan, semakin rendah ketepatan USG untuk menentukan usia kehamilan. Pada trimester kedua, margin kesalahan bisa mencapai sekitar 7-14 hari, sedangkan pada trimester ketiga bisa mencapai sekitar 21-30 hari. Karena itu, USG trimester pertama biasanya menjadi acuan terbaik untuk menentukan usia kehamilan jika terdapat perbedaan dengan HPHT.
Itulah penjelasan mengenai perbedaan usia janin berdasarkan HPHT dan USG. Perbedaan kecil masih bisa terjadi dan belum tentu menandakan masalah. Namun, jika selisihnya cukup jauh, dokter akan mempertimbangkan waktu USG, kepastian HPHT, serta perkembangan janin sebelum menentukan usia kehamilan yang paling akurat.