Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Perbedaan Usia Janin Berdasarkan HPHT dan USG, Mana yang Akurat?
Pexels/Pavel Danilyuk
  • HPHT menghitung usia kehamilan dari kalender menstruasi, sedangkan USG memperkirakannya melalui ukuran embrio atau janin.

  • USG trimester pertama hingga 13 minggu 6 hari disebut paling akurat, terutama saat HPHT tidak diketahui atau siklus menstruasi tidak teratur.

  • Perbedaan beberapa hari masih bisa terjadi, tetapi selisih yang jauh perlu dipertimbangkan berdasarkan waktu pemeriksaan dan perkembangan janin.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
hari ke-14

HPHT menggunakan asumsi ovulasi terjadi pada hari ke-14 dalam siklus menstruasi.

sekitar dua minggu setelah hari pertama menstruasi

Pembuahan umumnya terjadi sekitar dua minggu setelah hari pertama menstruasi pada siklus 28 hari.

13 minggu 6 hari

USG trimester pertama hingga usia kehamilan 13 minggu 6 hari disebut sebagai metode paling akurat untuk menentukan atau mengonfirmasi usia kehamilan.

sebelum usia 9 minggu

Jika hasil USG berbeda lebih dari sekitar 5 hari dari perhitungan HPHT, dokter dapat mempertimbangkan penyesuaian usia kehamilan atau HPL.

usia 9 minggu hingga 13 minggu 6 hari

Batas selisih yang dipertimbangkan sekitar lebih dari 7 hari.

trimester kedua

Margin kesalahan USG untuk menentukan usia kehamilan bisa mencapai sekitar 7-14 hari.

trimester ketiga

Margin kesalahan USG untuk menentukan usia kehamilan bisa mencapai sekitar 21-30 hari.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Perbedaan usia kehamilan berdasarkan HPHT dan hasil USG dapat terjadi, mulai dari beberapa hari hingga selisih yang perlu dievaluasi.
  • Who?
    Ibu hamil yang menjalani pemeriksaan kehamilan dan menggunakan HPHT serta USG untuk memperkirakan usia kehamilan.
  • Where?
    Pemeriksaan dilakukan dalam layanan pemeriksaan kehamilan, dengan usia kehamilan dinilai melalui HPHT dan USG.
  • When?
    Penilaian USG paling akurat disebut berlaku pada trimester pertama hingga usia kehamilan 13 minggu 6 hari.
  • Why?
    HPHT memakai kalender menstruasi, sedangkan USG mengukur embrio atau janin. Waktu ovulasi dan pembuahan juga tidak selalu sama.
  • How?
    HPHT dihitung dari hari pertama menstruasi terakhir, sementara USG memperkirakan usia melalui ukuran janin, termasuk CRL pada trimester pertama.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Usia kehamilan bisa dihitung dari hari pertama haid terakhir atau dari ukuran bayi saat USG. Hasilnya kadang berbeda beberapa hari karena waktu ovulasi setiap ibu tidak sama. USG awal biasanya lebih tepat. Kalau selisihnya jauh, dokter akan melihat waktu pemeriksaan, HPHT, dan perkembangan bayi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Perbedaan hasil HPHT dan USG dapat membantu dokter menilai usia kehamilan dengan lebih cermat. Informasi dari waktu pemeriksaan, kepastian HPHT, dan perkembangan janin dapat dipertimbangkan bersama, terutama karena USG trimester pertama memiliki ketepatan lebih baik untuk menentukan atau mengonfirmasi usia kehamilan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Saat menjalani pemeriksaan kehamilan, ibu hamil mungkin pernah menemukan usia kehamilan berdasarkan Hari Pertama Haid Terakhir atau HPHT berbeda dengan hasil USG. Perbedaan beberapa hari memang cukup umum terjadi, tetapi selisih yang terlalu jauh tetap perlu dievaluasi.

Secara medis, HPHT menghitung usia kehamilan berdasarkan kalender menstruasi, sedangkan USG memperkirakan usia kehamilan berdasarkan ukuran embrio atau janin. Karena cara menghitungnya berbeda, hasil keduanya tidak selalu persis sama.

Berikut Popmama.com rangkum perbedaan usia janin berdasarkan HPHT dan USG.

1. HPHT menghitung usia kehamilan dari hari pertama haid terakhir

Pexels/MART PRODUCTION

Perhitungan berdasarkan HPHT menggunakan hari pertama menstruasi terakhir sebagai titik awal usia kehamilan. Mengutip American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), Hari Perkiraan Lahir atau HPL secara konvensional dihitung sekitar 280 hari atau 40 minggu sejak hari pertama HPHT.

Namun, metode ini menggunakan asumsi bahwa siklus menstruasi berlangsung sekitar 28 hari dan ovulasi terjadi pada hari ke-14. Jika siklus Mama tidak teratur, ovulasi terjadi lebih cepat atau lebih lambat, atau tanggal HPHT tidak diingat dengan tepat, usia kehamilan berdasarkan metode ini bisa memiliki selisih.

Perlu diketahui pula bahwa usia kehamilan berdasarkan HPHT bukan usia janin sejak pembuahan. Pada siklus 28 hari, pembuahan umumnya terjadi sekitar dua minggu setelah hari pertama menstruasi, sehingga usia embrio sebenarnya biasanya lebih muda sekitar dua minggu dibandingkan usia kehamilan yang dicatat dokter.

2. USG memperkirakan usia kehamilan berdasarkan ukuran janin

Pexels/Pavel Danilyuk

Berbeda dengan HPHT, USG menentukan usia kehamilan dengan mengukur perkembangan embrio atau janin. Pada trimester pertama, ukuran yang paling sering digunakan adalah crown-rump length atau CRL, yaitu panjang embrio dari puncak kepala hingga bokong.

ACOG menyebut USG trimester pertama hingga usia kehamilan 13 minggu 6 hari merupakan metode paling akurat untuk menentukan atau mengonfirmasi usia kehamilan. Akurasinya berada di kisaran sekitar 5-7 hari, sehingga USG awal sering dijadikan acuan ketika HPHT tidak diketahui atau siklus menstruasi tidak teratur.

Penelitian yang diterbitkan dalam Paediatric and Perinatal Epidemiology dan melibatkan 1.867 kehamilan juga menemukan bahwa perkiraan usia berdasarkan HPHT dan USG trimester pertama secara umum cukup berdekatan. Meski demikian, pada sebagian ibu tetap ditemukan variasi karena waktu ovulasi dan karakteristik kehamilan tidak selalu sama.

3. Selisih usia berdasarkan HPHT dan USG masih bisa terjadi

Pexels/Jorge Chan

Perbedaan beberapa hari antara hasil HPHT dan USG tidak selalu menjadi tanda masalah. Salah satu penyebabnya adalah waktu ovulasi dan pembuahan yang tidak selalu terjadi tepat pada hari ke-14 seperti asumsi kalender.

Melansir ACOG, bila USG dilakukan sebelum usia 9 minggu dan hasilnya berbeda lebih dari sekitar 5 hari dari perhitungan HPHT, dokter dapat mempertimbangkan penyesuaian usia kehamilan atau HPL. Pada usia 9 minggu hingga 13 minggu 6 hari, batas selisih yang dipertimbangkan sekitar lebih dari 7 hari.

Semakin lanjut usia kehamilan, semakin rendah ketepatan USG untuk menentukan usia kehamilan. Pada trimester kedua, margin kesalahan bisa mencapai sekitar 7-14 hari, sedangkan pada trimester ketiga bisa mencapai sekitar 21-30 hari. Karena itu, USG trimester pertama biasanya menjadi acuan terbaik untuk menentukan usia kehamilan jika terdapat perbedaan dengan HPHT.

Itulah penjelasan mengenai perbedaan usia janin berdasarkan HPHT dan USG. Perbedaan kecil masih bisa terjadi dan belum tentu menandakan masalah. Namun, jika selisihnya cukup jauh, dokter akan mempertimbangkan waktu USG, kepastian HPHT, serta perkembangan janin sebelum menentukan usia kehamilan yang paling akurat.

Curated For You

Editorial Team

Related Article