Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Kapan Detak Jantung Janin Mulai Terdengar saat USG? Kenali Waktunya

3 min read
Kapan Detak Jantung Janin Mulai Terdengar saat USG? Kenali Waktunya
Pinterest.com
  • Suara detak jantung janin umumnya mulai dapat didengarkan melalui pemeriksaan USG pada usia kehamilan 10–12 minggu.

  • Jika belum terdengar pada minggu ke-12, dokter dapat menyarankan USG ulang karena usia kehamilan, posisi rahim atau janin, serta keterbatasan pemeriksaan dapat memengaruhi hasil.

  • Detak jantung janin perlu dipantau untuk menilai kondisi janin, terutama pada kehamilan dengan diabetes gestasional, tekanan darah tinggi, atau preeklamsia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Saat mengetahui diri sedang hamil, Mama dan Papa tentu ingin memastikan si Kecil tumbuh dan berkembang dengan baik. Salah satu momen yang paling dinantikan adalah ketika detak jantung janin mulai terdeteksi saat pemeriksaan kehamilan. 

Namun, detak jantung janin tidak selalu langsung terdengar pada pemeriksaan USG pertama. Waktu kemunculannya bisa berbeda, bergantung pada usia kehamilan dan metode pemeriksaan yang digunakan. 

Berikut Popmama.com telah merangkum informasi mengenai kapan detak jantung janin mulai terdengar saat USG?

  1. Kapan Detak Jantung Janin Mulai Terdengar saat USG?

    Kapan detak jantung janin mulai terdengar saat USG
    Magnific

    Suara detak jantung janin umumnya mulai dapat didengarkan melalui pemeriksaan USG pada usia kehamilan 10–12 minggu. Tapi, aktivitas jantung sebenarnya sudah mulai muncul sekitar minggu ke-5 dan biasanya dapat terlihat melalui USG pada usia kehamilan 6–9 minggu.

    Perlu Mama ketahui bahwa aktivitas jantung yang terlihat pada layar USG tidak selalu berarti suaranya sudah bisa didengar. Karena itu, jika detak jantung belum terdengar saat pemeriksaan awal, Mama tidak perlu langsung panik, ya. Dokter akan menilai hasil pemeriksaan berdasarkan usia kehamilan dan perkembangan janin.

  2. Bagaimana jika Detak Jantung Janin belum Terdengar pada Minggu Ke-12?

    Detak jantung janin belum terdengar pada minggu ke-12
    Magnific/rawpixel.com

    Ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi hasil pemeriksaan, sehingga dokter mungkin menyarankan USG ulang setelah jeda waktu tertentu untuk memantau perkembangan janin. Beberapa kemungkinan penyebab detak jantung janin belum terdengar, antara lain:

    1. Perhitungan usia kehamilan kurang tepat. Jika ovulasi terjadi lebih lambat dari perkiraan, usia perkembangan janin mungkin lebih muda daripada hitungan berdasarkan hari pertama haid terakhir.
    2. Posisi rahim atau janin. Posisi rahim dan letak embrio dapat memengaruhi kemudahan dokter melihat aktivitas jantung melalui pemeriksaan USG.
    3. Keterbatasan pemeriksaan. Jenis USG, kualitas gambar, dan kondisi saat pemeriksaan dapat memengaruhi apakah aktivitas jantung sudah terlihat.

  3. Berapa Detak Jantung Janin yang Normal Berdasarkan Usia Kehamilan?

    Detak jantung janin normal berdasarkan usia kehamilan
    Magnific

    Detak jantung janin diukur dalam satuan beats per minute (bpm), yaitu jumlah denyut dalam satu menit. Angkanya berubah seiring perkembangan kehamilan. Pada awal kehamilan, detak jantung masih relatif lambat, kemudian meningkat dan berangsur menyesuaikan seiring bertambahnya usia janin.

    Kisaran detak jantung janin berdasarkan usia kehamilan adalah sebagai berikut.

    • Minggu ke-5–7: sekitar 90–110 bpm.
    • Minggu ke-8–12: detak jantung meningkat dan dapat mencapai sekitar 149–170 bpm pada minggu ke-9, kemudian mulai menurun menjelang minggu ke-12.
    • Minggu ke-13–26: sekitar 110–160 bpm.
    • Minggu ke-27–40: sekitar 110–160 bpm, dengan kemungkinan perubahan menjelang persalinan.

  4. Mengapa Detak Jantung Janin Perlu Dipantau selama Kehamilan?

    Pentingnya memantau detak jantung janin selama kehamilan
    Magnific

    Pemantauan detak jantung membantu dokter menilai kondisi janin selama kehamilan dan menjelang persalinan. Perubahan detak jantung dapat menjadi salah satu petunjuk yang perlu diperiksa lebih lanjut, termasuk kemungkinan adanya gangguan pada kondisi janin.

    Pemantauan ini juga penting bagi Mama yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, seperti diabetes gestasional, tekanan darah tinggi, atau preeklamsia. Dalam situasi tersebut, dokter dapat menyarankan pemeriksaan lebih teratur untuk memantau kondisi Mama sekaligus perkembangan janin.

  5. Cara Mendengarkan Detak Jantung Janin

    Cara mendengarkan detak jantung janin
    Magnific

    Detak jantung janin dapat diperiksa menggunakan dua metode. Pemilihan metode bergantung pada usia kehamilan, tujuan pemeriksaan, dan kondisi Mama serta janin.

    1. Auskultasi. Dokter menggunakan stetoskop khusus untuk mendengarkan denyut jantung janin melalui perut mama. Metode ini umumnya digunakan ketika usia kehamilan sudah memungkinkan suara jantung didengar dengan alat tersebut.
    2. Pemantauan elektronik. Detak jantung diperiksa menggunakan alat khusus. Pemantauan eksternal dapat menggunakan gelombang ultrasonik, termasuk alat Doppler, untuk mendeteksi denyut jantung janin.

    Itulah penjelasan mengenai kapan detak jantung janin mulai terdengar saat USG. Semoga informasi ini bermanfaat, ya, Ma.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More