7 Aturan Olahraga Aman saat Hamil yang Wajib Mama Ketahui

Jangan sampai olahraga yang Mama pilih membahayakan kandungan mama ya

4 Juni 2020

7 Aturan Olahraga Aman saat Hamil Wajib Mama Ketahui
freepik.com/prostooleh

Selama Mama hamil, mungkin Mama jadi malas untuk bergerak karena merasa lebih lelah dan khawatir olahraga malah akan membahayakan janin. Namun, olahraga bisa Mama lakukan dengan aman asal Mama mengikuti aturan berolahraga yang tepat.

Apalagi, olahraga dapat membuat Mama lebih sehat dan bugar selama menjalani kehamilan.

Yuk simak informasi mengenai aturan olahraga aman saat hamil yang wajib Mama ketahui, yang sudah Popmama.comrangkum untuk Mama dilansir dari Babycenter.com berikut ini!

1. Konsultasi kesehatan kehamilan ke dokter

1. Konsultasi kesehatan kehamilan ke dokter
freepik.com/asmedvednikov

Sebelum memulai, melanjutkan, atau mengubah rutinitas olahraga, Mama wajib konsultasi kesehatan mama ke dokter. Jika Mama sudah olahraga teratur sebelum hamil dan kehamilan mama sehat, Mama bisa melanjutkan olahraga sesuai dengan saran dari dokter.

Namun, jika dirasa olahraga malah akan memberikan risiko kesehatan bagi Mama dan si Kecil dalam kandungan, dokter biasanya akan melarang Mama melakukan olahraga berat. Intinya, dokter akan memberikan saran olahraga yang boleh dan tidak boleh Mama lakukan selama hamil.

2. Pastikan kalori cukup

2. Pastikan kalori cukup
freepik.com/freepik

Olahraga membakar kalori, sedangkan Mama yang sedang hamil butuh tambahan kalori setiap harinya. Jadi pastikan Mama mengonsumsi makanan bergizi seimbang untuk mendapatkan cukup kalori dan memperkuat tubuh selama olahraga.

Setiap harinya wanita hamil butuh ekstra 300 kalori lebih banyak dari biasanya. Jika berat badan mama kurang atau berlebihan selama hamil, dokter akan memantau asupan kalori untuk Mama dan juga menyarankan olahraga yang sesuai dengan kebutuhan kalori selama Mama hamil.

Editors' Picks

3. Minum cukup air putih

3. Minum cukup air putih
freepik.com/yanalya

Minum cukup air putih sebelum, selama, dan setelah olahraga sangat penting agar Mama tidak mengalami dehidrasi. Dehidrasi pada ibu hamil bisa memicu berkurangnya darah yang mencapai plasenta, dan juga bisa memicu kontraksi.

Untuk mengetahui apakah Mama mengalami dehidrasi atau tidak, Mama bisa memeriksa warna urin mama. Jika warna urin mama kuning gelap, itu tandanya Mama sedang dehidrasi. Mama butuh minum 1-2 gelas air setiap jamnya sampai urin mama berwarna kuning pucat atau hampir jernih.

4. Kenakan pakaian yang tepat

4. Kenakan pakaian tepat
freepik.com/senivpetro

Pakaian merupakan salah satu perlengkapan olahraga yang penting untuk diperhatikan. Pastikan Mama mengenakan pakaian yang longgar, tidak membuat tubuh tambah panas, dan nyaman untuk bernapas. Pilih pakaian dengan bahan yang ringan dan menyerap keringat. Bra yang Mama gunakan juga sebaiknya adalah sports bra atau bra khusus ibu hamil, dengan padanan sepatu atletik yang nyaman dan pas di kaki mama.

5. Jangan berbaring telentang

5. Jangan berbaring telentang
freepik.com/prostooleh

Hindari olahraga sambil berbaring telentang setelah trimester pertama. Berat uterus akan mengganggu peredaran darah ke jantung, dan bisa mengurangi aliran darah ke otak dan rahim Mama. Ini bisa membuat Mama mengalami pusing, napas pendek, atau mual.

Jika memang harus telentang, Mama bisa meletakkan bantal atau ganjalan busa di belakang punggung untuk menopang tubuh bagian atas saat olahraga.

6. Hindari olahraga di tempat panas dan lembap

6. Hindari olahraga tempat panas lembap
freepik.com/bilahata

Saat Mama hamil, suhu tubuh mama akan lebih hangat dari biasanya karena peningkatan aliran darah serta metabolisme yang lebih tinggi. Jika Mama olahraga di tempat panas dan lembap, Mama akan merasa lebih panas dari biasanya. Saat hal ini terjadi, Mama akan merasakan pusing atau sesak napas.

Hindari olahraga seperti bikram yoga atau hot pilates dan bersantai di sauna atau kolam air panas. Kegiatan ini akan meningkatkan suhu tubuh sehingga bisa mengancam kesehatan kehamilan mama.

7. Jadikan olahraga sebagai kebiasaan

7. Jadikan olahraga sebagai kebiasaan
freepik.com/yanalya

Olahraga secara rutin lebih mudah diterima tubuh dibanding olahraga panjang yang hanya dilakukan sesekali. Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists, ibu hamil bisa melakukan olahraga ringan selama 20-30 menit setiap hari selama dokter kandungan memperbolehkan.

Salah satu cara supaya olahraga bisa jadi rutinitas mama selama hamil adalah dengan mengajak orang terdekat untuk ikut olahraga bersama. Hal ini akan membuat Mama lebih termotivasi dan bisa mendapatkan quality time bersama juga.

Nah, demikian tujuh aturan olahraga aman yang harus Mama lakukan selama kehamilan. Tetap aktif sesuai anjuran dokter kandungan dan semoga kehamilan mama sehat selalu, ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.