Ini 6 Obat Alami Masuk Angin untuk Ibu Hamil

Sebenarnya nggak ada istilah masuk angin di dunia medis

5 Mei 2021

Ini 6 Obat Alami Masuk Angin Ibu Hamil
Freepik/maksymiv_yura

Masuk angin memang membuat tidak nyaman, apalagi saat menyerang ibu hamil. Masuk angin kerap dialami ibu hamil pada trimester pertama ketika terjadi perubahan hormon dan sistem kekebalan tubuh mulai menurun. 

Namun, tahukah Mama bahwa tidak ada istilah “masuk angin” di dunia medis? Selama ini masuk angin identik dengan flu karena gejalanya mirip dengan flu yakni pusing, suhu tubuh meningkat, nyeri tulang, bersin, dan tenggorokan sakit. Terkadang masuk angin menyebabkan kondisi kesehatan mama lebih parah karena membuat tubuh terasa lemas. 

Walaupun bukan tergolong penyakit serius, Mama tetap harus mencegah masuk angin agar bisa beraktivitas secara normal. Namun, Mama juga tak bisa sembarangan mengonsumsi obat-obatan demi menjaga kesehatan bayi dalam kandungan. 

Lalu, obat apa yang aman dikonsumsi oleh ibu hamil jika mengalami masuk angin? Berikut Popmama.com rangkum enam rekomendasi obat alami masuk angin untuk ibu hamil. 

1. Air hangat

1. Air hangat
Freepik

Obat alami pertama untuk meredakan masuk angin adalah air hangat. Mudah bukan? Walaupun terbilang mudah, air hangat tetap menyimpan manfaat untuk tubuh mama ketika terserang masuk angin. 

Dilansir dari Mayo Clinic, minum air hangat bisa menenangkan tubuh dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Air hangat juga bisa meredakan gejala-gejala masuk angin seperti perut kembung dan tenggorokan sakit. 

2. Air jahe

2. Air jahe
Freepik/may_chanikran

Jahe selama ini dikenal sebagai salah satu obat tradisional untuk masuk angin. Jahe bisa memberikan efek hangat pada tubuh sekaligus menghilangkan gas berlebih dalam perut. 

Oleh karena itu, Mama bisa membuat air jahe ketika merasa masuk angin. Dengan minum air jahe, maka sirkulasi darah dan sistem kekebalan tubuh akan meningkat. 

Editors' Picks

3. Olahan sayuran hangat

3. Olahan sayuran hangat
Freepik/stockking

Selain jahe, Mama bisa mengatasi masuk angin dengan mengonsumsi sayuran yang diolah menjadi makanan hangat seperti sup. Olahan sayuran hangat bisa memenuhi kebutuhan serat harian dan meredakan gejala masuk angin. 

Tak hanya itu, sayuran yang diolah menjadi sup bisa membuat tubuh mama lebih hangat dan bertenaga. Jadi, Mama bisa kembali beraktivitas normal. 

4. Buah-buahan

4. Buah-buahan
Freepik

Alternatif lain untuk meredakan gejala masuk angin apabila Mama tidak suka rempah adalah mengonsumsi buah-buahan. Ada beberapa buah-buahan yang bisa meredakan masuk angin yakni jeruk, kiwi, pepaya, dan pisang. 

Jeruk dan kiwi memiliki rasa manis dan asam yang bisa meredakan gejala mual akibat masuk angin. Sementara itu, kandungan B6 pada pisang dan pepaya bisa membantu meredakan muntah akibat masuk angin. 

5. Minyak angin menthol

5. Minyak angin menthol
Freepik/User12633018

Obat alami lainnya yang kerap digunakan untuk meredakan masuk angin adalah mengoleskan minyak angin menthol. Menurut Food and Drug Administration (FDA), kandungan menthol masih aman digunakan ibu hamil selama disesuaikan dengan kebutuhan. Kandungan menthol memang bisa menjadi aroma terapi yang menenangkan dan meredakan gejala mual. 

Namun, Mama tidak boleh sering menggunakan minyak angin menthol. Penggunaannya harus sesuai resep dokter agar tidak membahayakan kesehatan mama dan bayi dalam kandungan. 

6. Hindari makanan mengandung gas

6. Hindari makanan mengandung gas
Pixabay/Rohtopia

Terakhir, hindari makanan yang menyebabkan perut kembung atau begah. Makanan yang mengandung oligosakarida atau gas nitrogen bisa menyebabkan masuk angin dan perut kembung. Contoh makanan yang mengandung gas nitrogen di antaranya kacang polong, biji-bijian, kubis, dan bunga kol. 

Selain obat alami masuk angin untuk ibu hamil seperti yang disebutkan sebelumnya, cobalah untuk istirahat yang cukup untuk meredakan gejala masuk angin. Apabila gejala masuk angin tak kunjung sembuh, jangan ragu untuk konsultasi ke dokter ya, Ma!

Baca juga :

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.