Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

Tidak Periksa Kehamilan, Apa Dampaknya bagi Ibu Hamil?

Tidak Periksa Kehamilan, Apa Dampaknya bagi Ibu Hamil?
Freepik/jannoon028
Share Article

Tentunya kehamilan menjadi momen yang membahagiakan bagi setiap pasangan, terutama bagi pasangan yang telah lama menanti hadirnya si Kecil untuk melengkapi keluarga yang telah diimpikan sejak lama.

Namun, fase ini juga memaksa Mama untuk banyak belajar hal baru mengenai setiap perkembangan trimester kehamilan untuk menunjang kesehatan janin. Pembelajaran dan pencegahan terhadap komplikasi selama kehamilan dapat Mama dapatkan melalui pemeriksaan dokter kandungan yang dilakukan secara berkala.

Pemeriksaan selama kehamilan berlangsung juga dapat disebut dengan istilah Pelayanan Antenatal Care (ANC) yang umumnya dilakukan minimal 6 kali dengan rincian 2 kali di trimester pertama, 1 kali di trimester kedua, dan 3 kali di trimester ketiga.

Lalu, bagaimana jika Mama sama sekali tidak pernah memeriksakan kehamilan pada dokter?

Berikut Popmama.com telah rangkum beberapa dampak jika Mama tidak periksa kehamikan. Mari kita simak bersama! 

1. Tidak dapat mendeteksi tanda bahaya kehamilan

Freepik/Bearfotos
Freepik/Bearfotos

Salah satu dampak tidak periksa kehamilan saat hamil adalah tidak dapat mendeteksi tanda bahaya pada janin karena hal ini hanya dapat dilakukan oleh tenaga profesional seperti dokter.

Ketika hal ini terjadi, Mama juga tidak akan mendapatkan penanganan yang tepat, maka dari itu hukumnya wajib bagi setiap Mama yang sedang hamil untuk melakukan pemeriksaan secara berkala untuk memantau kesehatan mama dan si Kecil.

Salah satu tanda bahaya kehamilan yang memerlukan dokter untuk mendeteksinya yakni ketika janin mengalami penurunan atau kurangnya frekuensi pergerakan yang dapat menjadi tanda bayi mengalami kekurangan oksigen atau kekurangan gizi.

2. Tidak mengetahui tanda komplikasi kehamilan

Freepik/Freepik
Freepik/Freepik

Ketika sedang mengandung, salah satu faktor yang menjadi pertimbangan kesehatan mama dan janin adalah riwayat penyakit sebelum hamil.

Riwayat penyakit tersebut penting untuk diketahui agar dapat mencegah kelahiran prematur dan kelahiran bayi dengan berat lahir rendah (BBLR).

Selain itu juga terdapat berbagai kondisi lainnya yang berisiko menyebabkan komplikasi selama kehamilan, seperti preeklamsia, asma, darah tinggi, dan berbagai macam penyakit bawaan lainnya.

3. Meningkatnya angka kesakitan dan risiko kematian pada ibu hamil

Freepik/DCstudio
Freepik/DCstudio

Pemeriksaan selama kehamilan merupakan hal yang wajiib dilakukan agar dapat mengetahui kondisi fisik sejak awal hingga akhir kehamilan.

Contohnya, pada trimester pertama wajar jika Mama mengalami mual dan muntah atau yang biasa dikenal dengan sebutan morning sickness

Namun, Mama wajib mengetahui batas wajar mual dan muntah yang sedang dialami, karena jika gejala ini terjadi secara berlebihan, maka dapat menjadi pertanda bahwa Mama mengalami kekurangan gizi atau penyakit lainnya yang dapat berisiko meningkatkan angka kematian pada ibu hamil.

Manfaat Periksa Kehamilan secara Rutin

Freepik/Gpointstudio
Freepik/Gpointstudio

Berikut beberapa manfaat dari rutin periksa kehamilan yang harus Mama ketahui:

1. Asupan nutrisi cukup

Umumnya, kegiatan pemeriksaan ini juga terdapat penyuluhan di dalamnya yang memperkaya pengetahuan ibu hamil terkait asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh Mama dan janin. Untuk mendapatkan informasi seperti ini, tentu Mama tidak bisa jika hanya mengandalkan internet saja, karena asupan nutrisi juga disesuaikan dengan kondisi fisik setiap orang yang berbeda-beda.

2. Mempersiapkan peran sang Mama dan keluarga agar optimal dalam menunjang tumbuh kembang bayi.

Penting bagi Mama dan Papa untuk berkonsultasi pada dokter agar dapat mengoptimalkan upaya dan mental dalam menunjang tumbuh kembang bayi. 

3. Mempersiapkan Mama dalam pemberian ASI eksklusif

Terdapat berbagai tantangan bagi Mama dalam mengusahakan pemberian ASI ekslusif bagi si Kecil. Oleh karena itu, penting bagi Mama untuk mengonsultasikan hal ini pada tenaga profesional seperti dokter yang telah berpengalaman sehingga dapat memudahkan Mama dalam menyusui si Kecil nantinya.

Nah, itu tadi sederat dampak negatif jika Mama tidak melakukan pemeriksaan selama kehamilan. Jangan sampai tidak periksa kehamilan ya, Ma!

Share Article
Topics
Editorial Team
Wahyuni Sahara
EditorWahyuni Sahara

Related Articles

See More

Benarkah Kolesterol Tinggi Menyebabkan Susah Hamil?

20 Jun 2026, 22:34 WIBPregnancy