Makan Hati Sapi atau Ayam saat Hamil, Boleh Tidak Ya?

Sebelum mengonsumsinya, baca ini dulu ya!

4 April 2021

Makan Hati Sapi atau Ayam saat Hamil, Boleh Tidak Ya
Freepik/timolina

Makanan adalah salah satu hal yang berperan penting dalam kesehatan kehamilan. Dari makanan, tubuh mama dan bayi mendapatkan asupan gizi yang diperlukan untuk perkembangan yang sehat. 

Di masa kehamilan, Mama perlu lebih memerhatikan apa saja makanan sehari-hari yang biasanya dikonsumsi. Beberapa jenis makanan mungkin menimbulkan pertanyaan dan keraguan, apakah boleh dimakan saat hamil. Salah satunya adalah hati ayam atau hati sapi. 

Sebelum mengonsumsinya, berikut ini Popmama.com merangkum hal-hal penting seputar konsumsi hati pada ibu hamil, dilansir dari MomJunction:

Manfaat Hati untuk Kehamilan

Manfaat Hati Kehamilan
Freepik/timolina

Hati merupakan sumber gizi yang baik untuk kesehatan. Hati ayam maupun sapi mengandung berbagai vitamin dan mineral, antara lain:

  • Asam folat, yang berperan dalam melindungi janin dan meningkatkan perkembangan saraf janin
  • Protein, yang penting untuk membangun kekuatan dan perkembangan janin dalam kandungan
  • Vitamin A, yang bermanfaat untuk meningkatkan sistem imun janin dan perkembangan penglihatan
  • Zat besi, yang mencegah anemia pada ibu hamil

Editors' Picks

Bolehkah Ibu Hamil Mengonsumsi Hati?

Bolehkah Ibu Hamil Mengonsumsi Hati
Freepik/timolina

Secara umum, konsumsi hati oleh ibu hamil tidak dilarang. Hati dikenal mengandung berbagai kandungan yang bermanfaat untuk menunjang tumbuh-kembang janin. Meskipun begitu, di dalam hati terdapat komponen bernama retinol.

Jika di dalam tubuh terlalu banyak retinol, maka meningkatkan risiko malformasi janin. Oleh karena itu porsinya perlu dijaga karena konsumsi hati yang berlebihan dapat membahayakan kesehatan janin. 

Dampak Negatif Konsumsi Hati pada Ibu Hamil

Dampak Negatif Konsumsi Hati Ibu Hamil
Freepik/timolina

Hati mengandung vitamin A dalam konsentrasi tinggi. Jumlahnya memang berbeda-beda pada tiap sumber. Misalnya hati sapi memiliki kadar vitamin A lebih tinggi dibandingkan hati ayam. Tetapi, jika kelebihan meskipun hanya sedikit, dapat menyebabkan kerusakan pada tubuh. 

Vitamin A di hati berwujud retinol. Asupan vitamin berlebihan dalam wujud ini dapat menyebabkan cacat lahir. Cacat tersebut dapat berupa mutasi dan menyebabkan perkembangan sel kanker. 

Faktor risiko lain dari konsumsi hati berlebihan pada ibu hamil adalah hati mengandung kolesterol tinggi yang dapat menyebabkan berbagai penyakit. Penyakit kardiovaskular, misalnya. 

Seberapa Banyak Takaran yang Boleh Dikonsumsi Ibu Hamil?

Seberapa Banyak Takaran Boleh Dikonsumsi Ibu Hamil
Freepik/timolina

Hingga kini, masih belum ada takaran pasti yang secara medis mengatur jumlah konsumsi hati saat hamil. Semuanya tergantung dari kondisi tubuh ibu hamil masing-masing. Tetapi untuk menghindari konsumsi yang berlebihan, sebaiknya Mama mengonsumsi hati dalam satu kali makan, satu hingga dua kali sebulan. 

Ibu hamil membutuhkan takaran kurang lebih 2.500 unit vitamin A yang dianggap aman dikonsumsi per hari. Jika jumlah konsumsi per hari lebih dari itu, berisiko menghadapi cacat lahir dan komplikasi. Bagi Mama yang juga mengonsumsi vitamin prenatal, sebaiknya konsultasikan dengan dokter mengenai berapa porsi konsumsi hati yang disarankan dalam sekali makan untuk menghindari risiko yang mengintai di baliknya. 

Produk Mengandung Hati Lainnya yang Harus Dihindari selama Kehamilan

Produk Mengandung Hati Lain Harus Dihindari selama Kehamilan
Freepik/user13596717

Selama kehamilan, Mama mungkin membatasi diri untuk mengonsumsi hati apapun secara langsung. Tetapi, ada beberapa produk yang juga mengandung hati dalam pembuatannya yang harus dibatasi konsumsinya, antara lain:

  • Suplemen nutrisi yang mengandung retinol 
  • Minyak ikan cod 
  • Saus-sausan yang mengandung unsur hati dalam pembuatannya
  • Sosis yang mengandung hati sapi atau ayam 

Vitamin A penting untuk perkembangan janin. Tetapi Mama bisa memperolehnya dari berbagai sumber lain, tidak hanya dari konsumsi hati. Sayuran adalah pilihan yang jauh lebih aman karena vitamin A yang hadir berupa beta-karoten, bukan retinol. Jenis sayuran yang aman dikonsumsi antara lain bayam, labu, wortel, atau pun ubi jalar. 

Mengonsumsi hati selama kehamilan saat Mama ngidam tidak berbahaya. Namun harus diingat untuk mengonsumsinya dengan cara yang benar dan membatasi porsinya. Semoga informasi ini bermanfaat!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.