- Posisi plasenta (plasenta anterior bisa membuat tendangan terasa lebih samar dari luar).
- Ketebalan dinding perut mama.
- Posisi janin
- Apakah ini kehamilan pertama atau berikutnya.
Kapan Suami Bisa Merasakan Gerakan Janin di Perut Mama?

- Suami bisa merasakan gerakan janin di perut mama pada usia kehamilan 20-24 minggu.
- Sensasi yang dirasakan suami saat janin mulai bergerak adalah dorongan ringan dari dalam dan tekanan kecil di permukaan perut.
- Ada beberapa tips agar suami lebih mudah merasakan gerakan janin, seperti memberi Mama camilan sehat atau mengajak si Kecil berinteraksi lewat suara atau musik.
Momen pertama kali merasakan gerakan si Kecil di dalam kandungan sering kali menjadi pengalaman yang membahagiakan bagi Mama dan Papa. Sensasi ini bisa terasa seperti gelembung atau gerakan kecil yang datang tiba-tiba. Meski begitu, waktu kemunculannya bisa berbeda pada setiap kehamilan.
Karena itu, wajar jika muncul rasa penasaran sekaligus khawatir saat gerakan janin belum terasa jelas.
Untuk lebih lengkapnya, berikut Popmama.com sudah rangkum penjelasan tentang kapan suami bisa merasakan gerakan janin di perut mama.
Kapan Suami Bisa Merasakan Gerakan Janin di Perut Mama?

Walau Mama mungkin sudah mulai merasakan gerakan si Kecil sejak trimester kedua awal, suami umumnya baru bisa ikut merasakan dari luar ketika tendangan janin semakin kuat. Biasanya, momen ini terjadi pada usia kehamilan sekitar 20–24 minggu atau memasuki pertengahan trimester kedua, dilansir dari Baby Center.
Pada fase ini, gerakan janin sudah cukup kuat untuk terasa saat suami menempelkan tangan di perut mama. Namun, waktunya bisa berbeda pada setiap kehamilan, tergantung beberapa faktor berikut:
Biasanya, suami lebih mudah merasakan gerakan saat Mama sedang santai, berbaring, atau di malam hari ketika si Kecil cenderung lebih aktif.
Apa yang Suami Rasakan saat Janin Mulai Bergerak di Perut Mama?

Saat suami mulai merasakan tendangan si Kecil, sensasinya bisa terasa seperti dorongan ringan dari dalam. Berbeda dengan Mama yang merasakan dari dalam tubuh, suami akan merasakan tekanan kecil yang muncul tiba-tiba di permukaan perut.
Sensasinya seperti:
- Ketukan halus dari dalam.
- Dorongan kecil yang muncul sebentar.
- Getaran ringan.
- Tendangan yang terasa jelas di tangan.
Seiring bertambahnya usia kehamilan, gerakan ini akan terasa semakin kuat dan lebih mudah dikenali.
Tips agar Suami Lebih Mudah Merasakan Gerakan Janin

Papa bisa melakukan beberapa cara di bawah ini untuk merangsang gerakan janin di dalam kandungan, dikutip dari laman Whattoexpect.
1. Beri Mama camilan sehat
Salah satu cara yang cukup efektif adalah memberi Mama camilan sehat sebelum Papa mencoba merasakan gerakan si Kecil. Setelah Mama makan, kadar gula darah biasanya meningkat sehingga si Kecil cenderung lebih aktif. Papa bisa menyiapkan camilan seperti buah, roti panggang, biskuit sehat, atau keju.
2. Sentuh dan goyangkan perut mama dengan lembut
Papa bisa mencoba menempelkan tangan sambil mengusap atau menggoyangkan perut mama secara perlahan. Sentuhan ini bisa memicu si Kecil untuk bergerak, apalagi jika Papa juga mengajak si Kecil berbicara.
3. Minta Mama berbaring dan rileks sejenak
Saat Mama sedang aktif beraktivitas, gerakan tubuh mama justru bisa membuat si Kecil lebih sering tidur. Karena itu, Papa bisa mengajak Mama berbaring miring atau bersandar santai agar tubuh lebih tenang. Ketika Mama rileks, biasanya si Kecil akan mulai bergerak dan Papa punya peluang lebih besar merasakan tendangannya.
4. Ajak si Kecil berinteraksi lewat suara atau musik
Papa juga bisa mencoba berbicara langsung ke perut mama atau memutar musik lembut untuk merangsang respons si Kecil. Beberapa janin bereaksi terhadap suara dengan gerakan kecil, terutama saat usia kehamilan semakin besar.
Kenapa Momen Ini Penting?

Merasakan gerakan janin bukan hanya soal sensasi fisik, tetapi juga membantu suami membangun kedekatan emosional dengan si Kecil sejak dalam kandungan. Momen ini bisa menjadi cara sederhana untuk ikut terlibat aktif dalam kehamilan dan mendukung Mama secara emosional.
Selain itu, mengenali pola gerakan janin juga membantu suami ikut memantau kesehatan si Kecil. Jika biasanya aktif lalu tiba-tiba gerakannya jauh berkurang, Mama dan Papa sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.
Nah, itu dia penjelasan mengenai kapan suami bisa merasakan gerakan janin di perut mama. Semoga Mama dan Papa bisa menikmati masa-masa merasakan gerakan janin si Kecil di dalam kandungan. Bakal jadi memori indah!














.jpg)



