“Jika ibu merasa stres dan mudah lelah, produksi ASI dapat menurun. Padahal, hormon menyusui akan bekerja lebih optimal ketika ibu berada dalam kondisi rileks,” ujar dr. Ameetha Drupadi, CIMI Dokter Konselor Laktasi di Taman Sari Royal Heritage Spa Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Pentingnya Kondisi Rileks bagi Ibu Menyusui

- Stres dan kelelahan mempengaruhi produksi ASI
- Kekhawatiran ASI tidak keluar pada awal menyusui
- Dukungan keluarga penting untuk kondisi emosional Mama
Menyusui bukan hanya tentang teknik, tetapi juga kesiapan fisik dan emosional Mama. Tidak sedikit Mama saat menyusui merasa cemas ketika ASI terasa tidak lancar atau bayi tampak kurang nyaman setelah menyusu.
Padahal, kondisi mental dan perasaan Mama sangat memengaruhi proses menyusui. Saat Mama merasa rileks, tenang, dan bahagia, tubuh akan bekerja lebih optimal dalam memproduksi ASI sekaligus memperkuat ikatan dengan si Kecil.
Berikut Popmama.com merangkum penjelasan mengenai pentingnya kondisi rileks bagi Mama yang menyusui dalam Wellness Talkshow Edukasi Prenatal & Postnatal Spa Treatment. Yuk simak berikut ini.
Table of Content
Pengaruh Stres terhadap Proses Menyusui

Stres dan kelelahan menjadi masalah yang cukup sering dialami oleh Mama yang menyusui. Saat Mama berada dalam kondisi tertekan, tubuh akan lebih sulit merespons proses alami produksi ASI. Hal ini dapat membuat ASI terasa tidak lancar, bahkan seperti tidak keluar.
Oleh karena itu, menjaga ketenangan pikiran menjadi salah satu kunci agar proses menyusui dapat berjalan dengan baik.
ASI Tidak Keluar Bukan Berarti ASI Tidak Ada

Kekhawatiran bahwa ASI tidak ada sering muncul, terutama pada masa awal menyusui. Padahal, secara alami tubuh Mama sudah mempersiapkan ASI sejak masa kehamilan.
“Pada dasarnya semua ibu yang melahirkan pasti memiliki ASI. Bahkan pada ibu yang mengadopsi anak, ASI tetap bisa keluar dengan stimulasi dan pendampingan medis tertentu,” tambahnya.
Selain itu, pada tiga hari pertama setelah melahirkan, ASI yang keluar masih berupa kolostrum dalam jumlah sedikit.
Hal ini normal karena lambung bayi yang baru lahir masih sangat kecil dan kebutuhannya pun belum banyak.
Posisi dan Teknik Menyusui yang Tepat

Masalah seperti puting lecet, payudara nyeri, atau bengkak sering kali bukan disebabkan oleh produksi ASI, melainkan oleh posisi dan teknik menyusui yang kurang tepat.
Posisi menyusui yang salah dapat membuat proses menyusu terasa tidak nyaman bagi Mama dan bayi.
“Jika posisi dan perlengkapan menyusui sudah benar, payudara tidak akan terasa sakit, puting tidak lecet, dan risiko pembengkakan bisa diminimalkan,” ujarnya.
Oleh karena itu, penting bagi Mama untuk memastikan posisi menyusui sudah sesuai agar terasa lebih nyaman.
Pentingnya Dukungan Keluarga untuk Ibu Menyusui

Dukungan dari pasangan, keluarga, dan lingkungan sekitar sangat berpengaruh terhadap kondisi emosional Mama saat menyusui, karena dengan merasa didukung cenderung lebih tenang dan percaya diri dalam menjalani masa menyusui.
“Ibu yang mendapatkan dukungan akan lebih rileks. Kondisi ini membantu hormon menyusui bekerja lebih baik dan memperkuat ikatan antara ibu dan bayi,” ujarnya.
Sebaliknya, kurangnya dukungan dapat membuat Mama lebih mudah stres dan kelelahan, yang akhirnya berdampak pada proses menyusui.
Perawatan Pasca Persalinan Bantu Mama Rileks

Baik persalinan normal maupun caesar, kondisi kesehatan Mama perlu diperhatikan sebelum melakukan perawatan tertentu.
Perawatan pasca persalinan bertujuan membantu pemulihan tubuh, mengurangi ketegangan, dan membuat Mama merasa lebih nyaman.
Selain itu, tubuh yang pulih dengan baik akan membantu Mama menjalani proses menyusui dengan lebih optimal.
Tips Sederhana untuk Mama agar Nyaman Menyusui

Beberapa langkah sederhana yang dapat membantu Mama tetap rileks saat menyusui antara lain:
- Mengatur waktu istirahat agar tubuh tidak terlalu lelah
- Memastikan posisi dan teknik menyusui sudah tepat
- Meminta dukungan pasangan atau keluarga saat merasa kewalahan
- Melakukan perawatan pasca persalinan sesuai anjuran tenaga kesehatan
Inilah pembahasan pentingnya kondisi tubuh yang rileks dalam keberhasilan menyusui. ASI pada dasarnya sudah disiapkan oleh tubuh Mama, namun akan bekerja lebih optimal ketika Mama merasa tenang, nyaman, dan mendapatkan dukungan yang cukup.
Selain itu, menjaga kesehatan fisik dan mental, memperhatikan teknik menyusui, serta menjalani perawatan pasca persalinan dengan aman, proses menyusui dapat menjadi pengalaman yang lebih lancar dan menyenangkan bagi Mama dan si Kecil.

















.jpg)
