5 Gejala Kehamilan yang Tidak Perlu Dikhawatirkan

Jika Mama merasakan gejala ini, tidak perlu khawatir, ya!

28 Juli 2022

5 Gejala Kehamilan Tidak Perlu Dikhawatirkan
Pexels/Matilda Wormwood

Kehamilan bisa menjadi suatu hal yang sangat menegangkan. Banyak sekali hal-hal yang membuat ibu hamil takut dan khawatir, terutama bagi perempuan yang baru pertama kali hamil.

Hal yang mungkin menjadi kekhawatiran seorang perempuan yang baru pertama kali hamil adalah mengenai gejala kehamilan yang dialami. Gejala kehamilan yang didengar dari banyak orang terasa menakutkan dan akan sulit dihadapi selama masa kehamilan.

Jangan khawatir! Tidak semua gejala kehamilan seperti itu, ada juga sebenarnya gejala yang tidak perlu dikhawatirkan oleh ibu hamil.

Di bawah ini Popmama.com merangkum 5 gejala kehamilan yang tidak perlu dikhawatirkan. Apa saja?

1. Kelelahan

1. Kelelahan
freepik.com/user18526052

Kelelahan merupakan salah satu gejala umum pada ibu hamil yang tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Tubuh ibu hamil mudah merasa lelah akibat kadar hormon progesteron yang semakin meningkat. Hormon ini juga lah yang menyebabkan ibu hamil lebih mudah mengantuk.

Namun, Mama juga perlu membatasi diri agar tidak terlalu merasa kelelahan. Mama perlu tahu kapan waktunya untuk mengerjakan pekerjaan rumah dan kapan waktu untuk beristirahat.

Alice Domar, Ph.D, seorang asisten profesor Obstetri, Ginekologi, dan Biologi Reproduksi di Harvard Medical School, mengatakan bahwa ibu hamil tidak perlu merasa harus melakukan semua pekerjaan rumah, ada kalanya ibu hamil perlu untuk beristirahat dan memulihkan tenaganya.

Editors' Picks

2. Mimpi Buruk

2. Mimpi Buruk
Freepik.com

Apakah di masa kehamilan ini Mama sering mengalami mimpi buruk dan menyeramkan? Jika iya, Mama tidak sendirian. Banyak sekali ibu hamil yang mengatakan bahwa mereka sering mimpi buruk, seperti misalnya bertemu dengan hantu.

Menurut Alice Domar, Ph.D, mimpi buruk merupakan suatu hal yang sangat normal yang bisa terjadi pada ibu hamil. Ibu hamil cenderung lebih sensitif dan lebih mudah terkena stres, kemudian semua beban pikiran tersebut terkadang masuk ke alam bawah sadar sehingga muncul dalam mimpi.

"Hormon membuat sulit ibu hamil untuk membedakan antara kenyataan dan mimpi buruk," ucap Alice Domar, Ph.D.

Ia juga menjelaskan bahwa mimpi buruk ini biasanya akan meningkat di trimester ketiga dan akan hilang dengan sendirinya setelah kehamilan selesai.

3. Sembelit

3. Sembelit
Freepik/yanalya

Sembelit juga menjadi gejala yang sering dikeluhkan oleh ibu hamil di masa kehamilan. Ini dikarenakan rahim yang terus semakin membesar sehingga bayi akan menekan rektum (usus besar bagian akhir).

Selain itu, sembelit pada ibu hamil juga bisa disebabkan karena hormon progesteron saat hamil. Hormon ini membuat kerja otot usus menjadi lebih lambat, sehingga ibu hamil sulit buang air besar. Vitamin prenatal yang mengandung zat besi juga dapat mengakibatkan sembelit.

Jika Mama mengalami sembelit, disarankan untuk meningkatkan asupan serat, minum lebih banyak air putih, dan berolahraga secara rutin.

4. Menjadi pelupa

4. Menjadi pelupa
Freepik/Katemangostar

Apakah Mama merasa di masa kehamilan ini Mama menjadi seorang yang pelupa? Seperti misalnya melupakan janji yang telah dibuat, dan lupa menyimpan barang-barang. Nah, ternyata hal ini ada penjelasannya ilmiahnya, lho!

Kondisi saat ibu hamil menjadi pelupa ini disebut sebagai pregnancy brain dan biasanya akan lebih sering terjadi di trimester ketiga kehamilan.

Hal ini bisa disebabkan karena stres saat hamil hingga perubahan hormon yang menyebabkan kinerja otak menjadi lebih lambat dari biasanya, sehingga lebih mudah melupakan sesuatu.

Untuk mengatasi masalah ini, Mama bisa menuliskan seperti misalnya list belanja, atau kegiatan mama di hari tersebut di sebuah buku catatan atau di fitur note handphone.

5. Perubahan suasana hati

5. Perubahan suasana hati
Freepik/Dragana_Gordic

Alice Domar, Ph.D, menjelaskan bahwa sangat normal untuk ibu hamil merasa takut dan lebih mudah tersinggung. Terkadang perasaan orang hamil berubah setiap jam dan berubah dengan cepat dari senang ke sedih kemudian menjadi gugup.

Selama masa kehamilan, ibu hamil mengalami banyak sekali perubahan. Perubahan fisik, perubahan pola tidur, perubahan pola makan, dan perubahan lainnya. Perubahan yang terjadi ini terkadang tidak mudah untuk diterima oleh ibu hamil, dan mereka memerlukan penyesuan terhadap perubahan tersebut.

Semua hal ini adalah hal yang wajar, dan tidak perlu dikhawatirkan jika perubahan suasana hati ini tidak membuat aktivitas mama terhambat.

Itu tadi 5 gejala kehamilan yang tidak perlu dikhawatirkan. Jika Mama merasakan gejala ini, tidak perlu khawatir, ya! Namun, jika gejala ini semakin parah atau disertai berbagai gejala lainnya, maka sebaiknya segera konsultasikan hal ini ke dokter ya, Ma.

Baca juga:

Topic:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk