Yuk Berubah! 7 Kebiasaan Mama Milenial Ini Tak Sehat Bagi Kesuburan

Meski dianggap lebih modern, kebiasaan ini justru tak baik bagi kesehatan

5 Desember 2018

Yuk Berubah 7 Kebiasaan Mama Milenial Ini Tak Sehat Bagi Kesuburan
Pexels/Bruce Mars

Menjadi kaum milenial dengan banyaknya perkembangan internet, teknologi dan media sosial di masa kini semuanya terasa mudah.

Ada banyak hal yang bisa membantu Mama melakukan berbagai aktivitas sehari-hari. Ada pula kebiasaan unik yang kini justru makin sering Mama lakukan tanpa disadari.

Sayangnya, beberapa di antara kebiasaan ini justru tidak baik bagi kesehatan, khususnya kesehatan kesuburan, Ma.

Apa saja beberapa kebiasaan kaum milenial yang sebaiknya mulai dibatasi demi kesehatan? Berikut Popmama.com rangkuman informasinya:

1. Minum kopi setiap waktu

1. Minum kopi setiap waktu
Pexels/Rawpixel.com

Berbagai gerai kopi saat ini sudah banyak, kebiasaan mengonsumsi minuman berkafein ini pun dianggap sebagai kebutuhan, termasuk oleh para Mama.

Minum kopi sebenarnya boleh-boleh saja, Ma, tapi batasi juga jumlahnya. Terutama saat Mama sedang dalam program hamil atau justru sedang hamil.

Para peneliti menyebutkan bahwa minum lebih dari 8 cangkir kopi per hari bisa meningkatkan risiko keguguran dan bayi lahir dengan berat badan rendah.

Sebagai pengganti kopi, Mama bisa minum susu atau jus buah segar. Perbanyak minum air putih juga lebih sehat untuk kesehatan kehamilan, Ma.

2. ‘Kecanduan’ gadget

2. ‘Kecanduan’ gadget
Pexels/Lisa Fotios

Saat ini fungsi ponsel tak cuma sekadar untuk menelepon atau mengirimkan pesan. Hampir semua kegiatan kini bisa dilakukan lewat ponsel.

Misalnya untuk memotret, bermain media sosial, melihat peta, bermain game, hingga mengedit video atau foto.

Tak heran jika kemudian menggunakan ponsel pun menjadi hal yang wajib dilakukan setiap waktu. Termasuk di malam hari menjelang waktu tidur.

Hati-hati, Ma. Kebiasaan ini bisa membuat pola tidur Mama terganggu. Paparan sinar biru dari layar gadget membuat tubuh Mama menjadi refleks terbangun dan sulit mengantuk.

Gangguan pola tidur dan kebiasaan tidur malam pun bisa mengganggu kesehatan kesuburan Mama. Jadi, sebaiknya kurangi kebiasaan ini ya, Ma.

3. Selalu pakai sepatu berhak tinggi

3. Selalu pakai sepatu berhak tinggi
Pexels/Stokpic

Demi menunjang penampilan, pemakaian sepatu berhak tinggi saat ini pun sudah menjadi kebutuhan bagi para milenial.

Kebiasaan ini sebaiknya diganti, terutama saat Mama sedang program hamil atau sedang hamil ya, Ma. Ini karena menggunakan sepatu berhak tinggi terlalu lama dapat membuat telapak kaki dan kaki bengkak.

Penggunaan sepatu berhak tinggi juga membuat sirkulasi darah menjadi tidak lancar. Akibatnya, jumlah pasokan oksigen pun tidak bisa mencapai plasenta dan janin.

Editors' Picks

4. Makan junk food setiap hari

4. Makan junk food setiap hari
Pexels/Marco Fischer

Saking sibuknya, menyiapkan masakan sendiri dan bekal untuk ke kantor seringkali terasa semakin sulit.

Hal ini pun membuat junk food menjadi pilihan untuk makan sehari-hari.

Kebiasaan ini dianggap sebagai pilihan yang lebih praktis dan lebih mudah dilakukan.

Dalam jangka panjang, kebiasaan ini tidak baik bagi kesehatan tubuh. Padahal selama program hamil maupun hamil, pola makan menjadi salah satu hal yang sangat penting untuk diperhatikan.

Ini karena nutrisi yang Mama konsumsi bukan hanya untuk tubuh Mama sendiri, melainkan juga untuk tumbuh kembang si Kecil.

Baca juga: Perempuan yang Terlalu Sering Makan Junk Food Lebih Sulit Hamil

5. Memakai laptop di pangkuan

5. Memakai laptop pangkuan
Pexels/Bruce Mars

Saat menonton film, bermain media sosial, maupun bekerja, pemakaian laptop menjadi sangat penting.

Apabila Mama juga salah satunya, perhatikan bagaimana Mama meletakkan laptop. Hindari meletakkannya terlalu dekat dengan perut atau bahkan memangkunya di paha.

Banyak ahli menyebtukan bahwa sinyal nirkabel yang diterima dan dipancarkan oleh laptop berpotensi menjadi masalah bagi kesehatan. Dikatakan bahwa dalam jangka panjang kebiasaan ini bisa mengganggu sistem reproduksi.

Bagi laki-laki, hal ini dapat mengganggu sperma, sementara bagi perempuan sel telur menjadi bagian yang terpengaruh.

Tak masalah jika Mama harus beraktivitas menggunakan laptop, tapi jangan lupa gunakan meja khusus, ya. Hindari memangkunya terlalu dekat dengan perut.

6. Mengandalkan internet

6. Mengandalkan internet
Pexels/rawpixel.com

Internet dan segala isinya kini sudah menjadi paket lengkap, termasuk untuk memberikan informasi kesehatan untuk Mama.

Tak heran jika kemudian internet pun seringkali diandalkan untuk mencari informasi. Meski bisa berguna, sebaiknya jangan jadikan ini sebagai satu-satunya sumber informasi ya, Ma.

Apabila Mama curiga mengalami gejala dari suatu penyakit atau merasa ada yang tak biasa pada tubuh, hindari mendiagnosis sendiri tanpa pemeriksaan dari ahli.

Cara terbaik untuk memastikan kondisi tubuh Mama adalah dengan berkonsultasi pada pakarnya. Konsultasikan ke dokter, bidan atau ahli terapi lainnya juga ya, Ma.

7. Terlalu ‘larut’ dengan media sosial

7. Terlalu ‘larut’ media sosial
Pexels/Energepic.com

Jika digunakan secara positif, media sosial bisa memberikkan segudang manfaat bagi Mama. Namun jika penggunaannya berlebihan, bukan tidak mungkin justru masalah yang tumbuh.

Banyak para influencer yang mengunggah foto atau informasi tentang aktivitasnya sehari-hari di media sosial. Hal ini pun bisa jadi menjadi perbandingan bagi para ibu lain.

Perbandingan ini seringkali memicu rasa tidak percaya diri atau bahkan rasa gagal menjadi sosok ibu atau istri ideal.

Pahamilah bahwa tak semua yang diunggah di media sosial itu benar adanya, Ma. Ambil sisi positif dan hindari membanding-bandingkan dengan diri sendiri.

Nah, kebiasaan apa yang masih sering Mama lakukan sampai saat ini?